Jumat, 14 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » ASEAN Sepakati Aturan Baru Perdagangan Barang, Dorong UMKM dan Ekonomi Hijau

ASEAN Sepakati Aturan Baru Perdagangan Barang, Dorong UMKM dan Ekonomi Hijau

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) resmi menyepakati aturan baru dalam perdagangan barang melalui penandatanganan The Second Protocol to Amend the ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA Upgrade). Kesepakatan ini menandai langkah besar ASEAN dalam memperkuat integrasi ekonomi kawasan dan menghadapi tantangan global.

Penyerahan naskah perjanjian dilakukan oleh Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia Tengku Zafrul Abdul Aziz, selaku Ketua ASEAN Free Trade Area (AFTA) Council, kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn pada sela-sela KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10/2025).

Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menyampaikan bahwa pembaruan ATIGA ini menjadi momentum penting bagi ASEAN untuk membangun sistem perdagangan yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.

“ATIGA Upgrade menandai komitmen bersama negara-negara ASEAN untuk memperkuat pasar dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi serta rantai pasok yang tangguh dan berdaya saing,” ujar Budi di Jakarta, Senin (27/10).

Perjanjian ini membawa sejumlah perubahan penting, di antaranya:

  • Mendorong praktik perdagangan hijau dan berwawasan lingkungan
  • Memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
  • Meningkatkan konektivitas rantai pasok regional
  • Menyediakan mekanisme alternatif penyelesaian sengketa dagang

Indonesia bersama lima negara lain  Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand — telah menandatangani perjanjian tersebut. Sementara Kamboja dan Laos menandatangani secara ad referendum, dan Myanmar serta Vietnam akan menyusul pada November 2025.
Perjanjian ATIGA Upgrade akan mulai berlaku 18 bulan setelah seluruh negara anggota menandatangani.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono menegaskan bahwa Indonesia berhasil mempertahankan aturan khusus untuk komoditas beras dan gula.

“Klausul ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan dua komoditas utama dalam negeri,” tegasnya.

Djatmiko menambahkan, implementasi ATIGA Upgrade akan membuka peluang lebih luas bagi UMKM Indonesia untuk berpartisipasi dalam jaringan perdagangan kawasan ASEAN serta mendukung transisi menuju perdagangan yang lebih hijau dan berdaya saing.

Pada 2024, nilai perdagangan antarnegara ASEAN mencapai 823,1 miliar dolar AS, atau sekitar 21,4 persen dari total perdagangan kawasan, menunjukkan potensi besar untuk penguatan kerja sama ekonomi regional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Hari Ini Merosot Tajam

    Harga Perak Antam Hari Ini Merosot Tajam

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak keluaran Antam tampaknya belum stabil. Pada perdagangan Kamis (9/4/2026) ini harga perak Antam merosot. Koreksi harga perak Antam hari ini mengikuti harga emas Antam dan perak dunia. Berdasarkan data terbaru dari laman logam mulia, harga perak Antam merosot Rp1.400 menjadi Rp47.050. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam sempat naik tinggi Rp3.000 […]

  • IHSG Dibuka Naik Tipis ke Level 8.325

    IHSG Dibuka Naik Tipis ke Level 8.325

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada perdagangan hari ini setelah kemarin ditutup di zona hijau. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, Kamis (6/11/2025), IHSG menguat 0,09% atau 7,30 poin ke 8.325. Dalam pembukaan ada sebanyak 249 saham menguat, 160 dibuka melemah, dan 219 saham belum berubah. Sejumlah saham emiten […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Beras hingga Daging Tetap Stabil

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Beras hingga Daging Tetap Stabil

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, kembali menunjukkan tren positif. Berdasarkan pembaruan harga dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 28 Juli 2026, sejumlah jenis cabai mengalami penurunan harga, sementara mayoritas kebutuhan pokok lainnya masih bertahan stabil. Penurunan harga terjadi pada empat komoditas cabai. Cabe Merah Besar turun […]

  • China Raup Rp 156 Triliun dari Micro Drama, Terbesar di Dunia

    China Raup Rp 156 Triliun dari Micro Drama, Terbesar di Dunia

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pendapatan industri micro drama China terus melonjak tajam. Berdasarkan laporan The Micro-Drama Economy 2025 dari Media Partners Asia (MPA), industri ini diproyeksi menghasilkan USD 9,4 miliar atau sekitar Rp 156,06 triliun (kurs Rp 16.566,73 per USD) pada tahun 2025, meningkat dari USD 5,1 miliar pada 2023 dan USD 6,9 miliar pada 2024. MPA […]

  • OJK Rilis Aturan Baru Asuransi Kesehatan, Co-Payment Ditetapkan 5%

    OJK Rilis Aturan Baru Asuransi Kesehatan, Co-Payment Ditetapkan 5%

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 tentang Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan. Aturan ini akan mulai berlaku pada 22 Maret 2026 dan mengatur sejumlah ketentuan baru, termasuk skema co-payment sebesar 5 persen. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi mengatakan, aturan tersebut disusun […]

  • LHKPN 2025 Edi Purwanto: Harta Rp 8,74 Miliar, Didominasi Properti di Jambi dan Tangerang Selatan

    LHKPN 2025 Edi Purwanto: Harta Rp 8,74 Miliar, Didominasi Properti di Jambi dan Tangerang Selatan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Edi Purwanto menunjukkan total kekayaan sebesar Rp 8,74 miliar per 2025. Data ini disampaikan pada 30 Maret 2026 dengan status verifikasi administratif lengkap. Edi, yang kini duduk sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, mencatatkan sebagian besar hartanya dalam bentuk tanah dan bangunan. Nilainya mencapai […]

expand_less