Rabu, 12 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Disdikbud Kalbar Panggil SMAN 1 Pontianak Usai Polemik LCC MPR RI, Jawaban Benar Dinilai Salah

Disdikbud Kalbar Panggil SMAN 1 Pontianak Usai Polemik LCC MPR RI, Jawaban Benar Dinilai Salah

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat memanggil pihak SMAN 1 Pontianak menyusul polemik dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar yang diselenggarakan MPR RI.

Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, mengatakan pemanggilan dilakukan untuk membahas kontroversi penilaian juri yang viral di media sosial.

“Kami sudah memanggil Kepala SMAN 1 Pontianak dan tim pendamping untuk membahas persoalan ini,” ujar Faisal, Senin (11/5).

Ia menegaskan, penyelesaian polemik harus mengikuti mekanisme resmi yang telah ditetapkan penyelenggara. Mengingat LCC 4 Pilar merupakan agenda nasional, maka kewenangan evaluasi berada di tangan MPR RI.

Faisal juga menyarankan pihak sekolah untuk mengajukan peninjauan ulang apabila merasa dirugikan dalam proses penilaian.

Meski demikian, ia menyebut pihak sekolah pada prinsipnya menerima hasil perlombaan. Namun evaluasi tetap diperlukan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Polemik ini bermula saat sesi tanya jawab dalam lomba yang disiarkan secara langsung. Regu dari SMAN 1 Pontianak memberikan jawaban terkait mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Jawaban tersebut kemudian dinilai salah oleh juri, yakni Dyastasita Widya Budi, sehingga tim mendapat pengurangan nilai.

Namun, kontroversi muncul ketika regu lain dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban yang dinilai serupa, tetapi justru mendapatkan nilai penuh.

Perbedaan penilaian ini memicu protes dari peserta dan menjadi sorotan publik. Juri beralasan bahwa perbedaan terletak pada kelengkapan unsur jawaban serta kejelasan artikulasi saat penyampaian.

Situasi semakin ramai diperbincangkan setelah pernyataan juri lainnya, Indri Wahyuni, yang menekankan pentingnya artikulasi dalam penilaian.

LCC 4 Pilar sendiri merupakan ajang tahunan yang bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar terhadap nilai kebangsaan, seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan kompetisi serupa ke depan lebih transparan dan adil.

  • Penulis: say say
  • Editor: Syaiful Amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Sering Diabaikan, Waspada Sebelum Terlambat

    10 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Sering Diabaikan, Waspada Sebelum Terlambat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penyakit jantung kerap datang tanpa gejala yang jelas. Banyak penderita baru menyadari kondisinya ketika sudah memasuki tahap serius. Padahal, tanda-tanda awal sebenarnya sering muncul, tetapi kerap diabaikan atau disalahartikan sebagai keluhan ringan. Berdasarkan informasi dari Siloam Hospitals, mengenali gejala awal penyakit jantung sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berbahaya. Salah satu gejala […]

  • Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti Play Button

    Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan uang pemerintah sebesar Rp 200 triliun ke perbankan disambut baik pelaku usaha, tak terkecuali pengusaha properti. Sebab, kebijakan ini penting di tengah kondisi ekonomi dan kredit yang melambat. Dikutip dari berbagai sumber, Purbaya menyampaikan bahwa sektor properti merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan […]

  • Karhutla di Tanjab Timur Hanguskan 4,5 Hektare Lahan, Ancam Aktivitas Ekonomi dan Perkebunan

    Karhutla di Tanjab Timur Hanguskan 4,5 Hektare Lahan, Ancam Aktivitas Ekonomi dan Perkebunan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur). Dalam satu hari, api melahap sekitar 4,5 hektare lahan di dua lokasi berbeda. Meski berhasil dipadamkan, kejadian ini menjadi peringatan serius karena berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor perkebunan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanjab Timur, Amri […]

  • Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Kepala Daerah Siaga 14–28 Maret Jelang Lebaran 2026

    Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Kepala Daerah Siaga 14–28 Maret Jelang Lebaran 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk tetap siaga di wilayah masing-masing selama periode menjelang hingga setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Instruksi tersebut disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 000.2.3/1171/SJ tertanggal 8 Maret 2026 tentang penundaan perjalanan ke luar negeri […]

  • BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 23,36 Juta Orang per September 2025

    BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 23,36 Juta Orang per September 2025

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2025 mencapai 23,36 juta orang. Angka tersebut turun 490 ribu orang dibandingkan periode Maret 2025. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, secara persentase tingkat kemiskinan Indonesia pada September 2025 berada di level 8,25 persen, atau menurun 0,22 poin persentase dibandingkan Maret […]

  • Purbaya Kucurkan Tambahan DAU Rp7,6 Triliun untuk THR dan Gaji ke-13 Guru ASN

    Purbaya Kucurkan Tambahan DAU Rp7,6 Triliun untuk THR dan Gaji ke-13 Guru ASN

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menambah dana alokasi umum (DAU) kepada pemerintah daerah sebesar Rp7,66 triliun pada tahun anggaran 2025. Tambahan anggaran tersebut ditujukan khusus untuk mendukung pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi guru aparatur sipil negara (ASN) di daerah. Kebijakan itu ditetapkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor […]

expand_less