Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Demo Iran Memanas, Amerika Serikat Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Iran

Demo Iran Memanas, Amerika Serikat Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Iran

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mendesak seluruh warga negaranya untuk segera meninggalkan Iran di tengah aksi demonstrasi besar yang terus memanas dan mengguncang berbagai wilayah negara tersebut. Melalui Kedutaan Besar Virtual AS di Iran, pemerintah AS meminta warganya pergi secara mandiri tanpa mengandalkan bantuan pemerintah. Warga AS diarahkan untuk keluar melalui jalur perbatasan darat yang masih dibuka.

“Warga negara AS amat disarankan untuk segera meninggalkan Iran secara mandiri, tanpa bergantung pada bantuan pemerintah AS,” demikian pernyataan Kedubes AS, Senin (12/1/2026).

AS menyebut sejumlah perbatasan darat masih dapat dilalui, di antaranya menuju Armenia dan Turki. Sementara itu, perjalanan ke Afghanistan, Irak, serta kawasan perbatasan Pakistan-Iran diminta untuk benar-benar dihindari karena risiko keamanan yang tinggi.

Desakan serupa juga disampaikan oleh Australia. Pemerintah Australia meminta warganya meninggalkan Iran “sekarang juga” dan mengingatkan bahwa opsi perjalanan komersial semakin terbatas serta berpotensi ditutup sewaktu-waktu.

Australia menilai situasi keamanan di Iran sangat tidak stabil, ditandai dengan pemutusan jaringan internet secara luas, meningkatnya korban sipil, serta banyaknya penangkapan terhadap peserta demonstrasi. Pemerintah Australia juga mengingatkan warganya, termasuk pemegang kewarganegaraan ganda, berisiko tinggi mengalami penahanan.

Swedia turut mengeluarkan imbauan agar warganya segera meninggalkan Iran dan menunda seluruh rencana perjalanan ke negara tersebut. Sebelumnya, Belgia, Polandia, dan Ukraina juga telah meminta warga mereka keluar dari Iran akibat memburuknya situasi keamanan.

Gelombang demonstrasi besar di Iran telah berlangsung sejak 28 Desember lalu. Aksi protes awalnya dipicu krisis ekonomi, namun berkembang menjadi tuntutan perubahan kepemimpinan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat mencatat lebih dari 500 orang tewas dan lebih dari 10.000 orang ditangkap selama gelombang unjuk rasa berlangsung.

Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat dan Israel berada di balik dukungan terhadap aksi demonstrasi tersebut. Teheran juga memperingatkan akan melakukan serangan balasan jika terjadi campur tangan asing.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan siap membantu warga Iran jika pemerintah setempat menggunakan kekerasan berlebihan. Trump juga mengaku telah mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk kemungkinan tindakan militer terhadap Iran.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Lantik Jenderal Dudung Jadi Kepala KSP, Qodari Jabat Kepala Bakom

    Prabowo Lantik Jenderal Dudung Jadi Kepala KSP, Qodari Jabat Kepala Bakom

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet dengan melantik sejumlah pejabat strategis di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). Dalam pelantikan tersebut, Jenderal (Purn) Dudung Abdurrachman resmi ditunjuk sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Muhammad Qodari yang kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI). Selain itu, Presiden juga melantik Abdul Kadir […]

  • Jejaring dan Kolaborasi Jadi Kunci Dunia Usaha Bertahan di Tengah Gejolak Global

    Jejaring dan Kolaborasi Jadi Kunci Dunia Usaha Bertahan di Tengah Gejolak Global

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia usaha nasional menghadapi tekanan yang semakin kompleks seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik. Dalam kondisi tersebut, penguatan jejaring dan kolaborasi antar pelaku usaha dinilai menjadi salah satu strategi utama untuk menjaga keberlangsungan dan daya tahan bisnis. Business Networking International (BNI) Indonesia National Director Grace Hakim mengatakan, tantangan global dan domestik […]

  • Solidaritas Karyawan PalmCo Mengalir untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

    Solidaritas Karyawan PalmCo Mengalir untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera terus berdatangan. Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, solidaritas muncul dari para karyawan Sub Holding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo. Secara sukarela, mereka menggalang donasi lintas regional dari Kalimantan hingga Sulawesi untuk membantu warga kembali menata hidup. […]

  • Merger 7 BUMN Karya Mundur ke 2026, Danantara Beberkan Masalah Keuangan yang Belum Tuntas

    Merger 7 BUMN Karya Mundur ke 2026, Danantara Beberkan Masalah Keuangan yang Belum Tuntas

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana merger tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya dipastikan batal rampung pada 2025. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menargetkan penggabungan perusahaan tersebut bergeser ke kuartal I 2026. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa penundaan ini terjadi karena masih banyak persoalan keuangan yang harus dibereskan sebelum penggabungan […]

  • Ketidakpastian Tarif, India Tunda Pembicaraan Dagang dengan AS

    Ketidakpastian Tarif, India Tunda Pembicaraan Dagang dengan AS

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – India dikabarkan menunda rencana untuk mengirim delegasi perdagangan ke Washington minggu ini, menyusul ketidakpastian setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump. Hal ini sekaligus menyusul langkah Trump untuk mengenakan tarif sementara sebesar 15%, jumlah maksimum yang diizinkan oleh hukum AS pada impor dari semua negara mitra. “Keputusan […]

  • Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menjadi salah satu peserta World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris, mulai 2026 mendatang. Program tersebut akan berlangsung selama satu tahun dan diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki masa transisi karier publik. Sri Mulyani sebelumnya menyelesaikan masa tugas sebagai […]

expand_less