Usia 18 Tahun, Gukesh Pecahkan Rekor Dunia Catur dan Kalahkan Ding Liren
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu

Gukesh Dommaraju adalah pecatur muda yang terkenal di dunia catur internasional. Ia lahir pada 29 Mei 2006 di Chennai, India, dan menjadi Grandmaster termuda kedua dalam sejarah pada usia 12 tahun 7 bulan. Gukesh meraih gelar juara dunia FIDE pada 12 Desember 2024, menjadikannya sebagai pecatur termuda yang pernah mencapai prestasi ini. Ia juga menjadi juara dunia pada usia 18 tahun 6 bulan, mengalahkan mantan juara dunia, Ding Liren. Gukesh mulai belajar catur pada usia 7 tahun dan telah menorehkan sejarah dengan berbagai prestasi di tingkat internasional, termasuk medali emas individu pada Olimpiade Catur 2022 dan 2024.
JAMBISNIS.COM – Perjalanan Gukesh bukan cerita instan. Lahir di Chennai pada 2006, ia mulai mengenal catur sejak usia tujuh tahun. Dalam waktu singkat, bakatnya berkembang pesat. Ia menjadi grandmaster pada usia 12 tahun salah satu yang termuda dalam sejarah.
Kariernya terus menanjak. Pada 2022, ia menembus rating 2700 FIDE dan bahkan menjadi salah satu pemain termuda yang mampu mengalahkan Magnus Carlsen dalam sebuah pertandingan.
Namun, di balik prestasi itu, ada harga yang harus dibayar. Ayahnya rela meninggalkan pekerjaan demi mendampingi perjalanan turnamen. Sementara ibunya menjadi tulang punggung keluarga. Dukungan finansial bahkan sempat datang dari sponsor dan kerabat.
Puncaknya terjadi pada 2024. Dalam Olimpiade Catur di Budapest, Gukesh tampil dominan dengan skor 9 dari 10 pertandingan. Ia kemudian menutup tahun dengan gelar juara dunia sebuah pencapaian yang mengukuhkan posisinya sebagai wajah baru catur global.
“Saya telah memimpikan momen ini sejak kecil,” ujar Gukesh setelah kemenangan tersebut.
Di luar papan catur, ia mengaku terinspirasi oleh MS Dhoni dalam hal ketenangan dan kepemimpinan. Ia juga menjalani pelatihan mental intensif untuk mengelola tekanan di level tertinggi.
Sementara itu, Carlsen menyebut Gukesh sebagai pemain yang rendah hati dan memiliki rasa ingin tahu tinggi kombinasi yang dinilai berpotensi membawanya menjadi pemain nomor satu dunia dalam waktu dekat.
Kemenangan ini menandai pergeseran generasi dalam dunia catur. Dari dominasi nama-nama besar, kini panggung terbuka bagi talenta muda seperti Gukesh yang datang bukan sekadar untuk bersaing, tetapi untuk mendominasi.
- Penulis: say say


