Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Kementerian Koperasi, Perluas Perlindungan Pekerja Koperasi Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Kementerian Koperasi, Perluas Perlindungan Pekerja Koperasi Nasional

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja di sektor koperasi. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi dan UKM, Selasa, 12 Mei 2026.

Kerja sama tersebut menyasar seluruh ekosistem koperasi, mulai dari pengurus, pengelola, pekerja, hingga anggota yang memiliki aktivitas ekonomi produktif.

Menteri Koperasi, Ferry Joko Juliantono, mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. “Perlindungan sosial penting untuk menjaga keberlanjutan usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut potensi kepesertaan dari sektor koperasi masih sangat besar. Dari sekitar 142 ribu koperasi aktif, baru sebagian kecil yang telah terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Masih ada kesenjangan besar. Ini yang ingin kita percepat melalui sinergi dengan Kementerian Koperasi,” kata Saiful.

Kerja sama ini mencakup pertukaran data kepesertaan, perluasan akses pendaftaran, serta integrasi layanan pembayaran iuran. Program yang ditawarkan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), hingga Jaminan Kematian (JKM).

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menyiapkan penguatan sistem melalui strategi 3C: coverage (cakupan), care (layanan), dan credibility (tata kelola).

Pemerintah berharap kehadiran perlindungan sosial ini dapat meningkatkan rasa aman pekerja, terutama di sektor koperasi desa dan kelurahan yang kini didorong menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Di sisi lain, integrasi data kepesertaan akan menjadi fondasi penting dalam mempercepat validasi serta perluasan perlindungan tenaga kerja di seluruh Indonesia.

 

Penandatanganan kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi RI untuk memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja koperasi di seluruh Indonesia.

 

BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Koperasi, Jaminan Sosial, Pekerja Koperasi, Ekonomi Kerakyatan, JKK, JHT, JKM, Perlindungan Pekerja, Koperasi Indonesia

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ekonomi Jepang tercatat mengalami kontraksi 0,4% pada kuartal III 2025. Data terbaru yang dirilis Senin (17/11/2025) menunjukkan aktivitas ekonomi Negeri Sakura melemah dalam periode Juli–September, setelah sebelumnya tumbuh 0,6% pada kuartal II. Meski kontraksi tersebut lebih baik dari proyeksi pasar sebesar minus 0,6%, ini menjadi penurunan pertama sejak awal 2024. Pelemahan terbesar datang […]

  • Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Tembus 664 Orang, 77 Santri Masih Dirawat

    Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Tembus 664 Orang, 77 Santri Masih Dirawat

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jumlah korban dugaan keracunan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mencapai 664 orang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Lakhsmita Herawati mengatakan sebagian besar korban telah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka membaik. Dari total tersebut, 581 orang sudah keluar dari fasilitas kesehatan. […]

  • Harga Perak Antam Hari Ini Dijual Rp48.050 per Gram

    Harga Perak Antam Hari Ini Dijual Rp48.050 per Gram

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni yang dipasarkan Antam kembali mengalami kenaikan hari ini, Kamis (2/4/2026). Harga perak Antam kini menjadi Rp48.050 per gram. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga perak Antam melonjak Rp500 ke level Rp48.050 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam naik signifikan Rp3.000 ke level Rp47.550 per gram. Antam menawarkan perak […]

  • Asosiasi Emiten Nilai Pembekuan Rebalancing MSCI Jadi Momentum Perbaikan Pasar Saham

    Asosiasi Emiten Nilai Pembekuan Rebalancing MSCI Jadi Momentum Perbaikan Pasar Saham

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) menilai keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan rebalancing indeks saham Indonesia justru berpotensi menjadi katalis perbaikan struktural pasar saham nasional. Evaluasi dari penyedia indeks global tersebut dinilai dapat meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia dalam jangka panjang. Direktur Eksekutif AEI Gilman Pradana mengatakan, pengumuman MSCI […]

  • Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat 6 Poin

    Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat 6 Poin

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat. Dibuka pada perdagangan Selasa (10/2/2026), rupiah bergerak menguat 6 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.799 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah di level Rp16.805 per dolar AS. Penguatan rupiah ini didorong meredanya ketegangan geopolitik global dan sikap wait and see pelaku pasar jelang rilis data […]

  • Ternyata Hal Ini yang Membuat Indef Ingatkan Danantara

    Ternyata Hal Ini yang Membuat Indef Ingatkan Danantara

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai pemerintah perlu menghadirkan skema berbagi risiko yang konkret yang menjamin pendapatan program makan bergizi gratis (MBG) dapat diprediksi. Dengan begitu, proyek ini dapat masuk kategori bankable. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufikurahman menyampaikan skema yang konkret dibutuhkan mengingat bank memerlukan kestabilan […]

expand_less