Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Siapkan Stimulus Ekonomi Akhir 2025, Termasuk Diskon Transportasi Nataru

Prabowo Siapkan Stimulus Ekonomi Akhir 2025, Termasuk Diskon Transportasi Nataru

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui sejumlah stimulus ekonomi yang segera diberikan kepada masyarakat menjelang akhir 2025. Deretan stimulus ekonomi tersebut bakal diumumkan pekan ini, di antaranya diskon besar transportasi pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal ini disampaikan oleh Seskab Teddy Indra Wijaya setelah mendampingi Presiden Prabowo dalam rapat terbatas dengan sejumlah menteri di kediaman kepala negara, Kertanegara, Jakarta Selatan pada Minggu (12/10/2025).

“Dalam pertemuan ini, Presiden Prabowo telah menentukan dan memutuskan beberapa stimulus ekonomi yang akan dilaksanakan pemerintah segera, mulai pekan ini,” beber Teddy dalam keterangannya yang diunggah akun resmi Sekretariat Kabinet di media sosial Instagram, dikutip Senin (13/10/2025).

Selain stimulus ekonomi, fokus utama pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah mengenai kondisi dan stabilitas sistem keuangan serta sistem perbankan nasional, termasuk implementasi kebijakan terkait pengelolaan devisa hasil ekspor (DHE) yang telah diatur melalui peraturan pemerintah.

Presiden Prabowo meyakini dan optimistis kondisi ekonomi Indonesia akan membaik dengan berbagai kebijakan dalam satu tahun pemerintahannya, termasuk stimulus yang segera diberikan.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlanga Hartarto memastikan adanya diskon besar-besaran untuk berbagai moda transportasi umum selama periode Nataru 2025/ 2026. Ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang akan diluncurkan pemerintah.

Berikut ini rincian diskon transportasi Nataru:

1. Kereta Api: Diskon 30% untuk periode 22 Desember 2025-10 Januari 2026, menyasar 1,5 juta penumpang.

2. Kapal Laut (Pelni): Diskon 20% pada 17 Desember 2025-10 Januari 2026, ditargetkan menjangkau 405 ribu penumpang.

3. Pesawat (Garuda Indonesia Group): Diskon tiket 12%-14% pada 22 Oktober 2025-10 Januari 2026, diperkirakan menyasar hingga 36 juta penumpang.

Khusus untuk penerbangan, Airlangga menjelaskan potongan harga dilakukan melalui mekanisme diskon harga avtur, pengurangan fuel charge, serta pajak pertambahan nilai (PPN) yang ditanggung pemerintah. “PPN ditanggung pemerintah dengan diskon fuel charge dan harga avtur. Nanti akan ada penurunan tiket antara 12% sampai 14%,” kata Airlangga, Rabu (1/10/2025).

Dengan stimulus ekonomi yang ditetapkan, pemerintah berkomitmen untuk terus menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memperkuat sektor usaha dan lapangan kerja.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Bahas Keadilan Fiskal dan Penguatan PAD dalam Rapat Kerja Bareng DPD

    Menkeu Purbaya Bahas Keadilan Fiskal dan Penguatan PAD dalam Rapat Kerja Bareng DPD

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Senin (3/11/2025). Dalam pertemuan tersebut, Menkeu bersama anggota DPD membahas pendalaman materi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Rapat ini mengusung tema peningkatan keadilan fiskal, optimalisasi […]

  • Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar properti residensial di Indonesia diproyeksikan akan terus mengalami tren kenaikan harga jual pada tahun 2026. Kondisi ini menciptakan disparitas yang semakin lebar antara daya beli masyarakat, khususnya first-time home buyer, dengan harga hunian yang ditawarkan. CEO Leads Property Services Indonesia, Hendra Hartono, memaparkan analisis mengenai dinamika pasar perumahan, yang menunjukkan pergeseran fokus […]

  • Turnamen 10 Chess Player Jambi 2026 Dimulai, Master Nasional dan Pecatur Ranking Provinsi Berebut Supremasi Catur Jambi

    Turnamen 10 Chess Player Jambi 2026 Dimulai, Master Nasional dan Pecatur Ranking Provinsi Berebut Supremasi Catur Jambi

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persaingan untuk membuktikan siapa pecatur terbaik di Provinsi Jambi resmi dimulai. Sebanyak 10 pemain terbaik hasil seleksi ketat berdasarkan gelar dan peringkat provinsi bertarung dalam Turnamen 10 Chess Player Jambi 2026 yang digelar di Paviliun JBC, Kota Jambi, Senin (1/6/2026). Turnamen yang menjadi program unggulan Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Jambi itu dibuka secara […]

  • Rupiah Kembali Perkasa: Menguat 36 Poin

    Rupiah Kembali Perkasa: Menguat 36 Poin

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (28/1/2026). Rupiah bergerak menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.732 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.768 per dolar AS. Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi kepastian arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) akan longgar. “Rupiah […]

  • Haji Isam Borong Saham PACK Rp936 Miliar, Kepemilikan Tembus 21 Persen

    Haji Isam Borong Saham PACK Rp936 Miliar, Kepemilikan Tembus 21 Persen

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengusaha nasional Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam mengakumulasi saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) dalam jumlah besar pada Rabu, 13 Mei 2026. Nilai transaksi pembelian tersebut mencapai sekitar Rp936,65 miliar. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Haji Isam membeli sekitar 6,83 miliar lembar saham dengan harga Rp137 per lembar. […]

  • Mulai 2026, Ditjen Pajak Bisa Akses Data E-Wallet hingga Aset Kripto

    Mulai 2026, Ditjen Pajak Bisa Akses Data E-Wallet hingga Aset Kripto

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperluas basis pengawasan perpajakan di sektor ekonomi digital. Mulai tahun ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berwenang mengakses data keuangan yang dikelola penyedia jasa pembayaran (PJP), termasuk e-wallet hingga aset kripto. Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 108 Tahun 2025, yang menetapkan PJP baik bank maupun lembaga nonbank sebagai Lembaga […]

expand_less