Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Perbaikan Daya Beli, AS Siapkan Rencana Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

Perbaikan Daya Beli, AS Siapkan Rencana Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS) Scott Bessent mengungkapkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump tengah menyiapkan langkah untuk menurunkan harga kebutuhan pokok, termasuk kopi, pisang, dan sejumlah komoditas pangan lainnya. Langkah tersebut dilakukan setelah Partai Republik mengalami kemunduran dalam pemilu negara bagian pekan lalu akibat kemarahan pemilih atas tingginya biaya hidup.

Bessent mengatakan, pemerintah akan mengumumkan keputusan signifikan dalam beberapa hari mendatang.

“Anda akan melihat beberapa pengumuman penting, kopi adalah salah satunya, pisang, dan buah-buahan lainnya,” ujarnya dalam wawancara dengan Fox News, dikutip dari Investor, Jumat (14/11/2025).

Meski demikian, Bessent tidak menyebut secara spesifik apakah langkah tersebut berupa penurunan tarif impor, negara mana saja yang akan terdampak, ataupun apakah kebijakan itu diterapkan untuk semua negara pemasok. Pihak Gedung Putih, Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), dan Kementerian Keuangan belum memberikan komentar resmi.

Bessent menambahkan, masyarakat Amerika akan mulai merasakan perbaikan daya beli pada paruh pertama tahun depan. Ia memroyeksikan pertumbuhan upah akan melampaui inflasi pada kuartal I-2026 dan kuartal II-2026. Menkeu AS itu lagi-lagi menyalahkan pemerintahan Biden atas kondisi ekonomi saat ini, dengan menyebutnya sebagai “affordability mess” yang diwarisi oleh pemerintahan Trump.

Istilah “affordability mess” yang digunakan oleh Scott Bessent merujuk pada kondisi ekonomi ketika biaya hidup dianggap terlalu tinggi, sehingga membuat banyak warga Amerika merasa kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

– Harga kebutuhan pokok mahal, seperti makanan, listrik, bahan bakar, dan perumahan.
– Kesejahteraan masyarakat menurun, penghasilan tidak meningkat secepat kenaikan harga barang.
– Inflasi masih dirasakan berat oleh masyarakat. Meski inflasi secara data mungkin mulai turun, biaya hidup tetap tinggi sehingga terasa tidak terjangkau.
– Beban ekonomi rumah tangga meningkat. Banyak keluarga kesulitan untuk “mengimbangi” pengeluaran harian.

Ketika ditanya soal usulan Presiden Trump untuk memberikan cek dividen tarif senilai US$ 2.000 kepada masyarakat, Bessent mengatakan belum ada keputusan final. Menurutnya, opsi tersebut masih dibahas dan kemungkinan ditujukan bagi keluarga berpenghasilan di bawah US$ 100.000 per tahun.

Bessent juga menyampaikan pengembalian pajak dalam jumlah besar akan dibagikan pada 2026 seiring perubahan tarif pemotongan pajak, yang menurutnya akan menghasilkan pertumbuhan upah riil.

Pemerintahan Trump tengah meningkatkan komunikasi publik terkait kebijakan ekonomi mereka menyusul kekalahan Partai Republik di sejumlah pemilihan gubernur, termasuk di Virginia dan New Jersey. Dalam kampanye, Partai Demokrat menyoroti keresahan warga atas kenaikan biaya hidup, mulai dari listrik, perumahan, hingga layanan kesehatan.

Kebijakan perdagangan dan pajak menjadi isu utama dalam pemerintahan Presiden Donald Trump, terutama terkait janji untuk menurunkan biaya hidup dan memperkuat ekonomi domestik. Selama beberapa tahun terakhir, inflasi tinggi dan kenaikan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian masyarakat AS, yang kemudian memengaruhi dinamika politik di sejumlah negara bagian.

Penurunan tarif impor komoditas seperti kopi dan pisang menjadi salah satu langkah yang dipertimbangkan pemerintah untuk meredakan tekanan harga, mengingat kedua produk itu tidak diproduksi di AS dan sangat bergantung pada pasokan dari negara lain. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi politik yang lebih luas untuk memulihkan dukungan publik setelah beberapa kekalahan Partai Republik dalam pemilihan lokal.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bekas Pemegang Saham Minoritas Steadfast (KPAL) Kini Kuasai PT Kapal Listrik Indonesia

    Bekas Pemegang Saham Minoritas Steadfast (KPAL) Kini Kuasai PT Kapal Listrik Indonesia

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Keluarga Logam yang sebelumnya tercatat sebagai pemegang saham minoritas di PT Steadfast Marine Tbk. (KPAL), kini resmi menjadi pemegang saham mayoritas di PT Kapal Listrik Indonesia. Pengambilalihan saham tersebut dilakukan oleh Suhanna Logam, Rayton Samuel Logam, dan Regan Stepanus Logam. Berdasarkan pengumuman pada Kamis (9/10/2025), ketiganya telah merampungkan aksi korporasi tersebut pada Agustus […]

  • PLN Resmi Operasikan Smart Microgrid Hijau di Nusa Penida

    PLN Resmi Operasikan Smart Microgrid Hijau di Nusa Penida

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT PLN (Persero) resmi mengoperasikan Smart Microgrid Nusa Penida, sebuah sistem kelistrikan cerdas berbasis digital dan energi hijau yang mampu mengatur pembangkit dan sistem penyimpanan baterai secara otomatis. Infrastruktur ini menjadi langkah strategis PLN untuk menjaga keandalan listrik sekaligus mempercepat transisi energi bersih di kawasan Nusa Penida, Bali. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo […]

  • Pasar Asia Menguat di Tengah Ketegangan Dagang Baru AS-China

    Pasar Asia Menguat di Tengah Ketegangan Dagang Baru AS-China

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham Asia dibuka menguat pada Rabu (15/10/2025), setelah Amerika Serikat (AS) dan China kembali terlibat dalam ketegangan perdagangan. Kenaikan ini berlawanan dengan pelemahan di Wall Street. Presiden AS Donald Trump pada Selasa menuding China tidak membeli kedelai dari negaranya, yang disebutnya sebagai “tindakan bermusuhan secara ekonomi”. Ia juga mengancam akan menerapkan sanksi […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Beras hingga Cabai Tak Alami Kenaikan

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Beras hingga Cabai Tak Alami Kenaikan

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau stabil berdasarkan pembaruan data per 25 November 2025. Tidak ada komoditas yang mengalami kenaikan maupun penurunan harga, termasuk bahan pangan utama seperti beras, daging, minyak goreng, dan cabai. Data ini dirilis oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi sebagai bagian dari pemantauan rutin […]

  • OJK dan IAI Sepakati Perlakuan Akuntansi Aset Kripto SAK Indonesia

    OJK dan IAI Sepakati Perlakuan Akuntansi Aset Kripto SAK Indonesia

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) memperkuat fondasi tata kelola dan transparansi sektor aset kripto nasional dengan menerbitkan panduan dalam pelaporan keuangan di sektor aset kripto. Panduan tersebut termuat dalam Buletin Implementasi Volume 8 tentang Aset Kripto Milik Entitas dan Aset Kripto Pelanggan yang Dititipkan pada Entitas sesuai dengan Standar […]

  • Diskon PPN Properti Diperpanjang Hingga 2027, Begini Penjelasannya

    Diskon PPN Properti Diperpanjang Hingga 2027, Begini Penjelasannya

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan relaksasi fiskal untuk sektor properti akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha sektor tersebut. Relaksasi akan diberikan dalam bentuk perpanjangan penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) hingga tahun 2027. “Jadi ini untuk pertama kalinya ada kepastian untuk sektor properti sampai dua tahun ke depan,” ucap […]

expand_less