Senin, 29 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Investasi Properti Asia Pasifik Tembus Rp517 Triliun, Indonesia Andalkan Sektor Manufaktur

Investasi Properti Asia Pasifik Tembus Rp517 Triliun, Indonesia Andalkan Sektor Manufaktur

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Aktivitas investasi properti di kawasan Asia Pasifik menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan Jones Lang LaSalle (JLL), nilai investasi properti komersial atau commercial real estate (CRE) di kawasan tersebut tumbuh 15% secara tahunan (YoY) pada kuartal II/2025, mencapai US$31,2 miliar atau sekitar Rp517,68 triliun. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Asia Pasifik justru mencatat lonjakan besar dalam investasi properti. Laporan JLL mengungkap bahwa kawasan ini masih menjadi magnet bagi investor global, sementara Indonesia fokus memperkuat sektor manufaktur sebagai tulang punggung pertumbuhan properti nasional.

Korea Selatan menjadi negara dengan pertumbuhan investasi tertinggi di kawasan, naik 72% YoY pada kuartal II/2025 menjadi US$6 miliar, dengan akumulasi semester pertama mencapai US$12,8 miliar. Lonjakan ini terutama didorong oleh sektor perkantoran yang menyumbang 77% dari total volume pasar, karena banyak pemilik aset melepas properti sebelum terjadinya potensi oversupply di kawasan pusat bisnis.

“Meski investor menghadapi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, real estate komersial Asia Pasifik terus menarik investor global. Hal ini menunjukkan kekuatan fundamental kawasan dan resilience untuk sektor ini,” ujar Stuart Crow, CEO Asia Pacific Capital Markets JLL, dikutip Kamis (9/10/2025). Stuart menambahkan, pasar hotel juga tetap aktif karena pemilik memanfaatkan kinerja yang membaik untuk menjual di harga premium. Selain itu, penurunan suku bunga acuan menjadi 2,5% oleh Bank of Korea pada Mei 2025 turut memperkuat momentum investasi di negeri Ginseng tersebut.

Sementara itu, Jepang mencatat nilai investasi sebesar US$7,6 miliar pada kuartal II/2025, naik 31% YoY. Total investasi semester pertama mencapai US$21,3 miliar, tumbuh 23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dukungan kuat dari investor domestik dan lembaga seperti J-REITs, Warburg Pincus, Aberdeen, dan CapitaLand mendorong sektor perkantoran dan hunian multifamily naik signifikan.

Di Indonesia, prospek pasar properti komersial tetap positif berkat fundamental ekonomi yang stabil dan permintaan domestik yang kuat. Farazia Basarah, Country Head JLL Indonesia, mengatakan bahwa sektor manufaktur menjadi tumpuan utama investasi properti Tanah Air pada kuartal II/2025.

“Terlepas dari tantangan ekonomi global, kami melihat permintaan domestik yang solid serta penempatan modal internasional yang selektif, menempatkan Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi utama di Asia Tenggara yang terus berkembang,” ujar Farazia.

Berdasarkan data Realestat Indonesia (REI), realisasi investasi sektor properti nasional mencapai Rp75 triliun sepanjang semester I/2025. Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, optimistis momentum pertumbuhan akan terus berlanjut hingga akhir tahun.

“Investasi di properti di semester I/2025 adalah sebesar Rp75 triliun. Ini adalah kondisi yang mestinya membuat kita optimis di semester kedua ini ataupun triwulan keempat,” kata Joko dalam sosialisasi Kredit Program Perumahan di Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Selain itu, bisnis pasar real estate nasional tumbuh 3,71%, disusul sektor konstruksi 4,98%, dan kredit properti meningkat 7,62% hingga Juli 2025. Meski sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya, tren pertumbuhan tetap positif.

Hasil survei JLL terhadap 75 investor di Asia Pasifik menunjukkan bahwa sektor industri dan logistik, energi dan infrastruktur, serta ritel dinilai paling rentan terhadap risiko geopolitik. Sebaliknya, sektor hunian, life sciences, dan kesehatan dianggap lebih tahan terhadap guncangan ekonomi karena ditopang oleh permintaan domestik yang stabil.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Listrik Diprediksi Dominasi 90 Persen Pasar China pada 2040

    Mobil Listrik Diprediksi Dominasi 90 Persen Pasar China pada 2040

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perkembangan kendaraan listrik di China diproyeksikan akan semakin dominan dalam dua dekade mendatang. Bahkan, mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) diprediksi mampu menguasai hingga 90 persen pangsa pasar otomotif negara tersebut pada tahun 2040. Prediksi ini disampaikan oleh pakar otomotif dari Universitas Tsinghua, Ouyang Minggao, yang menilai kendaraan listrik berbasis baterai […]

  • Tidak Naik, UBS dan Galeri24 Kompak Dekati Rp3 Juta

    Tidak Naik, UBS dan Galeri24 Kompak Dekati Rp3 Juta

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dari dua produk logam mulia buatan UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak stabil pada perdagangan Senin, (26/1/2026). Meski tidak mengalami pergerakan, namun kedua produk logam mulia itu tetap berada di level atas. Berdasarkan data resmi dari laman Pegadaian, harga emas UBS untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp2.974.000. Sementara itu, harga emas […]

  • OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

    OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan nasional, khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang merupakan salah satu segmen prioritas dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025, melalui peluncuran Buku Saku Literasi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia bertema “PMI Cerdas Finansial, Menuju Indonesia Maju”. Peluncuran buku ini merupakan wujud […]

  • Kejagung Selidiki Dugaan Keuntungan Harian Rp6 Juta dari Program MBG

    Kejagung Selidiki Dugaan Keuntungan Harian Rp6 Juta dari Program MBG

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • 0Komentar

    JBCNEWS.ID – Kejaksaan Agung menelusuri dugaan aliran dana dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyebut Dadan dan pihak terkait diduga ikut menikmati insentif harian yang dialokasikan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Kurang lebih yang Rp6 […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Hari Ini Turun Tipis, Ayam Naik dan Cabe Stabil

    Harga Sembako di Kota Jambi Hari Ini Turun Tipis, Ayam Naik dan Cabe Stabil

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –Harga kebutuhan pokok atau sembako di beberapa pasar tradisional di Kota Jambi, seperti Pasar Rakyat Talang Banjar, Pasar Angso Duo, Kasang, dan Aur Duri, pada Kamis (13/11/2025) terpantau stabil. Namun, terdapat sedikit kenaikan harga ayam broiler, serta penurunan pada cabai rawit hijau di beberapa titik. Berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota […]

  • Legalitas Jelas dan Bersertifikat, Beli Ruko Jambi Business Center Menguntungkan!

    Legalitas Jelas dan Bersertifikat, Beli Ruko Jambi Business Center Menguntungkan!

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelaku usaha yang memilih properti ruko di kawasan Jambi Business Center (JBC) sudah sangat tepat. Selain letaknya strategis, Jambi Business Center mempunyai beberapa keuntungan lain buat konsumen dan investor, yakni pusat bisnis terpadu, akses dan mobilitas mudah, fasilitas modern, dan nilai investasi naik cepat. Pelaku usaha maupun calon pembeli properti di kawasan Jambi […]

expand_less