Jumat, 7 Agu 2026
light_mode
Beranda » Kesehatan » Efek Samping Cuci Darah pada Pasien Gagal Ginjal Kronis, dari Hipotensi hingga Infeksi

Efek Samping Cuci Darah pada Pasien Gagal Ginjal Kronis, dari Hipotensi hingga Infeksi

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Prosedur cuci darah atau Dialisis menjadi terapi utama bagi pasien Gagal Ginjal Kronis stadium akhir. Meski efektif menggantikan sebagian fungsi ginjal, tindakan ini tidak lepas dari berbagai efek samping yang perlu diwaspadai.

Secara umum, pasien yang menjalani dialisis kerap mengalami kelelahan berkepanjangan. Kondisi ini muncul akibat perubahan keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh selama proses penyaringan darah.

Pada metode Hemodialisis, efek samping yang paling sering terjadi adalah penurunan tekanan darah atau hipotensi. Kondisi ini dapat memicu gejala seperti pusing, mual, muntah, hingga kram otot. Namun, dalam beberapa kasus, tekanan darah justru dapat meningkat, terutama pada pasien dengan riwayat hipertensi.

Selain itu, penumpukan racun dalam darah atau uremia juga dapat menyebabkan mual dan muntah. Efek lain yang kerap muncul adalah anemia akibat menurunnya produksi sel darah merah, serta kulit gatal karena tingginya kadar fosfor dalam tubuh.

Kram otot juga menjadi keluhan umum selama proses hemodialisis. Kondisi ini diduga berkaitan dengan gangguan sirkulasi darah dan ketidakseimbangan mineral seperti kalsium dan fosfat.

Sementara itu, pada metode Dialisis Peritoneal, risiko utama adalah infeksi pada rongga perut atau Peritonitis. Infeksi ini biasanya terjadi akibat penggunaan alat yang tidak steril.

Selain infeksi, pasien juga berisiko mengalami kenaikan berat badan karena cairan dialisis mengandung gula yang dapat diserap tubuh. Risiko lain adalah hernia akibat tekanan cairan dalam rongga perut yang berlangsung lama.

Meski memiliki berbagai efek samping, dialisis tetap menjadi prosedur penting bagi pasien gagal ginjal. Tanpa terapi ini, tubuh tidak mampu membuang racun dan cairan berlebih secara optimal.

Dokter menekankan pentingnya pemantauan rutin selama menjalani cuci darah. Penanganan efek samping dapat dilakukan melalui pengaturan pola makan, pemberian obat, hingga evaluasi metode dialisis yang digunakan. Dalam kondisi tertentu, transplantasi ginjal dapat menjadi pilihan lanjutan apabila dialisis tidak lagi efektif atau menimbulkan komplikasi serius.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panda Bond RI Laris di China, Permintaan Tembus Rp45 Triliun

    Panda Bond RI Laris di China, Permintaan Tembus Rp45 Triliun

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia sukses mencatat sejarah baru di pasar keuangan global. Untuk pertama kalinya, pemerintah resmi menerbitkan Panda Bond, yakni surat utang global berdenominasi yuan (CNY), di pasar keuangan China. Penerbitan perdana ini mendapat sambutan luar biasa dari investor dengan nilai permintaan yang mencapai sekitar CNY 17 miliar atau setara Rp45 triliun. Dalam transaksi […]

  • Ternyata Hal Ini yang Membuat Indef Ingatkan Danantara

    Ternyata Hal Ini yang Membuat Indef Ingatkan Danantara

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai pemerintah perlu menghadirkan skema berbagi risiko yang konkret yang menjamin pendapatan program makan bergizi gratis (MBG) dapat diprediksi. Dengan begitu, proyek ini dapat masuk kategori bankable. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufikurahman menyampaikan skema yang konkret dibutuhkan mengingat bank memerlukan kestabilan […]

  • OJK Segera Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal

    OJK Segera Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Reformasi Integritas Pasar Modal sebagai langkah perbaikan menyeluruh pasca gejolak di bursa saham nasional. Pemerintah menegaskan tidak akan melakukan intervensi dalam pembentukan maupun pelaksanaan tugas satgas tersebut. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, satgas sepenuhnya berada di bawah kepemimpinan OJK. Pemerintah hanya […]

  • Ahli Konstruksi Ingatkan Pentingnya SNI dan SLF untuk Semua Gedung

    Ahli Konstruksi Ingatkan Pentingnya SNI dan SLF untuk Semua Gedung

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ahli Konstruksi Davy Sukamta menyarankan seluruh bangunan gedung harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Standar Layak Fungsi (SLF). Hal itu salah satunya guna memitigasi terjadinya kebakaran gedung. “Kita punya SNI 03-1735-2000 yang mengatur akses bangunan dan akses lingkungan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung,” kata Davy Sukamta dikutip Kompas.com, Kamis (11/12/2025). […]

  • Studi Terbaru Ungkap Vaksin COVID Turunkan Risiko Kematian di Usia Muda

    Studi Terbaru Ungkap Vaksin COVID Turunkan Risiko Kematian di Usia Muda

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar positif datang dari dunia kesehatan. Sebuah studi berskala besar menunjukkan bahwa individu yang pernah menerima vaksin COVID-19 memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan mereka yang sama sekali tidak divaksin. Penelitian tersebut menyoroti manfaat jangka panjang vaksin COVID-19, khususnya vaksin berbasis mRNA, dalam menurunkan risiko kematian akibat berbagai penyebab. Efek perlindungan ini […]

  • Perdagangan Dibekukan Sementara Akibat Penurunan IHSG

    Perdagangan Dibekukan Sementara Akibat Penurunan IHSG

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (28/1) membuat BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan. Tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Untuk diketahui Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia anjlok pada perdagangan Rabu […]

expand_less