BRI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Sawit Sumbermas Rp 5,2 Triliun untuk Perkuat Industri Sawit Nasional
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Rab, 19 Nov 2025
- comment 0 komentar

Wakil Direktur Utama BRI, Agus Noorsanto (kiri) dan CEO PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), Jap Hartono (kanan) pada penyerahan sindikasi pembiayaan senilai Rp 5,2 triliun di Jakarta, Selasa (18/11). Foto: Dok. BRI
JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi memfasilitasi sindikasi pembiayaan senilai Rp 5,2 triliun kepada PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS). Dalam skema ini, BRI berperan sebagai Original Mandated Lead Arranger & Bookrunner sekaligus Facility Agent, menegaskan kapasitasnya dalam memimpin pembiayaan berskala besar di sektor agribisnis.
Wakil Direktur Utama BRI, Agus Noorsanto, menegaskan bahwa agribisnis merupakan sektor penting bagi struktur ekonomi Indonesia. Pembiayaan kepada SSMS disebut sebagai wujud komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan sektor riil melalui solusi keuangan terstruktur.
BRI melihat SSMS sebagai perusahaan yang memiliki kapasitas, teknologi, serta visi sejalan dengan arah transformasi industri global. Dengan kekuatan tersebut, SSMS dinilai berpotensi menjadi pemain sawit yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“Sebagai bank dengan jaringan terluas, BRI hadir mendukung sektor agribisnis. Kami tidak hanya memfasilitasi UMKM, tetapi juga mendukung sektor besar seperti SSMS melalui solusi terintegrasi BRI One Solutions,” ujar Agus di Jakarta (18/11).
Ia menyebut layanan BRI One Solutions mencakup pengelolaan keuangan melalui Qlola, Trade Finance, hingga pembiayaan dan pendampingan petani plasma melalui KUR.
Pembiayaan ini juga mendukung cita kelima dalam program Asta Cita pemerintah, yakni mendorong hilirisasi dan industrialisasi demi peningkatan nilai tambah di dalam negeri. Melalui sindikasi ini, BRI memperkuat perannya dalam pengembangan industri sawit yang berdaya saing dan berorientasi keberlanjutan.
Adapun lembaga keuangan yang turut terlibat dalam pembiayaan ini antara lain:
- BNI
- Bank Syariah Indonesia
- Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor Indonesia
- Bank Woori Saudara Indonesia
- Maybank Indonesia
- Bank KB Indonesia
- Allo Bank Indonesia
Bagi SSMS, fasilitas sindikasi ini menjadi bagian dari strategi memperkuat struktur keuangan dan operasional, termasuk pembiayaan kembali atas pinjaman sebelumnya. Fasilitas tersebut juga mendukung akuisisi PT Sawit Mandiri Lestari (SML) sebagai langkah ekspansi untuk memperbesar portofolio bisnis.
“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut aksi korporasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi Perseroan sebagai pelaku usaha perkebunan kelapa sawit,” ungkap Jap.
SSMS saat ini mengelola 23 perkebunan dengan total areal 115.584 hektare, didukung 8 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkapasitas 540 ton per jam, 1 Kernel Crushing Plant berkapasitas 180 ton per hari, dan satu PLTBg berkapasitas 1,5 MW. Akuisisi SML seluas 11.046 hektare semakin memperbesar skala usaha grup.
Agus menegaskan bahwa kolaborasi ini akan mendukung pertumbuhan SSMS menuju pemain sawit global.
“Kolaborasi ini memastikan bahwa SSMS memiliki akses solusi keuangan terstruktur untuk ekspansi dan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan, dengan tujuan ambisius mendukung SSMS menjadi salah satu pemain sawit top global,” pungkasnya.
- Penulis: syaiful amri



Saat ini belum ada komentar