Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » BRI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Sawit Sumbermas Rp 5,2 Triliun untuk Perkuat Industri Sawit Nasional

BRI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Sawit Sumbermas Rp 5,2 Triliun untuk Perkuat Industri Sawit Nasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi memfasilitasi sindikasi pembiayaan senilai Rp 5,2 triliun kepada PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS). Dalam skema ini, BRI berperan sebagai Original Mandated Lead Arranger & Bookrunner sekaligus Facility Agent, menegaskan kapasitasnya dalam memimpin pembiayaan berskala besar di sektor agribisnis.

Wakil Direktur Utama BRI, Agus Noorsanto, menegaskan bahwa agribisnis merupakan sektor penting bagi struktur ekonomi Indonesia. Pembiayaan kepada SSMS disebut sebagai wujud komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan sektor riil melalui solusi keuangan terstruktur.

BRI melihat SSMS sebagai perusahaan yang memiliki kapasitas, teknologi, serta visi sejalan dengan arah transformasi industri global. Dengan kekuatan tersebut, SSMS dinilai berpotensi menjadi pemain sawit yang mampu bersaing di tingkat internasional.

“Sebagai bank dengan jaringan terluas, BRI hadir mendukung sektor agribisnis. Kami tidak hanya memfasilitasi UMKM, tetapi juga mendukung sektor besar seperti SSMS melalui solusi terintegrasi BRI One Solutions,” ujar Agus di Jakarta (18/11).

Ia menyebut layanan BRI One Solutions mencakup pengelolaan keuangan melalui Qlola, Trade Finance, hingga pembiayaan dan pendampingan petani plasma melalui KUR.

Pembiayaan ini juga mendukung cita kelima dalam program Asta Cita pemerintah, yakni mendorong hilirisasi dan industrialisasi demi peningkatan nilai tambah di dalam negeri. Melalui sindikasi ini, BRI memperkuat perannya dalam pengembangan industri sawit yang berdaya saing dan berorientasi keberlanjutan.

Adapun lembaga keuangan yang turut terlibat dalam pembiayaan ini antara lain:

  • BNI
  • Bank Syariah Indonesia
  • Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor Indonesia
  • Bank Woori Saudara Indonesia
  • Maybank Indonesia
  • Bank KB Indonesia
  • Allo Bank Indonesia

Bagi SSMS, fasilitas sindikasi ini menjadi bagian dari strategi memperkuat struktur keuangan dan operasional, termasuk pembiayaan kembali atas pinjaman sebelumnya. Fasilitas tersebut juga mendukung akuisisi PT Sawit Mandiri Lestari (SML) sebagai langkah ekspansi untuk memperbesar portofolio bisnis.

“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut aksi korporasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi Perseroan sebagai pelaku usaha perkebunan kelapa sawit,” ungkap Jap.

SSMS saat ini mengelola 23 perkebunan dengan total areal 115.584 hektare, didukung 8 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkapasitas 540 ton per jam, 1 Kernel Crushing Plant berkapasitas 180 ton per hari, dan satu PLTBg berkapasitas 1,5 MW. Akuisisi SML seluas 11.046 hektare semakin memperbesar skala usaha grup.

Agus menegaskan bahwa kolaborasi ini akan mendukung pertumbuhan SSMS menuju pemain sawit global.

“Kolaborasi ini memastikan bahwa SSMS memiliki akses solusi keuangan terstruktur untuk ekspansi dan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan, dengan tujuan ambisius mendukung SSMS menjadi salah satu pemain sawit top global,” pungkasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Singapura Makin Ketat, Turis Bisa Ditolak Sebelum Terbang

    Masuk Singapura Makin Ketat, Turis Bisa Ditolak Sebelum Terbang

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana bepergian ke Singapura perlu persiapan ekstra. Mulai 30 Januari 2026, pemerintah Singapura akan menerapkan kebijakan imigrasi yang lebih ketat, memungkinkan otoritas menolak pengunjung sebelum mereka naik pesawat atau kapal menuju Negeri Singa. Otoritas Imigrasi & Pos Pemeriksaan Singapura (Immigration & Checkpoints Authority/ICA) menyatakan aturan baru ini berlaku untuk seluruh maskapai penerbangan yang […]

  • Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kekayaan kolektif 50 orang terkaya di Hong Kong melonjak ke level tertinggi sepanjang masa pada 2025. Total harta mereka mencapai 366 miliar dollar AS atau setara Rp 6.163 triliun, naik dari 301 miliar dollar AS pada tahun sebelumnya. Lonjakan kekayaan tersebut didorong oleh maraknya penawaran saham perdana (IPO) serta pemulihan sektor properti yang […]

  • Ekonomi China Melambat, Bank Sentral Kembali Tahan Suku Bunga Acuan

    Ekonomi China Melambat, Bank Sentral Kembali Tahan Suku Bunga Acuan

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank sentral China kembali mempertahankan suku bunga pinjaman acuannya di tengah melemahnya sejumlah data ekonomi China. Keputusan ini menandai bulan ketujuh berturut-turut tanpa perubahan kebijakan moneter, meski tekanan perlambatan ekonomi dan krisis sektor properti masih berlanjut. Mengutip CNBC, Senin (22/12/2025), People’s Bank of China (PBOC) menahan Loan Prime Rate (LPR) tenor 1 tahun […]

  • Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

    Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia menilai dampak kebijakan global Amerika Serikat (AS) termasuk kebijakan tarif, terhadap kinerja ekspor Indonesia relatif terbatas. Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Aaditya Mattoo menjelaskan total tarif yang dihadapi Indonesia saat ini masih di bawah 20 persen, sebanding dengan Vietnam, meski sedikit lebih tinggi dibanding Malaysia dan Thailand. […]

  • Sanae Takaichi Terpilih Jadi PM Wanita Pertama Jepang

    Sanae Takaichi Terpilih Jadi PM Wanita Pertama Jepang

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Politikus konservatif garis keras Sanae Takaichi resmi terpilih sebagai Perdana Menteri perempuan pertama Jepang, Selasa (21/10/2025). Kemenangan Takaichi menandai momen bersejarah yang memecahkan dominasi laki-laki dalam politik Jepang sekaligus membuka babak baru dengan pergeseran arah politik ke kanan. Takaichi dikenal sebagai murid ideologis mantan Perdana Menteri Shinzo Abe dan pengagum mantan Perdana Menteri […]

  • Kenaikan Royalti Tambang Nikel hingga Emas Ditunda, Pemerintah Kaji Dampak ke Investasi

    Kenaikan Royalti Tambang Nikel hingga Emas Ditunda, Pemerintah Kaji Dampak ke Investasi

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana pemerintah menaikkan tarif royalti pertambangan mineral, mulai dari nikel hingga emas, memicu respons negatif dari pelaku pasar. Akibatnya, kebijakan tersebut untuk sementara ditunda sambil menunggu evaluasi lebih lanjut. Usulan yang digodok oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral itu mencakup kenaikan royalti untuk sejumlah komoditas strategis seperti nikel, tembaga, timah, emas, hingga […]

expand_less