Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BGN Atur Bahan Baku MBG Jelang Ramadhan untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

BGN Atur Bahan Baku MBG Jelang Ramadhan untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk mengatur bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang Ramadhan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat saat bulan puasa.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, koordinasi dilakukan antara lain dengan Kementerian Pertanian guna menentukan jenis bahan pangan yang dianjurkan untuk dikonsumsi, ditahan sementara, maupun dialihkan dengan bahan pengganti.

“Saya koordinasi juga dengan Kementerian Pertanian agar kita bisa mengatur bahan apa yang kita anjurkan untuk dikonsumsi, bahan apa yang harus ditahan dulu menjelang Ramadhan, bahan apa yang harus kita alihkan dulu untuk digantikan dengan penggantinya agar harga tetap stabil,” ujar Dadan di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026), dikutip dari Antara.

Pernyataan tersebut disampaikan Dadan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC).

Dalam kesempatan itu, Dadan juga memaparkan rencana perluasan penerima manfaat Program MBG yang ke depan akan menyasar kelompok lansia dan penyandang disabilitas. Untuk merealisasikan hal tersebut, BGN akan bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos).

Saat ini, BGN tengah berkomunikasi dengan Kemensos untuk menyusun mekanisme penyaluran program tersebut. “MBG ini sudah menyasar ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, seluruh anak sekolah sampai usia 18 tahun, seluruh anak putus sekolah sampai usia 18 tahun, serta disabilitas,” kata Dadan.

Menurut dia, mekanisme pemberian MBG kepada lansia akan menjadi tugas Kemensos. Namun, pelaksanaannya akan diintegrasikan agar dapat berjalan dalam satu kesatuan program di setiap daerah.

“Terkait mekanisme pemberian pada lansia menjadi tugas Kemensos, tetapi kita akan integrasikan bagaimana caranya agar dalam satu kesatuan ini bisa diberikan di dalam satu daerah,” ujar Dadan.

Dadan juga mengungkapkan bahwa pada Januari 2026, BGN telah merealisasikan anggaran sebesar Rp 19,5 triliun. Ia menilai, Program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi di tingkat lokal.

Menurutnya, anggaran yang disalurkan melalui program ini langsung menyentuh masyarakat dan membuka peluang usaha baru. Salah satunya terlihat dari meningkatnya jumlah wirausaha di bidang produksi sabun untuk kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Sebagai contoh, ternyata wirausaha yang bergerak di bidang sabun ini banyak sekali sekarang karena kebutuhan SPPG itu banyak. Satu hari membutuhkan kurang lebih 25 liter sabun,” kata Dadan.

Di sisi lain, Dadan menegaskan bahwa BGN akan memberikan sanksi kepada SPPG yang melanggar standar operasional prosedur (SOP), termasuk yang menyebabkan kasus keracunan. SPPG yang terbukti melakukan pelanggaran berat akan diberi kartu kuning dan dievaluasi.

“Saya melihat ada SPPG yang akan kita berikan lampu kuning atau kartu kuning karena menyalahi prosedur yang lebih berat. Kemudian, kita akan evaluasi dan mungkin akan dihentikan untuk sementara agak lama,” ucap Dadan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS Catat Ketimpangan Pengeluaran di Jambi Menurun, Gini Ratio September 2025 Jadi 0,291

    BPS Catat Ketimpangan Pengeluaran di Jambi Menurun, Gini Ratio September 2025 Jadi 0,291

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk di Provinsi Jambi menunjukkan perbaikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat gini ratio September 2025 sebesar 0,291, turun dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 0,301 dan September 2024 yang mencapai 0,315. Penurunan gini ratio tersebut mengindikasikan distribusi pengeluaran penduduk Jambi yang semakin merata. BPS menyebutkan, tren penurunan ini menjadi […]

  • Turnamen Catur Bulanan Percasi Jambi Berlanjut ke Sarolangun, Pengprov Harap Semua Daerah Kirim Atlet

    Turnamen Catur Bulanan Percasi Jambi Berlanjut ke Sarolangun, Pengprov Harap Semua Daerah Kirim Atlet

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi mengajak seluruh pengurus Percasi kabupaten dan kota untuk berpartisipasi dalam turnamen catur bulanan yang akan digelar di Kabupaten Sarolangun pada 25–26 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Pengprov Percasi Jambi dalam upaya meningkatkan semangat atlet sekaligus memperluas pembinaan olahraga catur di […]

  • Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Jambi, Hendra Play Button

    Investasi di Kota Jambi Tumbuh Positif Semester I 2025 Tembus Rp 1,6 Triliun, Ada Investor Asing

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Investasi yang tertanam di Kota Jambi terus menunjukkan tren positif. Sebagai kota yang bertumpu pada perdagangan dan jasa, investasi menjadi penggerak perekonomian yang penting. Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Jambi, Hendra, mengatakan bahwa nilai realisasi investasi Kota Jambi pada semester I tahun 2025 mencapai Rp 1,6 triliun. Angka tersebut hampir menyamai capaian investasi […]

  • Indef Nilai Reformasi WTO Penting untuk Perdagangan Multilateral yang Adil

    Indef Nilai Reformasi WTO Penting untuk Perdagangan Multilateral yang Adil

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, menilai keputusan negara-negara anggota Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) terkait reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sangat penting untuk menciptakan sistem perdagangan multilateral yang lebih adil dan berkeadilan. “Menurut saya, WTO masih belum fair. Seharusnya WTO tidak hanya melihat dari kepentingan […]

  • Investasi Whoosh Lebih Besar dari Kereta Cepat Arab Saudi

    Investasi Whoosh Lebih Besar dari Kereta Cepat Arab Saudi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) memiliki nilai investasi lebih tinggi dibanding proyek Saudi Land Bridge, meski jarak trayek Whoosh jauh lebih pendek. Panjang jalur Whoosh tercatat 142,3 km, sementara Saudi Land Bridge yang menghubungkan Jeddah di Laut Merah dengan Dammam di Teluk Arab melalui Riyadh mencapai 1.500 km. Nilai investasi proyek Whoosh mencapai […]

  • Zulhas: Jagung Adalah Harapan dan Simbol Kedaulatan Pangan Indonesia

    Zulhas: Jagung Adalah Harapan dan Simbol Kedaulatan Pangan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jagung bukan sekadar tanaman, melainkan simbol harapan dan masa depan kedaulatan pangan Indonesia. Pesan itu ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat menghadiri gerakan tanam jagung serentak kuartal IV di Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (8/10/2025). Dalam suasana penuh semangat, Zulhas menyampaikan bahwa jagung memiliki nilai strategis bagi ekonomi nasional karena […]

expand_less