Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Kembali Perkasa, Menguat 87 Poin ke Rp17.810 per Dolar AS

Rupiah Kembali Perkasa, Menguat 87 Poin ke Rp17.810 per Dolar AS

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah menunjukkan keperkasaannya. Memasuki perdagangan Senin (10/8/2026), mata uang Indonesia berhasil menguat signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan tersebut membuat rupiah semakin menjauh dari level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Mengutip Antara, Rupiah menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di kawasan Asia pada pagi ini. Nilai tukar rupiah menguat 87 poin atau 0,49 persen ke posisi Rp17.810 per dolar AS. Angka tersebut lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.897 per dolar AS.

Sementara itu, selain rupiah, Dong Vietnam juga mengalami kenaikan 0,19 persen ke posisi VND 26.154 per dolar AS. Baht Thailand juga menguat 0,12 persen ke THB 32,99 per dolar AS, disusul peso Filipina yang naik 0,07 persen ke PHP 60,781 per dolar AS.

Ringgit Malaysia dan dolar Taiwan sama-sama menguat 0,05 persen. Yuan China turut menguat tipis 0,03 persen ke posisi CNY 6,745 per dolar AS.

Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam di Asia. Won melemah 0,60 persen ke posisi KRW 1.416,17 per dolar AS. Yen Jepang juga melemah 0,29 persen ke JPY 158,26 per dolar AS. Sedangkan dolar Singapura terkoreksi 0,09 persen.

Sementara itu, Indeks dolar AS terpantau naik 0,14% ke posisi 99,679. Namun, posisi mata uang negara Paman Sam tersebut masih berada di bawah level 100 dan bertahan dekat level terendah sejak awal Juni. Kondisi ini membuat tekanan dari greenback terhadap mata uang kawasan tidak sebesar pekan-pekan sebelumnya.

Kondisi ini terjadi seiring pelaku pasar menunggu data inflasi AS pekan ini untuk membaca arah kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

Tekanan terhadap dolar AS muncul setelah data tenaga kerja AS pada Jumat pekan lalu menunjukkan ekonomi AS secara tak terduga kehilangan pekerjaan pada Juli. Selain itu, penambahan pekerjaan untuk dua bulan sebelumnya juga direvisi jauh lebih rendah.

Data tersebut meredam ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September mendatang. Imbal hasil Treasury AS ikut turun setelah laporan tenaga kerja melemah, dengan yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun berada di 4,637%.

Pasar berjangka kini memangkas peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September menjadi sekitar 44%, turun dari 67% pada pekan sebelumnya.

Geoff Yu, senior EMEA market strategist BNY, menilai sinyal pelemahan pasar tenaga kerja AS ikut menekan ekspektasi suku bunga riil dan memperpanjang pelemahan dolar AS.

“Sinyal pasar tenaga kerja AS yang lebih lemah telah menurunkan ekspektasi suku bunga riil dan memperpanjang penurunan dolar AS, tetapi belum menjadi cerita pelonggaran yang jelas,” tulis Yu dalam catatannya, dikutip dari Reuters.

Meski begitu, perhatian pasar pekan ini akan tertuju pada data inflasi AS. Konsensus memperkirakan inflasi inti AS naik 0,2% secara bulanan pada Juli, dengan laju tahunan diperkirakan menjadi 2,5%.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber dan narasumber.

 

 

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menegaskan pentingnya dukungan pemerintah bagi sektor produktif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi. Pernyataan ini disampaikan Shinta menanggapi langkah Bank Indonesia (BI) yang memangkas porsi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi Rp707 triliun per 21 Oktober […]

  • Mastercard Strive Dorong Pertumbuhan UMKM Garut lewat Kolaborasi dengan Mitra Lokal

    Mastercard Strive Dorong Pertumbuhan UMKM Garut lewat Kolaborasi dengan Mitra Lokal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program Mastercard Strive dari Mastercard Center for Inclusive Growth terus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra lokal, program ini membantu pelaku UMKM di Kabupaten Garut, Jawa Barat, agar bisa naik kelas dan berdaya saing di era digital. Program ini dijalankan bersama Mercy […]

  • Harga Perak Nyaris Tembus Rp70.000 per Gram

    Harga Perak Nyaris Tembus Rp70.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam kembali melonjak. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini, Rabu (28/1/2026), naik kencang Rp 2.700 ke level Rp 69.450 per gram. Harga perak Antam semakin mendekati level Rp 70.000 per gram. Untuk harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 17.762.500, […]

  • Badai MSCI Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok ke Level 8.306 pada Perdagangan Awal Pekan

    Badai MSCI Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok ke Level 8.306 pada Perdagangan Awal Pekan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (2/2). Tekanan di pasar saham domestik masih berlanjut seiring belum meredanya dampak kebijakan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap saham-saham Indonesia. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG turun 33,45 poin atau 0,40 persen ke level 8.306. Sepanjang awal sesi, indeks saham […]

  • Buruan ke Pegadaian! Harga Emas UBS, Antam hingga Galeri24 Turun Hari Ini

    Buruan ke Pegadaian! Harga Emas UBS, Antam hingga Galeri24 Turun Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik bagi warga Jambi yang memburu logam mulia. Harga emas yang dijual di Pegadaian kompak mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Penurunan terjadi pada seluruh produk emas yang dipasarkan, mulai dari UBS, Antam, hingga Galeri24. Harga emas UBS tercatat turun menjadi Rp2.862.000 per gram dari sebelumnya Rp2.891.000 per gram. Artinya, emas UBS […]

  • Dampak Shutdown AS, Bandara Burbank di Los Angeles Beroperasi Tanpa Petugas Menara Kontrol Selama 6 Jam

    Dampak Shutdown AS, Bandara Burbank di Los Angeles Beroperasi Tanpa Petugas Menara Kontrol Selama 6 Jam

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dampak penutupan sebagian pemerintahan federal Amerika Serikat atau government shutdown mulai dirasakan di sektor penerbangan. Bandara Hollywood Burbank di California, salah satu yang tersibuk di kawasan Los Angeles, dilaporkan tidak memiliki pengatur lalu lintas udara (Air Traffic Controller/ATC) selama enam jam pada Senin (6/10/2025) malam waktu setempat. Gubernur California Gavin Newsom menyoroti kondisi […]

expand_less