Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini, Selasa (27/1/2026). Dikutip dari Antara, rupiah dibuka bergerak menguat 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi nilai tukar rupiah hari ini akan menguat di rentang Rp16.750 sampai Rp16.900 per dolar AS. Dia mengatakan sentimen global yang mempengaruhi gerak rupiah di pasar uang datang dari ketegangan geopolitik Amerika Serikat.

“Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutu NATO terkait Greenland telah mengguncang pasar global. Retorika Trump tentang kepentingan strategis AS di wilayah Arktik telah memperketat hubungan transatlantik, memicu kekhawatiran tentang dampak diplomatik dan ekonomi yang lebih luas,” ujar Ibrahim dalam risetnya, dikutip Selasa (27/1/2026).

Sementara sentimen yang datang dari domestik, Ibrahim menjelaskan pelaku pasar mengapresiasi komitmen Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas rupiah yang memberikan sentimen positif, dengan melakukan intervensi dalam jumlah besar melalui pasar offshore NDF, domestic non-delivery forward (DNDF), serta pasar spot.

Bank Indonesia meyakini ke depan akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat berkat dukungan imbal hasil yang menarik, inflasi rendah, dan tetap baiknya prospek pertumbuhan ekonomi. Penguatan rupiah juga akan didukung cadangan devisa yang dinilai lebih dari cukup untuk melakukan upaya stabilisasi nilai tukar.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia cenderung terbatas dengan won Korea Selatan menjadi salah satu yang melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen pasar yang masih berhati-hati. Won Korea Selatan tercatat melemah 0,42% ke level 1.450 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di 1.443,9. Di saat yang sama, indeks dolar AS menguat 0,02% ke 97,05.

Pelemahan won terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk kebijakan tarif terbaru Presiden AS Donald Trump terhadap Korea Selatan.

Yen Jepang tercatat melemah tipis 0,11% ke level 154,32 per dolar AS. Dolar Singapura relatif stabil di kisaran 1,269 per dolar AS. sementara dolar Taiwan menguat tipis 0,07% ke 31,485 per dolar AS.

Di Asia Tenggara, baht Thailand turun 0,14% ke level 31,21 per dolar AS. Peso Filipina relatif datar di 59,084 per dolar AS.

Sementara itu, ringgit Malaysia stagnan di level 3,963 per dolar AS, sedangkan yuan China melemah tipis 0,05% ke 6,958 per dolar AS. Rupee India bergerak stabil di level 91,94 per dolar AS.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Berpeluang Menguat, Cek PANI hingga ENRG

    IHSG Berpeluang Menguat, Cek PANI hingga ENRG

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (26/2/2026). Sejumlah analis merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dinilai menarik dicermati pelaku pasar. Berdasarkan data perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,50 persen ke level 8.322,23. Penguatan terjadi di tengah aksi beli investor asing yang tercatat mencapai Rp 1,18 triliun. Head of Retail […]

  • KONI Jambi Perkuat Tata Kelola Keuangan Lewat Bimtek

    KONI Jambi Perkuat Tata Kelola Keuangan Lewat Bimtek

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menitikberatkan pembenahan tata kelola keuangan sebagai langkah krusial dalam mengejar target prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek), KONI Jambi berupaya memperkuat sistem administrasi keuangan agar lebih tertib, transparan, dan sesuai aturan hukum. Langkah ini dinilai penting di tengah keterbatasan anggaran […]

  • DPR Dukung Purbaya Larang Impor Pakaian Bekas, Industri Tekstil Nasional Kembali Bergairah

    DPR Dukung Purbaya Larang Impor Pakaian Bekas, Industri Tekstil Nasional Kembali Bergairah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi VI DPR RI Imas Aan Ubudiyah mendukung langkah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang akan melarang impor pakaian bekas dengan memasukkan para pemasok ke dalam daftar hitam (blacklist). Menurut Imas, kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi industri tekstil nasional yang selama ini tertekan oleh maraknya pakaian bekas impor di pasar […]

  • Rupiah Terpeleset Lagi! Pagi Ini Melemah ke Rp17.349

    Rupiah Terpeleset Lagi! Pagi Ini Melemah ke Rp17.349

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada perdagangan Kamis (30/4/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat melemah 23 poin atau 0,13 persen ke level Rp17.349 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi dibandingkan posisi penutupan perdagangan Rabu sebelumnya yang masih berada di level Rp17.326 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah menunjukkan tren fluktuasi yang masih cukup […]

  • Dampak Shutdown AS, Bandara Burbank di Los Angeles Beroperasi Tanpa Petugas Menara Kontrol Selama 6 Jam

    Dampak Shutdown AS, Bandara Burbank di Los Angeles Beroperasi Tanpa Petugas Menara Kontrol Selama 6 Jam

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dampak penutupan sebagian pemerintahan federal Amerika Serikat atau government shutdown mulai dirasakan di sektor penerbangan. Bandara Hollywood Burbank di California, salah satu yang tersibuk di kawasan Los Angeles, dilaporkan tidak memiliki pengatur lalu lintas udara (Air Traffic Controller/ATC) selama enam jam pada Senin (6/10/2025) malam waktu setempat. Gubernur California Gavin Newsom menyoroti kondisi […]

  • Bisnis Makanan Kukusan Makin Populer, Peluang Cuan di 2025

    Bisnis Makanan Kukusan Makin Populer, Peluang Cuan di 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gaya hidup sehat kini menjadi bagian dari keseharian masyarakat urban Indonesia. Salah satu tren kuliner yang terus naik daun pada 2025 adalah makanan kukusan — makanan yang diolah tanpa minyak goreng, tanpa pengawet, dan tetap menggugah selera. Tren ini bukan hanya mencerminkan perubahan pola konsumsi, tapi juga membuka peluang bisnis baru yang menjanjikan. […]

expand_less