Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Pembeli di Pasar Angso Duo dan Talang Banjar Menurun, Pasar Dadakan Jadi Pesaing

Pembeli di Pasar Angso Duo dan Talang Banjar Menurun, Pasar Dadakan Jadi Pesaing

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Aktivitas perdagangan di dua pasar utama Kota Jambi, yakni Pasar Angso Duo dan Pasar Talang Banjar, dilaporkan mengalami penurunan jumlah pengunjung dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini mulai dirasakan langsung oleh para pedagang yang mengeluhkan berkurangnya transaksi harian.

Sejumlah pedagang menyebut penurunan pembeli dipengaruhi oleh maraknya pasar dadakan yang dikelola secara perorangan di sejumlah titik pemukiman. Pasar-pasar tersebut menawarkan kebutuhan dapur dengan variasi barang yang cukup lengkap serta harga yang relatif sama dengan pasar resmi.

Kondisi ini membuat sebagian masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan perumahan, lebih memilih berbelanja di pasar dadakan karena dinilai lebih dekat, praktis, dan tidak memerlukan waktu perjalanan ke pasar utama.

“Pembeli sekarang lebih banyak yang ke pasar dekat rumah. Barangnya juga lengkap, harga tidak jauh beda,” ujar sri salah satu pedagang di kawasan Talang Banjar.

Pedagang di Pasar Angso Duo juga mengungkapkan hal serupa. Menurunnya jumlah pengunjung berdampak pada omzet harian yang ikut berkurang, terutama untuk komoditas kebutuhan dapur seperti sayuran, bumbu, dan bahan pokok harian.

Menurut mereka, keberadaan pasar dadakan yang tumbuh tanpa pengelolaan resmi membuat distribusi pembeli semakin terbagi. Hal ini berdampak langsung pada pasar tradisional yang selama ini menjadi pusat utama perdagangan kebutuhan pokok masyarakat Kota Jambi.

Meski demikian, sebagian pedagang tetap berharap pemerintah daerah dapat melakukan penataan agar persaingan usaha tetap berjalan seimbang tanpa merugikan pedagang pasar tradisional.

Sementara itu, kondisi harga di Pasar Angso Duo dan Talang Banjar dilaporkan relatif stabil, namun stabilnya harga belum mampu mengangkat kembali jumlah pengunjung seperti sebelumnya.

Para pedagang menilai, jika kondisi ini terus berlanjut tanpa penataan, maka perputaran ekonomi di pasar tradisional dikhawatirkan akan semakin melemah.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danantara Pastikan Ajak Menkeu Purbaya Negosiasi Utang Whoosh ke China

    Danantara Pastikan Ajak Menkeu Purbaya Negosiasi Utang Whoosh ke China

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) memastikan akan melibatkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam proses negosiasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dengan Pemerintah China. Komitmen itu disampaikan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penyelesaian kewajiban konsorsium. Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir menegaskan bahwa pihaknya akan mengikuti […]

  • FIFA Puskas Award 2025, Rizky Ridho Berpeluang Jadi Pemain Kedua ASEAN

    FIFA Puskas Award 2025, Rizky Ridho Berpeluang Jadi Pemain Kedua ASEAN

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – FIFA resmi mengumumkan daftar nominasi Puskas Award 2025 sebagai penghargaan gol-gol terbaik para pesepakbola dunia. Nominasi Puskas Award 2025 diberikan berdasarkan gol-gol yang dicetak antara 11 Agustus 2024 sampai 2 Agustus 2025. Menariknya pemain andalan Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Rizky Ridho masuk daftar nominasi Puskas Award 2025 berkat golnya pada laga Persija […]

  • Ekonomi Iran Porak Poranda: Inflasi Tinggi, Nilai Tukar Rial Anjlok, Harga Pangan Melonjak

    Ekonomi Iran Porak Poranda: Inflasi Tinggi, Nilai Tukar Rial Anjlok, Harga Pangan Melonjak

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kondisi ekonomi Iran kian memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Tingginya inflasi, anjloknya nilai tukar mata uang rial, serta melonjaknya harga kebutuhan pokok membuat daya beli masyarakat tertekan dan memicu gelombang protes di berbagai kota. Tekanan ekonomi tersebut diperparah oleh kejatuhan nilai tukar rial yang sangat drastis. Data menunjukkan, pada pertengahan Desember 2025, nilai […]

  • Ingat! Rumah Subsidi Bisa Dialihkan Setelah Penuhi Syarat Ini

    Ingat! Rumah Subsidi Bisa Dialihkan Setelah Penuhi Syarat Ini

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertanyaan mengenai apakah rumah subsidi bisa dijual lagi kerap muncul di kalangan penerima fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi. Ini mengingat rumah subsidi ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pemerintah menerapkan sejumlah batasan agar program ini tepat sasaran. Pemerintah telah menetapkan ketentuan mengenai kepemilikan dan pemindahtanganan rumah subsidi melalui berbagai regulasi, salah […]

  • Harga Ayam Anjlok, Kementerian Pertanian RI Minta Produksi DOC dan Pakan Dikendalikan

    Harga Ayam Anjlok, Kementerian Pertanian RI Minta Produksi DOC dan Pakan Dikendalikan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian RI mendorong penyesuaian produksi di sektor hulu industri perunggasan menyusul tekanan harga ayam hidup (livebird) yang berada di bawah level keekonomian peternak. Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH Kementan, Hary Suhada, mengatakan struktur biaya produksi saat ini menunjukkan margin peternak semakin tertekan. Ia menyebut, estimasi harga pokok produksi (HPP) nasional […]

  • Ternyata Ini Penyebab Jalan Aspal di Indonesia Cepat Rusak Tiap Musim Hujan

    Ternyata Ini Penyebab Jalan Aspal di Indonesia Cepat Rusak Tiap Musim Hujan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setiap memasuki musim hujan, kondisi jalan di berbagai daerah di Indonesia kerap berubah drastis. Jalan yang semula mulus tiba-tiba dipenuhi lubang, retak, hingga bergelombang. Bahkan, jalan yang baru beberapa hari sebelumnya masih sangat mulus, tiba-tiba jadi kubangan air. Tak sedikit pengendara yang akhirnya harus ekstra hati-hati agar tidak mengalami kecelakaan. Lalu, mengapa jalan […]

expand_less