Kamis, 23 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Poso dan Maluku, Luruskan Polemik Ceramah di UGM

Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Poso dan Maluku, Luruskan Polemik Ceramah di UGM

  • account_circle say say
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Jusuf Kalla mengumpulkan sejumlah tokoh agama dan pelaku sejarah perdamaian dari Poso dan Maluku untuk memberikan penjelasan terkait ceramahnya yang disampaikan di Universitas Gadjah Mada dan belakangan menimbulkan polemik. Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta, Selasa (21/4/2026), dan dihadiri tokoh lintas agama yang terlibat dalam proses perdamaian Poso dan Maluku, termasuk perwakilan pemerintah.

JK mengatakan, ceramah yang ia sampaikan di Masjid UGM mengangkat tema perjalanan panjang menuju perdamaian, termasuk pengalaman penyelesaian konflik di berbagai daerah.

Menurut dia, potongan video ceramah yang beredar di media sosial tidak utuh sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

“Saya ingin memberikan pengertian agar tidak terjadi salah persepsi atas apa yang disampaikan,” ujar JK.

Ia mengaku khawatir apabila kesalahpahaman tersebut tidak segera diluruskan dapat memicu reaksi di masyarakat.

JK menyebut, dirinya telah menerima informasi adanya rencana aksi di sejumlah daerah sebagai respons atas potongan ceramah tersebut.

Karena itu, ia meminta masyarakat menahan diri dan tidak terprovokasi.

“Satu kejadian kecil saja bisa berdampak luas jika tidak dipahami secara utuh,” kata dia.

Melalui pertemuan ini, JK berharap para tokoh yang hadir dapat menyampaikan penjelasan kepada masyarakat di daerah masing-masing, sehingga tidak terjadi salah tafsir.

Ia menegaskan bahwa substansi ceramah yang disampaikannya berfokus pada pentingnya perdamaian. Sebelumnya, JK dilaporkan ke kepolisian terkait isi ceramah tersebut yang dinilai sebagian pihak menyinggung isu sensitif.

Namun, JK membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa pernyataannya disampaikan dalam konteks menjelaskan berbagai jenis konflik, termasuk konflik berlatar belakang agama di Poso dan Maluku.

Ia juga menuturkan bahwa dalam upaya penyelesaian konflik di masa lalu, dirinya bersama sejumlah pihak terlibat langsung dalam proses perdamaian, termasuk melalui perundingan Malino.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI, Ini Strategi Solikin M Juhro

    Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI, Ini Strategi Solikin M Juhro

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi XI DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Kompleks Parlemen, Jumat (23/1/2026). Uji kelayakan dan kepatutan tersebut dimulai dari Asisten Gubernur BI, Solikin M Juhro. Dihadapan anggota Komisi XI, Solikin mengusung delapan strategi yang disingkat dengan istilah “Semangka”. Ia kemudian […]

  • Prabowo Siapkan Stimulus Ekonomi Akhir 2025, Termasuk Diskon Transportasi Nataru

    Prabowo Siapkan Stimulus Ekonomi Akhir 2025, Termasuk Diskon Transportasi Nataru

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui sejumlah stimulus ekonomi yang segera diberikan kepada masyarakat menjelang akhir 2025. Deretan stimulus ekonomi tersebut bakal diumumkan pekan ini, di antaranya diskon besar transportasi pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini disampaikan oleh Seskab Teddy Indra Wijaya setelah mendampingi Presiden Prabowo dalam rapat terbatas dengan sejumlah […]

  • Investasi Properti Asia Pasifik Tembus Rp517 Triliun, Indonesia Andalkan Sektor Manufaktur

    Investasi Properti Asia Pasifik Tembus Rp517 Triliun, Indonesia Andalkan Sektor Manufaktur

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Aktivitas investasi properti di kawasan Asia Pasifik menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan Jones Lang LaSalle (JLL), nilai investasi properti komersial atau commercial real estate (CRE) di kawasan tersebut tumbuh 15% secara tahunan (YoY) pada kuartal II/2025, mencapai US$31,2 miliar atau sekitar Rp517,68 triliun. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Asia Pasifik […]

  • Bantuan dari Malaysia dan China Masuk ke Aceh, Gubernur Mualem: Mereka Datang untuk Tolong

    Bantuan dari Malaysia dan China Masuk ke Aceh, Gubernur Mualem: Mereka Datang untuk Tolong

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyebut bantuan kemanusiaan dari Malaysia dan China mulai masuk ke Aceh pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah dalam sepekan terakhir. Menurut Mualem, bantuan dari luar negeri sah-sah saja dilakukan karena saat ini kebutuhan masyarakat penyintas bencana masih sangat mendesak, terutama obat-obatan dan layanan kesehatan. Mualem mencontohkan […]

  • Laba dan Penjualan Japfa Comfeed (JPFA) Naik di Kuartal III-2025, Catat Pertumbuhan 15%

    Laba dan Penjualan Japfa Comfeed (JPFA) Naik di Kuartal III-2025, Catat Pertumbuhan 15%

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Emiten sektor peternakan ini membukukan kenaikan penjualan dan laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, penjualan bersih JPFA mencapai Rp 43,10 triliun hingga akhir September 2025, meningkat 4,41% year on year (yoy) […]

  • Tarif Global Trump Naik 15%, RI Upayakan Sawit hingga Tekstil Tetap 0% ke AS

    Tarif Global Trump Naik 15%, RI Upayakan Sawit hingga Tekstil Tetap 0% ke AS

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia berupaya memastikan sejumlah komoditas unggulan tetap mendapatkan tarif 0% ke Amerika Serikat (AS), meskipun Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif global baru. Trump menetapkan tarif impor global sebesar 10% dan kemudian menaikkannya menjadi 15%. Kebijakan ini muncul setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif resiprokal yang sebelumnya diumumkan pada April […]

expand_less