Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Puluhan Gubernur Temui Menkeu Purbaya, Protes Pemotongan Dana Transfer ke Daerah Rp226 Triliun

Puluhan Gubernur Temui Menkeu Purbaya, Protes Pemotongan Dana Transfer ke Daerah Rp226 Triliun

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Puluhan gubernur dan wakil gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia mendatangi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/10/2025). Pertemuan itu berlangsung panas setelah para kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (Appsi) menyampaikan protes keras atas kebijakan pemotongan transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026.

Pemangkasan dana transfer tersebut mencapai Rp226,9 triliun atau turun 24,7% dibandingkan tahun ini. Dalam APBN 2026, alokasi dana TKD hanya sebesar Rp692,995 triliun, jauh lebih rendah dari Rp919,9 triliun pada 2025.

Ketua Umum Appsi sekaligus Gubernur Jambi Al Haris mengungkapkan bahwa pemotongan dana ini sangat berdampak pada kemampuan daerah untuk menjalankan fungsi dasar pemerintahan, termasuk pembayaran belanja pegawai dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

“Daerah tentu banyak sekali yang merasakan dampak dari [pemotongan] TKD itu, di antaranya ada daerah yang mungkin sulit membayar belanja pegawai, besar sekali. Apalagi ada keharusan membayar P3K dan sebagainya. Nah, ini luar biasa berdampak terhadap APBD 2026,”
ujar Al Haris usai pertemuan.

Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat memang memiliki berbagai program pembangunan di daerah dengan nilai anggaran mencapai Rp1.300 triliun pada 2026. Namun, pemerintah daerah tidak mengetahui detail pelaksanaan program tersebut.

“Kalau daerah PAD-nya kecil, yang banyak menggantungkan nasib dengan TKDD, maka sulit mereka untuk mengembangkan daerahnya,” jelasnya.

Kekhawatiran serupa disampaikan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos. Ia mengatakan, dana transfer yang diterima provinsi pada tahun depan hanya cukup untuk belanja rutin, sementara anggaran untuk infrastruktur seperti pembangunan jalan dan jembatan berkurang drastis.

“Semuanya tidak setuju, karena kemudian kan ada beban P3K yang cukup besar dan ada janji untuk pembangunan jalan dan jembatan yang cukup besar. Dengan pemotongan yang rata-rata setiap daerah hampir sekitar 20%—30% untuk level provinsi dan di level kabupaten bahkan ada tadi dari Jawa Tengah yang hampir 60%—70%, itu berat untuk pembangunan infrastruktur,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, tercatat 24 gubernur dan wakil gubernur hadir langsung, di antaranya dari Jambi, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sumatra Barat, DI Yogyakarta, Papua Pegunungan, Bengkulu, Aceh, Sumatra Utara, Lampung, Sulawesi Selatan, NTB, Papua Barat Daya, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Timur, Gorontalo, dan Sumatra Selatan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa keputusan pemotongan TKD dilakukan untuk meningkatkan efektivitas belanja daerah, setelah ditemukan banyaknya penyalahgunaan dana transfer di sejumlah wilayah.

“Alasan pemotongan itu utamanya dulu karena banyak penyelewengan, ya. Artinya enggak semua uang yang dipakai, dipakai dengan betul. Jadi itu yang membuat pusat agak, bukan saya ya, pemimpin-pemimpin itu agak gerah dengan itu,” ujar Purbaya di Surabaya, Kamis (2/10/2025).

Purbaya mengakui transfer ke daerah tahun depan turun sekitar Rp200 triliun, tetapi pemerintah pusat meningkatkan alokasi program pembangunan di daerah dari Rp900 triliun menjadi Rp1.300 triliun.

“Jadi, kita ingin melihat kinerja keuangan yang lebih efektif,” kata Purbaya.

Ia juga menegaskan bahwa pengurangan ini tidak dilakukan secara ekstrem karena pemerintah tetap menambahkan Rp43 triliun ke dalam pagu TKD 2026. Selain itu, Purbaya meminta daerah memperbaiki kualitas penyerapan anggaran agar tidak menimbulkan persoalan hukum.

“Kalau mereka bisa menunjukkan penyerapan yang baik dan bersih, saya bisa merayu ke pemimpin saya di atas untuk menambah transfer ke daerah dengan cepat,” tutupnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Ambles, Harga Emas Antam Melonjak Rp40 Ribu! Tembus Rp2,859 Juta per Gram

    Usai Ambles, Harga Emas Antam Melonjak Rp40 Ribu! Tembus Rp2,859 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah sempat mengalami penurunan, harga emas batangan produksi Antam kembali melesat tajam pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Kenaikan ini membuat harga emas Antam kembali mendekati level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, emas Antam naik sebesar Rp40.000 per gram. Dari sebelumnya berada di level Rp2.819.000 per […]

  • Bea Cukai Jambi Musnahkan 4,7 Juta Batang Rokok Ilegal dan Barang Impor Ilegal Senilai Rp3,6 Miliar

    Bea Cukai Jambi Musnahkan 4,7 Juta Batang Rokok Ilegal dan Barang Impor Ilegal Senilai Rp3,6 Miliar

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM  – Bea Cukai Jambi memusnahkan sebanyak 4,7 juta batang rokok ilegal berbagai merek serta sejumlah minuman beralkohol dan barang impor ilegal lainnya. Total nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp3,6 miliar dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp3,4 miliar. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) […]

  • Terus Menguat, Rupiah Kini Dilevel Rp16.784 per Dolar AS

    Terus Menguat, Rupiah Kini Dilevel Rp16.784 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terus menguat. Pagi ini rupiah bergerak menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.784 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.820 per dolar AS. Penguatan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 1,32%. Disusul, ringgit Malaysia yang […]

  • BI Dorong UMKM Pakai Pembayaran Digital Lewat Literasi Keuangan

    BI Dorong UMKM Pakai Pembayaran Digital Lewat Literasi Keuangan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar edukasi literasi keuangan “Rupiah Tresno Budoyo” di Gedung Rajawali, Semarang. Kegiatan ini mengusung tema Dua Abad Perang Jawa: Menghidupkan Martabat, Meneguhkan Kemandirian sebagai upaya memperluas inklusi dan literasi keuangan dengan pendekatan budaya. Deputi Kepala Perwakilan BI Jateng, Nita Rachmenia, menjelaskan bahwa kegiatan ini […]

  • Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Tetapkan UMA dan Pantau Ketat 5 Emiten

    Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Tetapkan UMA dan Pantau Ketat 5 Emiten

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat aktivitas perdagangan lima emiten yang mengalami pergerakan tidak biasa dan masuk kategori Unusual Market Activity (UMA). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan investor di pasar modal. Kelima emiten tersebut adalah PT Mahkota Group Tbk (MGRO), PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA), PT Jantra Grupo Indonesia Tbk […]

  • Wali Kota Jambi Maulana Tinjau Lokasi Kebakaran di Solok Sipin

    Wali Kota Jambi Maulana Tinjau Lokasi Kebakaran di Solok Sipin

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi bergerak cepat memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Skip 2, RT 20, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Rabu (4/3/2026). Wali Kota Jambi Maulana turun langsung meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban yang terdampak musibah tersebut. Berdasarkan data […]

expand_less