Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » OJK Tegaskan Komitmen Penuhi Standar MSCI

OJK Tegaskan Komitmen Penuhi Standar MSCI

  • account_circle Fitri Amalia
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transparansi, tata kelola, dan integritas pasar modal Indonesia, sejalan dengan berbagai persyaratan yang disampaikan oleh Morgan Stanley Capital International Inc. (MSCI).

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, OJK bersama Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi. Salah satunya melalui publikasi data kepemilikan saham secara lebih komprehensif di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak awal Januari 2026.

“Publikasi ini mencakup pengungkapan kepemilikan saham di atas dan di bawah lima persen berdasarkan kategori investor, guna meningkatkan kualitas informasi dan mendukung pengambilan keputusan investor,” ujar Mahendra dalam jumpa pers di BEI, Kamis.

OJK juga berkomitmen memenuhi permintaan tambahan MSCI terkait penyediaan informasi kepemilikan saham dengan porsi di bawah lima persen yang dilengkapi kategori investor dan struktur kepemilikan, serta memastikan seluruh pengungkapan dilakukan sesuai praktik terbaik internasional (best practices).

“Kami berkomitmen memenuhi seluruh penyesuaian tersebut sesuai dengan best practice internasional,” tegas Mahendra.

Selain itu, SRO pasar modal akan menerbitkan ketentuan free float minimum sebesar 15 persen dengan penerapan transparansi yang lebih baik. OJK juga akan memperkuat pengawasan atas implementasi kebijakan tersebut, termasuk penetapan exit policy bagi emiten yang tidak dapat memenuhi ketentuan dalam jangka waktu tertentu.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan data MSCI, OJK juga akan meminta SRO untuk menyediakan informasi mengenai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) emiten pasar modal.

Mahendra menegaskan, seluruh kebijakan ini merupakan bagian dari agenda reformasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas, integritas, dan daya saing pasar modal Indonesia, serta akan dikawal secara langsung melalui koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Ini merupakan komitmen kami untuk memastikan seluruh proses berjalan secara efektif dan tepat waktu,” ujarnya.

Menurut Mahendra, secara umum masukan dari MSCI merupakan sinyal positif karena menunjukkan ketertarikan MSCI untuk tetap memasukkan saham emiten Indonesia dalam indeks global, yang menandakan pasar modal Indonesia masih dinilai potensial dan layak investasi oleh investor internasional.

Terkait pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), OJK terus memantau kondisi pasar dengan memperhatikan berbagai faktor risiko domestik dan global. Untuk menjaga stabilitas, OJK bersama BEI telah menyiapkan sejumlah instrumen kebijakan seperti buyback saham tanpa RUPS, trading halt, serta penyesuaian Auto Rejection Bawah (ARB).

Sebagai otoritas pengawas sektor jasa keuangan, OJK menegaskan komitmennya untuk menjaga kepastian kebijakan dan konsistensi reformasi agar pasar modal Indonesia tetap kredibel dan kompetitif di tingkat global.

  • Penulis: Fitri Amalia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas di Pegadaian: UBS dan Galeri24 Stagnan

    Harga Emas di Pegadaian: UBS dan Galeri24 Stagnan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi UBS dan Galeri24 di Pegadaian terpantau stabil pada perdagangan Senin, (16/3/2026). Keduanya stagnan dari harga yang ditunjukkan di laman resmi Sahabat Pegadaian pada Minggu pagi. Harga emas UBS dipatok Rp 3.026.000 dan harga emas Galeri24 dibanderol Rp 3.012.000 per gram. Harga jual emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian sewaktu-waktu bisa […]

  • Zona Merah Berlanjut, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.952

    Zona Merah Berlanjut, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.952

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah belum mampu keluar dari zona merah. Hingga penutupan perdagangan Rabu (24/6/2026), mata uang Indonesia jeblok terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tukar rupiah ditutup melemah 93 poin ke level Rp 17.952 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.859 per dolar AS. “Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif […]

  • Langgar Pakta Integritas, Bulog Jambi Putus Kerja Sama RPK Cahaya Barokah Milik Istri Lurah Penyengat Rendah

    Langgar Pakta Integritas, Bulog Jambi Putus Kerja Sama RPK Cahaya Barokah Milik Istri Lurah Penyengat Rendah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog Kanwil Jambi resmi memutus kerja sama Rumah Pangan Kita (RPK) Cahaya Barokah milik istri Lurah Penyengat Rendah Muhammad Haikal Fahlevi. Pemutusan dilakukan setelah RPK tersebut terbukti melanggar pakta integritas dengan menjual MinyaKita tidak kepada konsumen akhir serta menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Manajer Bisnis Perum Bulog […]

  • Harga Sembako Jambi Hari Ini 24 April 2026 di Pasar Angso Duo Stabil, Daging Sapi Rp150 Ribu/Kg

    Harga Sembako Jambi Hari Ini 24 April 2026 di Pasar Angso Duo Stabil, Daging Sapi Rp150 Ribu/Kg

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Jumat, 24 April 2026. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan. Sejumlah bahan pokok utama seperti beras masih berada di level yang sama. Beras medium seperti Belido dan King dijual di kisaran […]

  • Satgas PRR Rampungkan 357 Hunian Tetap Pascabencana Sumatera, Progres Naik 43,9 Persen dalam Tiga Hari

    Satgas PRR Rampungkan 357 Hunian Tetap Pascabencana Sumatera, Progres Naik 43,9 Persen dalam Tiga Hari

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana hidrometeorologi. Hingga 11 Mei 2026, sebanyak 357 unit huntap telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak. Data tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan capaian pada 8 Mei 2026 yang masih berada di angka 248 unit. Dalam rentang […]

  • Investor Asing Masih Lirik Indonesia

    Investor Asing Masih Lirik Indonesia

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Minat investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia masih terjaga meski dunia tengah diliputi ketidakpastian ekonomi global. Hal ini disampaikan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang menilai Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang relevan. Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, menyebut bahwa investor asing masih melihat peluang besar di dalam negeri, seiring dengan kondisi […]

expand_less