Rabu, 20 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Siapkan Stimulus Ekonomi Akhir 2025, Termasuk Diskon Transportasi Nataru

Prabowo Siapkan Stimulus Ekonomi Akhir 2025, Termasuk Diskon Transportasi Nataru

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui sejumlah stimulus ekonomi yang segera diberikan kepada masyarakat menjelang akhir 2025. Deretan stimulus ekonomi tersebut bakal diumumkan pekan ini, di antaranya diskon besar transportasi pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal ini disampaikan oleh Seskab Teddy Indra Wijaya setelah mendampingi Presiden Prabowo dalam rapat terbatas dengan sejumlah menteri di kediaman kepala negara, Kertanegara, Jakarta Selatan pada Minggu (12/10/2025).

“Dalam pertemuan ini, Presiden Prabowo telah menentukan dan memutuskan beberapa stimulus ekonomi yang akan dilaksanakan pemerintah segera, mulai pekan ini,” beber Teddy dalam keterangannya yang diunggah akun resmi Sekretariat Kabinet di media sosial Instagram, dikutip Senin (13/10/2025).

Selain stimulus ekonomi, fokus utama pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah mengenai kondisi dan stabilitas sistem keuangan serta sistem perbankan nasional, termasuk implementasi kebijakan terkait pengelolaan devisa hasil ekspor (DHE) yang telah diatur melalui peraturan pemerintah.

Presiden Prabowo meyakini dan optimistis kondisi ekonomi Indonesia akan membaik dengan berbagai kebijakan dalam satu tahun pemerintahannya, termasuk stimulus yang segera diberikan.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlanga Hartarto memastikan adanya diskon besar-besaran untuk berbagai moda transportasi umum selama periode Nataru 2025/ 2026. Ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang akan diluncurkan pemerintah.

Berikut ini rincian diskon transportasi Nataru:

1. Kereta Api: Diskon 30% untuk periode 22 Desember 2025-10 Januari 2026, menyasar 1,5 juta penumpang.

2. Kapal Laut (Pelni): Diskon 20% pada 17 Desember 2025-10 Januari 2026, ditargetkan menjangkau 405 ribu penumpang.

3. Pesawat (Garuda Indonesia Group): Diskon tiket 12%-14% pada 22 Oktober 2025-10 Januari 2026, diperkirakan menyasar hingga 36 juta penumpang.

Khusus untuk penerbangan, Airlangga menjelaskan potongan harga dilakukan melalui mekanisme diskon harga avtur, pengurangan fuel charge, serta pajak pertambahan nilai (PPN) yang ditanggung pemerintah. “PPN ditanggung pemerintah dengan diskon fuel charge dan harga avtur. Nanti akan ada penurunan tiket antara 12% sampai 14%,” kata Airlangga, Rabu (1/10/2025).

Dengan stimulus ekonomi yang ditetapkan, pemerintah berkomitmen untuk terus menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memperkuat sektor usaha dan lapangan kerja.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai 2026, Ditjen Pajak Bisa Akses Data E-Wallet hingga Aset Kripto

    Mulai 2026, Ditjen Pajak Bisa Akses Data E-Wallet hingga Aset Kripto

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperluas basis pengawasan perpajakan di sektor ekonomi digital. Mulai tahun ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berwenang mengakses data keuangan yang dikelola penyedia jasa pembayaran (PJP), termasuk e-wallet hingga aset kripto. Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 108 Tahun 2025, yang menetapkan PJP baik bank maupun lembaga nonbank sebagai Lembaga […]

  • Kompak Melambung, Ini Harga Emas Terbaru di Pegadaian

    Kompak Melambung, Ini Harga Emas Terbaru di Pegadaian

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian hari ini mengalami kenaikan. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian, Kamis (9/4/2026). Dua produk andalan yang diperjualbelikan Pegadaian, Galeri24 dan UBS kompak naik dan semakin mahal. Untuk emas 1 gram UBS dijual sebesar Rp2,923 juta. Naik Rp44 ribu dari harga kemarin […]

  • Harga Daging Ayam Broiler Naik 14,29 Persen di Pasar Angso Duo, Kini Rp35.000 per Kg

    Harga Daging Ayam Broiler Naik 14,29 Persen di Pasar Angso Duo, Kini Rp35.000 per Kg

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo pada Selasa, 5 Mei 2026, terpantau relatif stabil. Namun, sejumlah komoditas seperti cabai rawit dan daging ayam broiler mengalami kenaikan. Data SIHARKO, milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi menunjukkan harga daging ayam broiler naik 14,29 persen menjadi Rp35.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau […]

  • BPS Catat Inflasi Melonjak di Aceh, Sumut, dan Sumbar Usai Bencana Alam

    BPS Catat Inflasi Melonjak di Aceh, Sumut, dan Sumbar Usai Bencana Alam

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lonjakan inflasi tahunan di tiga provinsi di Pulau Sumatra yang terdampak bencana alam, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketiganya masuk dalam kelompok provinsi dengan tingkat inflasi tertinggi secara nasional pada Desember 2025. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan kenaikan inflasi tersebut terjadi […]

  • Menkeu Purbaya Pastikan Dana Rp 200 Triliun Tersalurkan, Bank & Koperasi Ajukan Tambahan

    Menkeu Purbaya Pastikan Dana Rp 200 Triliun Tersalurkan, Bank & Koperasi Ajukan Tambahan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penyaluran dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun melalui Himbara terus meningkat hingga Oktober 2025. Beberapa bank bahkan sudah mengajukan permintaan tambahan karena dana sebelumnya terserap habis ke sektor riil. Selain perbankan, dana juga diarahkan ke Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) untuk pemberdayaan ekonomi desa. Bank penyalur hanya […]

  • Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

    Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima aspirasi dari asosiasi produsen perhiasan yang mengeluhkan praktik produksi ilegal di industri perhiasan. Produsen ilegal tersebut disebut menjual produk tanpa membayar pajak, sehingga menimbulkan ketimpangan aturan pajak bagi pelaku usaha resmi. Pertemuan antara Purbaya dan asosiasi produsen perhiasan berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis (23/10/2025). Dalam kesempatan itu, […]

expand_less