Rabu, 20 Mei 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mulai menjalankan tahap percobaan awal (sandboxing) untuk penggunaan Quick Responses Indonesian Standard (QRIS) lintas negara(cross border) dengan Korea Selatan. Bila uji coba berjalan lancar penerapan QRIS ke Korea Selatan akan berlaku sepenuhnya pada tahun 2026.

“Kita launching sandboxing dengan Korea Selatan, insya Allah tahun depan mulai nyambung,” ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dikutip dari Investor, pada Jumat (31/10/2025).

Sebelumya BI sudah melakukan penggunaan QRIS lintas negara di Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan China. Target lebih lanjut dari penggunaan QRIS lintas negara adalah dengan Korea Selatan dan Arab Saudi. Hal-hal ini merupakan peningkatan inovasi dan perluasan akseptasi digital.

“Jadi QRIS tidak hanya simbol kedalatan negara kita (Indonesia), tetapi juga cross border. QRIS adalah seperti itu. BI-Fast kita juga akan terus sambungkan dengan Nexus,” tegas Perry.

Dalam Blue Print Sistem Pembayaran Indonesia 2030 disebutkan bahwa kerja sama QRIS antarnegara dibangun menggunakan model interkoneksi bilateral dalam skema LCT. Skema ini mengarahkan pada penggunaan mata uang lokal dalam penyelesaian transaksi. Dengan strategi ini, interkoneksi lintas negara yang dibangun dapat berdampak positif, atau minimal tidak berdampak negatif bagi stabilitas eksternal. BI tidak menutup kemungkinan adanya penambahan cakupan negara dalam Kerjasama QRIS antarnegara selama periode 2025-2030.

Selanjutnya, konektivitas fast payment akan didorong melalui interkoneksi multilateral melalui partisipasi Bank Indonesia pada proyek Nexus. Interkoneksi fast payment ditargetkan implementasikan mulai tahun 2028.

Berdasarkan data BI, untuk transaksi digital di dalam negeri volume transaksi pembayaran digital mencapai 12,99 miliar transaksi atau tumbuh 38,08% (year on year/yoy) pada kuartal III-2025 didukung oleh perluasan akseptasi dan kanal pembayaran digital. Volume transaksi aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 13,11% (yoy) dan 17,80% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang tumbuh 147,65% (yoy).(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bandang Terjang Sitaro, 16 Orang Tewas dan Ratusan Rumah Rusak

    Banjir Bandang Terjang Sitaro, 16 Orang Tewas dan Ratusan Rumah Rusak

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Korban jiwa akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, terus bertambah. Hingga Selasa (6/1/2026) siang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 16 orang meninggal dunia dan ratusan rumah warga mengalami kerusakan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bencana tersebut dipicu hujan berintensitas […]

  • Harga Sembako Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit Naik, Cabe Merah Turun

    Harga Sembako Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit Naik, Cabe Merah Turun

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi pada Rabu (29/10/2025) terpantau relatif stabil, meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan harga. Berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Jambi, perubahan harga terjadi pada beberapa komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang, sedangkan bahan pokok utama seperti beras, […]

  • Permintaan Minyakita Meningkat, Bulog Pastikan Stok Aman dan Harga Tetap Rp15.700 per Liter

    Permintaan Minyakita Meningkat, Bulog Pastikan Stok Aman dan Harga Tetap Rp15.700 per Liter

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog memastikan ketersediaan minyak goreng kemasan sederhana Minyakita tetap aman di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Jakarta, seperti Pasar Minggu dan Pasar Grogol, pada Selasa (14/4/2026). “Dari hasil pemantauan, stok Minyakita masih mencukupi dan […]

  • Harga Minyak Dunia Stabil, Negosiasi Nuklir Iran Redam Gejolak Tarif Trump

    Harga Minyak Dunia Stabil, Negosiasi Nuklir Iran Redam Gejolak Tarif Trump

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia bergerak relatif stabil pada awal pekan, di tengah rencana pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran yang meredam kekhawatiran konflik di Timur Tengah. Mengutip CNBC, Selasa (24/2/2026), kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 27 sen atau 0,38 persen ke level USD 71,49 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas […]

  • Iran Gelar Latihan Perang di Selat Hormuz, Bayang-bayang Serangan AS Kian Nyata

    Iran Gelar Latihan Perang di Selat Hormuz, Bayang-bayang Serangan AS Kian Nyata

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat. Iran menggelar latihan militer berskala besar di sekitar Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia, di tengah menguatnya ancaman serangan dari Washington. Latihan tersebut ditandai dengan dikeluarkannya Notice to Airmen (NOTAM) oleh otoritas Iran untuk membatasi aktivitas penerbangan sipil di wilayah udara sekitar Selat Hormuz. […]

  • Budaya Healing Anak Muda: Antara Self-Care Sejati atau Gaya Hidup Konsumtif?

    Budaya Healing Anak Muda: Antara Self-Care Sejati atau Gaya Hidup Konsumtif?

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Belakangan ini, istilah healing semakin akrab di telinga generasi muda. Dari liburan singkat ke Bali, nongkrong di kafe estetik, hingga sekadar rebahan di kamar dengan lilin aromaterapi, semua bisa disebut healing. Namun, di balik tren tersebut, muncul pertanyaan penting: apakah budaya healing benar-benar menjadi bentuk self-care, atau justru berkembang menjadi gaya hidup konsumtif […]

expand_less