Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini, Selasa (27/1/2026). Dikutip dari Antara, rupiah dibuka bergerak menguat 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi nilai tukar rupiah hari ini akan menguat di rentang Rp16.750 sampai Rp16.900 per dolar AS. Dia mengatakan sentimen global yang mempengaruhi gerak rupiah di pasar uang datang dari ketegangan geopolitik Amerika Serikat.

“Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutu NATO terkait Greenland telah mengguncang pasar global. Retorika Trump tentang kepentingan strategis AS di wilayah Arktik telah memperketat hubungan transatlantik, memicu kekhawatiran tentang dampak diplomatik dan ekonomi yang lebih luas,” ujar Ibrahim dalam risetnya, dikutip Selasa (27/1/2026).

Sementara sentimen yang datang dari domestik, Ibrahim menjelaskan pelaku pasar mengapresiasi komitmen Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas rupiah yang memberikan sentimen positif, dengan melakukan intervensi dalam jumlah besar melalui pasar offshore NDF, domestic non-delivery forward (DNDF), serta pasar spot.

Bank Indonesia meyakini ke depan akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat berkat dukungan imbal hasil yang menarik, inflasi rendah, dan tetap baiknya prospek pertumbuhan ekonomi. Penguatan rupiah juga akan didukung cadangan devisa yang dinilai lebih dari cukup untuk melakukan upaya stabilisasi nilai tukar.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia cenderung terbatas dengan won Korea Selatan menjadi salah satu yang melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen pasar yang masih berhati-hati. Won Korea Selatan tercatat melemah 0,42% ke level 1.450 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di 1.443,9. Di saat yang sama, indeks dolar AS menguat 0,02% ke 97,05.

Pelemahan won terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk kebijakan tarif terbaru Presiden AS Donald Trump terhadap Korea Selatan.

Yen Jepang tercatat melemah tipis 0,11% ke level 154,32 per dolar AS. Dolar Singapura relatif stabil di kisaran 1,269 per dolar AS. sementara dolar Taiwan menguat tipis 0,07% ke 31,485 per dolar AS.

Di Asia Tenggara, baht Thailand turun 0,14% ke level 31,21 per dolar AS. Peso Filipina relatif datar di 59,084 per dolar AS.

Sementara itu, ringgit Malaysia stagnan di level 3,963 per dolar AS, sedangkan yuan China melemah tipis 0,05% ke 6,958 per dolar AS. Rupee India bergerak stabil di level 91,94 per dolar AS.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • tambang batubara Play Button

    Harga Batubara Acuan Terbaru Tiga Kategori Naik Tipis, Kalori Tertingg Anjlok

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian ESDM merilis harga batubara acuan (HBA) terbaru untuk periode pertama Desember 2025. Seperti periode sebelumnya, batubara dengan kandungan kalori tertinggi turun, dan harga tiga kategori batubara lainnya naik tipis. Harga batubara acuan (HBA) periode kedua November 2025 mengalami kenaikan di tiga kategori. Penurunan hanya terjadi pada kategori batubara dengan kandungan kalori 6.322 […]

  • OJK Tegaskan Komitmen Penuhi Standar MSCI

    OJK Tegaskan Komitmen Penuhi Standar MSCI

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transparansi, tata kelola, dan integritas pasar modal Indonesia, sejalan dengan berbagai persyaratan yang disampaikan oleh Morgan Stanley Capital International Inc. (MSCI). Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, OJK bersama Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi 18 Desember 2025: Cabai Turun, Bawang Putih Naik Tipis

    Harga Sembako di Kota Jambi 18 Desember 2025: Cabai Turun, Bawang Putih Naik Tipis

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi terpantau relatif stabil pada Kamis (18/12/2025). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, fluktuasi harga hanya terjadi pada beberapa komoditas, terutama cabai dan bawang putih. Pemantauan harga dilakukan di dua pasar utama, yakni Pasar Angso Duo dan Pasar Rakyat Talang […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Relatif Stabil, Cabe Merah Besar Naik

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Relatif Stabil, Cabe Merah Besar Naik

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil. Komoditas beras masih bertahan stabil. Beras Naruto dan Beras Belido dijual Rp 15.400 per kilogram, sementara Beras King berada di harga Rp 15.200 per kilogram. Gula pasir lokal tercatat Rp 18.000 per kilogram, dan tepung terigu merek Cakra Kembar serta […]

  • Terus Merugi! Pasar Otomotif Domestik China Kurang Diminati

    Terus Merugi! Pasar Otomotif Domestik China Kurang Diminati

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Puluhan produsen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di China diperkirakan akan menghadapi momen hidup atau mati pada 2026. Ini seiring melemahnya permintaan domestik yang berpotensi memaksa perusahaan-perusahaan yang terus merugi keluar dari pasar otomotif terbesar di dunia. Menurut para analis, sekitar 50 produsen EV di China daratan yang belum mencatatkan keuntungan kini berada di […]

  • Diburu Interpol, Ini Profil Lengkap Bos WanaArtha Life dan Kresna Group yang Jadi Buronan Kasus Keuangan RI

    Diburu Interpol, Ini Profil Lengkap Bos WanaArtha Life dan Kresna Group yang Jadi Buronan Kasus Keuangan RI

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Interpol Indonesia terus memburu dua buronan kelas kakap dalam kasus keuangan dan investasi yang menggemparkan Tanah Air, yakni Michael Steven, pemilik Grup Kresna, dan Evelina F. Pietruschka, pemilik WanaArtha Life. Keduanya kini masuk dalam daftar red notice internasional sejak 19 September 2025. Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Untung Widyatmoko, mengungkapkan bahwa nama Michael Steven […]

expand_less