Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Menguat 0,06 Persen Menjadi Rp16.706 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Menguat 0,06 Persen Menjadi Rp16.706 per Dolar AS Pagi Ini

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Senin (24/11/2025). Diperdagangan awal pekan ini rupiah menguat 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp16.706 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.716 per dolar AS.

Penguatan rupiah terjadi di tengah sentimen pasar yang bercampur antara perkembangan geopolitik global dan rilis data ekonomi domestik yang solid. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,08% ke level 100,25.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan nilai tukar rupiah berpotensi menguat seiring kekhawatiran bubble Artificial Intelligence (AI) atau gelembung spekulatif di pasar saham AS yang membaik.

“Rupiah diperkirakan berpotensi menguat terhadap dolar AS oleh sentimen pasar yang membaik dari kekhawatiran bubble AI,” ucapnya dikutip Antara, Senin (24/11/2025).

Dia menerangkan bahwa banyak valuasi perusahaan mengalami lonjakan harga saham dan valuasi pasar yang sangat besar karena antusiasme investor terhadap AI. Bahkan, lanjutnya, beberapa dari perusahaan tersebut merupakan startup yang masih merugi dengan nilai valuasi fantastis.

Kenaikan harga sama juga terjadi terhadap saham-saham non teknologi, yang menunjukkan adanya kepercayaan pasar berlebihan di bursa saham.

Saat ini, kata dia, pasar saham sudah mengalami banyak koreksi (penurunan harga). Namun, investor masih ragu antara koreksi yang lebih besar atau melanjutkan kenaikan.

“Apabila bubble pecah, hal ini akan menyebabkan sentimen risk off besar yang dampaknya akan meluas ke seluruh dunia, sentimen ini akan membuak investor menghindari aset dan mata uang berisiko,” ungkap Lukman.
“Sentimen saat ini adalah risk on. Saham-saham di AS ditutup positif dan Asia pada umumnya juga naik, ujar dia.

Di samping itu, sentimen negatif juga muncul seiring penurunan prospek pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) yang semakin membatasi penguatan kurs rupiah.

“Kemungkinan pemangkasan di bulan Desember hampir pasti mendekati 100 persen, kemudian menurun sempat di bawah 50 persen, sekarang berkisar 60 persen-an,” kata Analis mata uang Doo Financial Futures.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, kurs rupiah diperkirakan berkisar Rp16.660-Rp16.750 per dolar AS.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajah Ekonomi Jambi 2026: Ekonomi Tumbuh, Pengangguran Turun, Tapi UMKM Masih Hadapi Tantangan Daya Beli

    Wajah Ekonomi Jambi 2026: Ekonomi Tumbuh, Pengangguran Turun, Tapi UMKM Masih Hadapi Tantangan Daya Beli

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi memasuki 2026 dengan sejumlah indikator yang menunjukkan perbaikan. Pertumbuhan ekonomi meningkat sepanjang 2025, pengangguran menurun, kemiskinan berkurang dan kualitas pembangunan manusia terus membaik. Namun, di tengah tren positif tersebut, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masih menghadapi tantangan. Kenaikan harga barang dan biaya operasional membuat pertumbuhan ekonomi belum tentu […]

  • Kontan Chess Championship 2026 Digelar di Jakarta, 16 Tim Korporasi Siap Adu Strategi

    Kontan Chess Championship 2026 Digelar di Jakarta, 16 Tim Korporasi Siap Adu Strategi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Turnamen catur bergengsi antar korporasi, Kontan Chess Championship 2026, kembali digelar dan siap menjadi ajang adu strategi, ketelitian, serta ketangguhan mental para pelaku dunia usaha. Memasuki tahun keempat sejak pertama kali diselenggarakan pada 2023, kompetisi ini semakin mengukuhkan diri sebagai ruang pertemuan unik antara olahraga intelektual dan dunia profesional. Bertempat di South Quarter, […]

  • Ini Spesifikasi Mahindra Scorpio yang Bakal Jadi Mobil Operasional KDKMP

    Ini Spesifikasi Mahindra Scorpio yang Bakal Jadi Mobil Operasional KDKMP

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kendaraan Mahindra Scorpio Pickup kini menjadi pusat perhatian setelah puluhan ribu unitnya dipilih sebagai kendaraan operasional dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP/Koperasi Merah Putih). Dikutip dari Antara, Selasa (3/3/2026), perusahaan akan mengekspor 35.000 unit pikap Scorpio ke Indonesia pada 2026. Ini menjadikannya salah satu penjualan ekspor terbesar dalam sejarah produsen asal India […]

  • 4 Maskapai Resmi Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Ini Daftar Lengkapnya

    4 Maskapai Resmi Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mulai melakukan penataan operasional dengan memindahkan empat maskapai rute domestik ke Terminal 1B. Kebijakan ini dilakukan untuk menyeimbangkan distribusi layanan dan memperlancar arus penumpang. General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan penyesuaian dilakukan bertahap mulai Senin (17/11/2025). Perpindahan pertama dilakukan oleh Lion Air dan Airfast Indonesia, yang […]

  • Harga Emas Antam Lanjut Naik, Kini Dibanderol Rp 2.367.000 per Gram

    Harga Emas Antam Lanjut Naik, Kini Dibanderol Rp 2.367.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melanjutkan kenaikan pada Rabu (12/11/22025). Harga emas Antam naik sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 2.367.000 per gram. Sementara harga emas Antam paling murah kini dibanderol Rp1,23 juta. Sedangkan yang paling mahal dijual seharga Rp2,30 miliar. Adanya kenaikan tersebut membuat harga beli kembali atau buyback […]

  • IHSG Melemah 0,20 Persen ke Level 8.101

    IHSG Melemah 0,20 Persen ke Level 8.101

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka fluktuatif dan bergerak liar pada awal perdagangan Selasa (28/10/2025). Berdasarkan data RTI, IHSG melemah 0,20% atau turun 16,089 poin ke level 8.101,062. Sebanyak 222 saham tercatat turun, 281 saham menguat, dan 177 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 5,8 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 3,5 […]

expand_less