Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Menguat 0,06 Persen Menjadi Rp16.706 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Menguat 0,06 Persen Menjadi Rp16.706 per Dolar AS Pagi Ini

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Senin (24/11/2025). Diperdagangan awal pekan ini rupiah menguat 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp16.706 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.716 per dolar AS.

Penguatan rupiah terjadi di tengah sentimen pasar yang bercampur antara perkembangan geopolitik global dan rilis data ekonomi domestik yang solid. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,08% ke level 100,25.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan nilai tukar rupiah berpotensi menguat seiring kekhawatiran bubble Artificial Intelligence (AI) atau gelembung spekulatif di pasar saham AS yang membaik.

“Rupiah diperkirakan berpotensi menguat terhadap dolar AS oleh sentimen pasar yang membaik dari kekhawatiran bubble AI,” ucapnya dikutip Antara, Senin (24/11/2025).

Dia menerangkan bahwa banyak valuasi perusahaan mengalami lonjakan harga saham dan valuasi pasar yang sangat besar karena antusiasme investor terhadap AI. Bahkan, lanjutnya, beberapa dari perusahaan tersebut merupakan startup yang masih merugi dengan nilai valuasi fantastis.

Kenaikan harga sama juga terjadi terhadap saham-saham non teknologi, yang menunjukkan adanya kepercayaan pasar berlebihan di bursa saham.

Saat ini, kata dia, pasar saham sudah mengalami banyak koreksi (penurunan harga). Namun, investor masih ragu antara koreksi yang lebih besar atau melanjutkan kenaikan.

“Apabila bubble pecah, hal ini akan menyebabkan sentimen risk off besar yang dampaknya akan meluas ke seluruh dunia, sentimen ini akan membuak investor menghindari aset dan mata uang berisiko,” ungkap Lukman.
“Sentimen saat ini adalah risk on. Saham-saham di AS ditutup positif dan Asia pada umumnya juga naik, ujar dia.

Di samping itu, sentimen negatif juga muncul seiring penurunan prospek pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) yang semakin membatasi penguatan kurs rupiah.

“Kemungkinan pemangkasan di bulan Desember hampir pasti mendekati 100 persen, kemudian menurun sempat di bawah 50 persen, sekarang berkisar 60 persen-an,” kata Analis mata uang Doo Financial Futures.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, kurs rupiah diperkirakan berkisar Rp16.660-Rp16.750 per dolar AS.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Rekomendasi Takjil Sehat dan Praktis untuk Berbuka Puasa Ramadan 2026, Lezat dan Bergizi

    10 Rekomendasi Takjil Sehat dan Praktis untuk Berbuka Puasa Ramadan 2026, Lezat dan Bergizi

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Berbuka puasa menjadi momen yang paling dinantikan selama bulan Ramadan. Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh membutuhkan asupan makanan yang mampu mengembalikan energi secara bertahap tanpa membebani sistem pencernaan. Mengacu pada panduan gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan, pemilihan takjil yang tepat dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, menjaga hidrasi, serta memenuhi kebutuhan […]

  • Piala Dunia 2026: Kroasia Siap Menuju 32 Besar

    Piala Dunia 2026: Kroasia Siap Menuju 32 Besar

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Kroasia akhirnya meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Panama dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua Grup L di Stadion Toronto, Kanada, Rabu (24/6/2026). Gol tunggal kemenangan Vatreni dicetak Ante Budimir pada menit ke-54. Hasil ini menjaga peluang Kroasia untuk melaju ke babak 32 besar setelah mengoleksi tiga poin. […]

  • Efek Suku Bunga Tinggi The Fed, Rupiah Tidak Berdaya

    Efek Suku Bunga Tinggi The Fed, Rupiah Tidak Berdaya

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih belum bisa keluar dari tekanan. Pada perdagangan Rabu (24/6/2026) pagi, kurs rupiah melemah 72 poin atau 0,40 persen menjadi Rp17.931 per dolar AS. Posisi ini turun dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.859 per dolar AS. Sentimen global masih menjadi faktor utama yang menyeret pergerakan mata uang Indonesia ke zona […]

  • Blunder Fatal di Meja Utama! Yosi Buang Kemenangan, Izhar Bafadhal Menggila di Babak 6 Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026

    Blunder Fatal di Meja Utama! Yosi Buang Kemenangan, Izhar Bafadhal Menggila di Babak 6 Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Babak keenam hari kedua Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 menyajikan drama penuh tensi, blunder krusial, hingga dominasi tanpa ampun di sejumlah papan pertandingan. Sorotan utama tertuju pada duel panas di meja satu antara MN Izhar Bafadhal dan Yosi Barhanans pertarungan yang semestinya dimenangkan, namun justru berbalik arah akibat satu keputusan fatal. […]

  • Bruno Fernandes Samai Rekor Cristiano Ronaldo usai Manchester United Kalahkan Brentford

    Bruno Fernandes Samai Rekor Cristiano Ronaldo usai Manchester United Kalahkan Brentford

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bruno Fernandes menyamai rekor kontribusi gol milik Cristiano Ronaldo setelah Manchester United mengalahkan Brentford dengan skor 2-1 dalam lanjutan Premier League, Selasa, 28 April 2026 dini hari WIB. Kemenangan tuan rumah ditentukan oleh gol Casemiro pada menit ke-11 dan Benjamin Sesko pada menit ke-43. Brentford hanya mampu membalas melalui Mathias Jensen. Fernandes berperan […]

  • Mendag Respons Usulan Penyaluran Minyakita 100 Persen oleh BUMN

    Mendag Respons Usulan Penyaluran Minyakita 100 Persen oleh BUMN

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso merespons usulan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait rencana penyaluran minyak goreng rakyat Minyakita melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga 100 persen. Mengutip laporan CNN Indonesia, Jumat (17/4/2026), Budi menyatakan bahwa peningkatan porsi distribusi melalui BUMN dimungkinkan, selama mekanisme distribusi dan pasokan dapat berjalan dengan baik. “Di […]

expand_less