Update Harga Sembako Jambi, Cabai Rawit Tembus Rp70 Ribu per Kg
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Aktivitas jual beli di Pasar Angso Duo, Selasa (12/5/2026). Harga sembako terpantau stabil, namun cabai rawit mengalami kenaikan signifikan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo pada Selasa, 12 Mei 2026, relatif stabil. Namun, sejumlah komoditas hortikultura, khususnya cabai rawit, mengalami kenaikan cukup signifikan. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp70.000 per kilogram atau naik sekitar 14,29 persen. Sementara itu, cabai rawit hijau naik hingga 20 persen menjadi Rp50.000 per kilogram.
Sebaliknya, cabai merah besar justru mengalami penurunan harga sebesar 5,26 persen menjadi Rp36.000 per kilogram.
Untuk komoditas utama lainnya, harga masih terpantau stabil. Beras premium seperti Beras Naruto berada di kisaran Rp15.400 per kilogram, sementara beras medium seperti Beras Belido dan Beras King dijual sekitar Rp15.200 per kilogram. Adapun beras operasi pasar Bulog berada di harga Rp12.000 per kilogram.
Harga protein hewani juga tidak mengalami perubahan signifikan. Daging sapi murni tercatat Rp140.000 per kilogram, daging ayam broiler Rp37.000 per kilogram, dan ayam kampung Rp65.000 per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam ras berada di Rp1.700 per butir, dan telur ayam kampung Rp2.500 per butir.
Untuk komoditas lain seperti gula pasir lokal, tepung terigu, hingga minyak goreng, harga juga cenderung stabil. Gula pasir berada di Rp18.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp20.000 per kilogram, dan minyak kemasan premium Rp21.000 per liter.
Di sektor perikanan, harga ikan kembung tercatat Rp50.000 per kilogram dan ikan asin teri Rp80.000 per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit diduga dipengaruhi oleh faktor pasokan dan distribusi, yang kerap terjadi menjelang perubahan musim. Meski demikian, stabilnya harga komoditas lain menjadi indikator daya tahan pasar lokal terhadap fluktuasi harga.
- Penulis: say say
- Editor: Syaiful Amri
