Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Bos Saudi Aramco: Pasar Minyak Global Terancam Tak Normal hingga 2027

Bos Saudi Aramco: Pasar Minyak Global Terancam Tak Normal hingga 2027

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pasar minyak dunia diperkirakan belum akan kembali stabil dalam waktu dekat. Chief Executive Officer Saudi Aramco, Amin H. Nasser, menyebut normalisasi baru mungkin terjadi pada 2027 apabila gangguan di Selat Hormuz terus berlanjut.

Dalam paparan kinerja kuartal pertama perusahaan, Nasser mengatakan bahwa sekalipun jalur pelayaran itu dibuka saat ini, pasar tetap membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk kembali seimbang. Ia menilai keterlambatan pembukaan hanya beberapa pekan dapat memperpanjang krisis hingga beberapa tahun ke depan.

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi faktor utama yang menghambat pemulihan. Sebelum konflik meningkat, sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati Selat Hormuz, menjadikannya salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia.

Dampak gangguan ini terlihat nyata pada sektor logistik. Lebih dari 600 kapal tanker dilaporkan tertahan di kawasan Teluk Persia, sementara ratusan kapal lain menunggu giliran untuk melintas. Kondisi tersebut memicu ketidakseimbangan armada global dan mengganggu rantai pasok energi secara luas.

Nasser memperkirakan pasar kehilangan sekitar 100 juta barel minyak setiap pekan sejak jalur tersebut terganggu. Secara kumulatif, kehilangan pasokan telah melampaui 1 miliar barel. Meski demikian, sebagian kerugian berhasil ditekan melalui pengalihan distribusi dan pemanfaatan cadangan minyak strategis.

Sebagai langkah mitigasi, Saudi Aramco mengoptimalkan jalur pipa timur-barat yang mengalirkan minyak ke Laut Merah tanpa melewati Selat Hormuz. Namun kapasitasnya dinilai belum mampu sepenuhnya menggantikan peran jalur laut tersebut.

Di tengah kondisi ini, persediaan minyak global terus menyusut, terutama untuk produk turunan seperti bensin dan bahan bakar pesawat. Situasi tersebut dinilai mengkhawatirkan karena terjadi menjelang musim liburan musim panas, ketika permintaan energi biasanya meningkat.

Nasser menegaskan tekanan terhadap pasokan energi global terus meningkat setiap hari. Ia menyebut gangguan di Selat Hormuz sebagai salah satu guncangan terbesar dalam sejarah modern pasar energi dunia.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permendag 1/2026 Resmi Berlaku, Ekspor Karet Alam Wajib Penuhi SNI

    Permendag 1/2026 Resmi Berlaku, Ekspor Karet Alam Wajib Penuhi SNI

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 1 Tahun 2026 tentang ketentuan ekspor karet alam spesifikasi teknis atau Standard Indonesian Rubber (SIR). Aturan ini diterbitkan untuk menjaga mutu karet alam Indonesia, memperkuat daya saing di pasar global, serta mendukung stabilitas harga di tingkat produsen. Permendag Nomor 1 Tahun 2026 ditetapkan […]

  • Rupiah Kembali Melemah, Konflik Timur Tengah Bikin Pasar Makin Cemas

    Rupiah Kembali Melemah, Konflik Timur Tengah Bikin Pasar Makin Cemas

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah belum bisa keluar dari tekanan. Mengawali perdagangan Kamis (13/8/2026), mata uang Indonesia kembali melemah dengan terdepresiasi tipis 2 poin atau 0,01 persen ke posisi Rp17.879 per dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp17.877 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar […]

  • RUPSLB Pertamina Geothermal (PGEO) Tunjuk Ahmad Yani sebagai Direktur Utama Baru

    RUPSLB Pertamina Geothermal (PGEO) Tunjuk Ahmad Yani sebagai Direktur Utama Baru

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) merombak jajaran pimpinan perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Senin (20/1/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyepakati penunjukan Ahmad Yani sebagai Direktur Utama menggantikan Julfi Hadi yang mengundurkan diri sejak November 2025. Penunjukan Ahmad Yani dinilai sebagai langkah strategis untuk […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Hari Ini Turun 20 Persen, Bawang Merah Naik

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Hari Ini Turun 20 Persen, Bawang Merah Naik

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Rabu, 22 Juli 2026, menunjukkan fluktuasi pada sejumlah komoditas hortikultura. Meski mayoritas harga masih stabil, beberapa jenis cabai mengalami penurunan, sementara bawang merah dan cabai rawit hijau justru naik. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit merah mencatat […]

  • Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 38,30 Km Lewat Inpres Jalan Daerah 2025

    Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 38,30 Km Lewat Inpres Jalan Daerah 2025

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah pusat mengalokasikan perbaikan jalan sepanjang 38,30 kilometer di Provinsi Jambi melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus menekan biaya distribusi barang dan jasa. Secara nasional, Program IJD 2025 diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (23/6/2026) di ruas Jalan […]

  • Kenapa Banyak Lulusan SMK di Jambi Nganggur? TPT Capai 7,95 Persen, Ini Masalahnya

    Kenapa Banyak Lulusan SMK di Jambi Nganggur? TPT Capai 7,95 Persen, Ini Masalahnya

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dirancang untuk menyiapkan lulusan agar memiliki keterampilan dan lebih mudah masuk dunia kerja. Namun, di Provinsi Jambi, lulusan SMK masih menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan pekerjaan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan SMK pada Agustus 2025 mencapai 7,95 persen. Angka tersebut menjadi […]

expand_less