Senin, 29 Jun 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mulai menjalankan tahap percobaan awal (sandboxing) untuk penggunaan Quick Responses Indonesian Standard (QRIS) lintas negara(cross border) dengan Korea Selatan. Bila uji coba berjalan lancar penerapan QRIS ke Korea Selatan akan berlaku sepenuhnya pada tahun 2026.

“Kita launching sandboxing dengan Korea Selatan, insya Allah tahun depan mulai nyambung,” ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dikutip dari Investor, pada Jumat (31/10/2025).

Sebelumya BI sudah melakukan penggunaan QRIS lintas negara di Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan China. Target lebih lanjut dari penggunaan QRIS lintas negara adalah dengan Korea Selatan dan Arab Saudi. Hal-hal ini merupakan peningkatan inovasi dan perluasan akseptasi digital.

“Jadi QRIS tidak hanya simbol kedalatan negara kita (Indonesia), tetapi juga cross border. QRIS adalah seperti itu. BI-Fast kita juga akan terus sambungkan dengan Nexus,” tegas Perry.

Dalam Blue Print Sistem Pembayaran Indonesia 2030 disebutkan bahwa kerja sama QRIS antarnegara dibangun menggunakan model interkoneksi bilateral dalam skema LCT. Skema ini mengarahkan pada penggunaan mata uang lokal dalam penyelesaian transaksi. Dengan strategi ini, interkoneksi lintas negara yang dibangun dapat berdampak positif, atau minimal tidak berdampak negatif bagi stabilitas eksternal. BI tidak menutup kemungkinan adanya penambahan cakupan negara dalam Kerjasama QRIS antarnegara selama periode 2025-2030.

Selanjutnya, konektivitas fast payment akan didorong melalui interkoneksi multilateral melalui partisipasi Bank Indonesia pada proyek Nexus. Interkoneksi fast payment ditargetkan implementasikan mulai tahun 2028.

Berdasarkan data BI, untuk transaksi digital di dalam negeri volume transaksi pembayaran digital mencapai 12,99 miliar transaksi atau tumbuh 38,08% (year on year/yoy) pada kuartal III-2025 didukung oleh perluasan akseptasi dan kanal pembayaran digital. Volume transaksi aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 13,11% (yoy) dan 17,80% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang tumbuh 147,65% (yoy).(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • 47 PLTU di Indonesia Sudah Terapkan Cofiring Biomassa hingga Oktober 2025

    47 PLTU di Indonesia Sudah Terapkan Cofiring Biomassa hingga Oktober 2025

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa sebanyak 47 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Indonesia kini telah menerapkan teknologi co-firing biomassa sebagai upaya menekan emisi karbon dan mempercepat transisi ke energi bersih. Jumlah ini melonjak pesat dibandingkan tahun 2020 yang hanya mencatat enam PLTU. Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, […]

  • BGN Atur Bahan Baku MBG Jelang Ramadhan untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

    BGN Atur Bahan Baku MBG Jelang Ramadhan untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk mengatur bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang Ramadhan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat saat bulan puasa. Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, koordinasi dilakukan antara lain dengan Kementerian Pertanian guna menentukan jenis […]

  • Dirut Pertamina Tinjau Pemulihan Suplai Energi di Aceh usai Banjir dan Longsor

    Dirut Pertamina Tinjau Pemulihan Suplai Energi di Aceh usai Banjir dan Longsor

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri meninjau langsung sejumlah titik layanan energi di Aceh pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Peninjauan dilakukan bersama jajaran Pertamina Patra Niaga untuk memastikan kelancaran suplai BBM dan LPG bagi masyarakat. Simon menyebut distribusi energi saat ini mulai pulih secara bertahap di Aceh, Sumatera Utara, dan […]

  • Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Kapal untuk Amankan Pasokan Energi Ramadan dan Idulfitri 2026

    Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Kapal untuk Amankan Pasokan Energi Ramadan dan Idulfitri 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina, menyiagakan 345 kapal untuk mendukung distribusi energi nasional selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan BBM, LPG, Avtur, dan produk petrokimia tetap stabil dari Indonesia Timur hingga Barat. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, menegaskan bahwa transportasi laut menjadi tulang […]

  • Piala Dunia 2026: Kalahkan Selandia Baru, Mesir Ukir Sejarah

    Piala Dunia 2026: Kalahkan Selandia Baru, Mesir Ukir Sejarah

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mesir berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan Selandia Baru pada pertandingan kedua Grup G Piala Dunia 2026. Duel yang berlangsung di BC Place, Vancouver, Senin (22/6/2026) pagi WIB, berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk The Pharaohs. Dipertandingan ini Mohamed Salah terpilih sebagai Man of the Match laga Selandia Baru vs Mesir. Kapten Mesir tersebut tampil […]

  • Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM: – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi memperluas cakupan pungutan dana perkebunan dengan memasukkan biji kakao sebagai komoditas yang dikenai pungutan ekspor, selain kelapa sawit dan produk turunannya. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 69 Tahun 2025. Mengutip Kontan, pengenaan tarif pungutan ekspor untuk biji kakao ini akan mulai berlaku Jumat […]

expand_less