Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Perbaikan Daya Beli, AS Siapkan Rencana Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

Perbaikan Daya Beli, AS Siapkan Rencana Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS) Scott Bessent mengungkapkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump tengah menyiapkan langkah untuk menurunkan harga kebutuhan pokok, termasuk kopi, pisang, dan sejumlah komoditas pangan lainnya. Langkah tersebut dilakukan setelah Partai Republik mengalami kemunduran dalam pemilu negara bagian pekan lalu akibat kemarahan pemilih atas tingginya biaya hidup.

Bessent mengatakan, pemerintah akan mengumumkan keputusan signifikan dalam beberapa hari mendatang.

“Anda akan melihat beberapa pengumuman penting, kopi adalah salah satunya, pisang, dan buah-buahan lainnya,” ujarnya dalam wawancara dengan Fox News, dikutip dari Investor, Jumat (14/11/2025).

Meski demikian, Bessent tidak menyebut secara spesifik apakah langkah tersebut berupa penurunan tarif impor, negara mana saja yang akan terdampak, ataupun apakah kebijakan itu diterapkan untuk semua negara pemasok. Pihak Gedung Putih, Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), dan Kementerian Keuangan belum memberikan komentar resmi.

Bessent menambahkan, masyarakat Amerika akan mulai merasakan perbaikan daya beli pada paruh pertama tahun depan. Ia memroyeksikan pertumbuhan upah akan melampaui inflasi pada kuartal I-2026 dan kuartal II-2026. Menkeu AS itu lagi-lagi menyalahkan pemerintahan Biden atas kondisi ekonomi saat ini, dengan menyebutnya sebagai “affordability mess” yang diwarisi oleh pemerintahan Trump.

Istilah “affordability mess” yang digunakan oleh Scott Bessent merujuk pada kondisi ekonomi ketika biaya hidup dianggap terlalu tinggi, sehingga membuat banyak warga Amerika merasa kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

– Harga kebutuhan pokok mahal, seperti makanan, listrik, bahan bakar, dan perumahan.
– Kesejahteraan masyarakat menurun, penghasilan tidak meningkat secepat kenaikan harga barang.
– Inflasi masih dirasakan berat oleh masyarakat. Meski inflasi secara data mungkin mulai turun, biaya hidup tetap tinggi sehingga terasa tidak terjangkau.
– Beban ekonomi rumah tangga meningkat. Banyak keluarga kesulitan untuk “mengimbangi” pengeluaran harian.

Ketika ditanya soal usulan Presiden Trump untuk memberikan cek dividen tarif senilai US$ 2.000 kepada masyarakat, Bessent mengatakan belum ada keputusan final. Menurutnya, opsi tersebut masih dibahas dan kemungkinan ditujukan bagi keluarga berpenghasilan di bawah US$ 100.000 per tahun.

Bessent juga menyampaikan pengembalian pajak dalam jumlah besar akan dibagikan pada 2026 seiring perubahan tarif pemotongan pajak, yang menurutnya akan menghasilkan pertumbuhan upah riil.

Pemerintahan Trump tengah meningkatkan komunikasi publik terkait kebijakan ekonomi mereka menyusul kekalahan Partai Republik di sejumlah pemilihan gubernur, termasuk di Virginia dan New Jersey. Dalam kampanye, Partai Demokrat menyoroti keresahan warga atas kenaikan biaya hidup, mulai dari listrik, perumahan, hingga layanan kesehatan.

Kebijakan perdagangan dan pajak menjadi isu utama dalam pemerintahan Presiden Donald Trump, terutama terkait janji untuk menurunkan biaya hidup dan memperkuat ekonomi domestik. Selama beberapa tahun terakhir, inflasi tinggi dan kenaikan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian masyarakat AS, yang kemudian memengaruhi dinamika politik di sejumlah negara bagian.

Penurunan tarif impor komoditas seperti kopi dan pisang menjadi salah satu langkah yang dipertimbangkan pemerintah untuk meredakan tekanan harga, mengingat kedua produk itu tidak diproduksi di AS dan sangat bergantung pada pasokan dari negara lain. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi politik yang lebih luas untuk memulihkan dukungan publik setelah beberapa kekalahan Partai Republik dalam pemilihan lokal.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga TBS Sawit Jambi Nyaris Stagnan, Petani Kian Lesu di Level Rp3.706 per Kg

    Harga TBS Sawit Jambi Nyaris Stagnan, Petani Kian Lesu di Level Rp3.706 per Kg

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nasib petani sawit di Provinsi Jambi kembali berada di titik kurang menggembirakan. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tercatat hanya mengalami penurunan tipis dan cenderung stagnan pada periode 19–25 Juni 2026. Berdasarkan hasil rapat penetapan harga oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi, harga TBS usia tanam 10–20 tahun turun Rp0,03 per kilogram […]

  • Mastercard Strive Dorong Pertumbuhan UMKM Garut lewat Kolaborasi dengan Mitra Lokal

    Mastercard Strive Dorong Pertumbuhan UMKM Garut lewat Kolaborasi dengan Mitra Lokal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program Mastercard Strive dari Mastercard Center for Inclusive Growth terus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra lokal, program ini membantu pelaku UMKM di Kabupaten Garut, Jawa Barat, agar bisa naik kelas dan berdaya saing di era digital. Program ini dijalankan bersama Mercy […]

  • APBN Terancam Jebol, Prabowo Tetap Pertahankan Anggaran MBG

    APBN Terancam Jebol, Prabowo Tetap Pertahankan Anggaran MBG

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan tidak akan mengutak-atik anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun risiko pelebaran defisit APBN 2026 kian nyata di tengah tekanan global. Sikap ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyebut program unggulan Presiden Prabowo Subianto sebagai investasi jangka panjang yang tidak boleh dikorbankan. “Program unggulan tidak ada yang diubah. […]

  • Bekas Pemegang Saham Minoritas Steadfast (KPAL) Kini Kuasai PT Kapal Listrik Indonesia

    Bekas Pemegang Saham Minoritas Steadfast (KPAL) Kini Kuasai PT Kapal Listrik Indonesia

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Keluarga Logam yang sebelumnya tercatat sebagai pemegang saham minoritas di PT Steadfast Marine Tbk. (KPAL), kini resmi menjadi pemegang saham mayoritas di PT Kapal Listrik Indonesia. Pengambilalihan saham tersebut dilakukan oleh Suhanna Logam, Rayton Samuel Logam, dan Regan Stepanus Logam. Berdasarkan pengumuman pada Kamis (9/10/2025), ketiganya telah merampungkan aksi korporasi tersebut pada Agustus […]

  • Laba Bersih Bank Danamon Indonesia Tembus Rp1,1 Triliun, Kredit dan CASA Tumbuh di Kuartal I-2026

    Laba Bersih Bank Danamon Indonesia Tembus Rp1,1 Triliun, Kredit dan CASA Tumbuh di Kuartal I-2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Danamon Indonesia mencatat kinerja positif pada awal 2026. Laba bersih konsolidasian mencapai Rp 1,1 triliun pada kuartal I-2026, tumbuh 35 persen secara tahunan. Kinerja ini ditopang pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, serta perbaikan kualitas aset. Laba operasional bank tercatat sebesar Rp 1,6 triliun, didorong efisiensi biaya kredit yang membaik 13 persen. Direktur Utama […]

  • 7 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Kecil agar Tetap Berpeluang Cuan Besar

    7 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Kecil agar Tetap Berpeluang Cuan Besar

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memulai bisnis tidak selalu harus dengan modal besar. Banyak pelaku usaha justru berhasil membangun bisnis dari skala kecil hingga berkembang pesat berkat perencanaan matang dan strategi yang tepat. Bagi calon wirausaha dengan keterbatasan modal, kunci utama bukan hanya soal uang, tetapi juga ketekunan, kreativitas, dan kemampuan membaca peluang pasar. Berikut sejumlah tips yang […]

expand_less