Kamis, 14 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Tembus US$111,78 per Barel

Harga Minyak Tembus US$111,78 per Barel

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali menanjak tajam pada Rabu, 29 April 2026, memperpanjang reli lebih dari sepekan terakhir. Kenaikan ini didorong eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan energi global.

Mengutip laporan Reuters, minyak mentah Brent kontrak Juni naik 0,47 persen menjadi US$111,78 per barel. Penguatan ini menandai kenaikan selama delapan hari berturut-turut, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas distribusi energi dunia.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,57 persen ke level US$100,50 per barel. Sehari sebelumnya, WTI melonjak 3,7 persen dan mencatat kenaikan dalam tujuh dari delapan sesi perdagangan terakhir.

Lonjakan harga dipicu rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperpanjang blokade terhadap Iran. Kebijakan ini, menurut laporan The Wall Street Journal, bertujuan menekan ekspor minyak Iran yang menjadi salah satu pemasok penting di pasar global.

Washington juga memperluas tekanan dengan membatasi aktivitas pelayaran dari dan menuju pelabuhan Iran. Langkah ini dinilai memperketat gangguan rantai pasok energi global.

“Jika blokade diperpanjang, gangguan pasokan akan semakin parah dan harga minyak berpotensi terus naik,” ujar analis Haitong Futures, Yang An.

Tekanan semakin kuat setelah penutupan Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Meski sempat diumumkan gencatan senjata antara Iran dan Israel, ketegangan di kawasan belum sepenuhnya mereda.

Di sisi lain, data industri menunjukkan penurunan stok minyak Amerika Serikat. Persediaan minyak mentah turun 1,79 juta barel dalam sepekan terakhir. Stok bensin anjlok hingga 8,47 juta barel, sementara distilat berkurang 2,6 juta barel.

Kombinasi faktor geopolitik dan penyusutan stok ini memperkuat sentimen bullish di pasar energi. Pelaku pasar kini mengantisipasi potensi kenaikan lanjutan jika konflik di Timur Tengah berlarut.

Bagi negara importir seperti Indonesia, lonjakan harga minyak berpotensi meningkatkan beban impor dan subsidi energi. Risiko inflasi juga mengintai seiring kenaikan harga bahan bakar di pasar global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel Usai Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Baru

    Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel Usai Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Baru

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Iran menembakkan sejumlah rudal ke wilayah Israel pada Senin (9/3/2026), tidak lama setelah Ayatollah Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru Republik Islam Iran. Penunjukan Mojtaba dilakukan oleh Majelis Ahli Iran untuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang sebelumnya dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026. […]

  • ESDM Pastikan Logistik Pertamina Jateng Siap Penuhi Kebutuhan Energi

    ESDM Pastikan Logistik Pertamina Jateng Siap Penuhi Kebutuhan Energi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tenaga Ahli Menteri ESDM, Satya Hangga Yudha Widya Putra, memastikan kesiapan logistik PT Pertamina (Persero) untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di Jawa Tengah. Dalam kunjungan kerja ke Pertamina Fuel Terminal (FT) Boyolali pada Jumat (24/10/2025), Hangga meninjau langsung kesiapan pasokan, keandalan operasional, serta penerapan standar HSSE (Health, Safety, Security, Environment). Hangga menekankan pentingnya […]

  • Pecatur 15 Tahun Vietnam Dau Khuong Duy Tembus Peringkat 3 Dunia U15 FIDE

    Pecatur 15 Tahun Vietnam Dau Khuong Duy Tembus Peringkat 3 Dunia U15 FIDE

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Nama Dau Khuong Duy kini menjadi sorotan di jagat catur internasional setelah performa impresifnya dalam sejumlah turnamen terbaru. Pemain berusia 15 tahun itu mencatat lonjakan signifikan dalam peringkat dunia FIDE, khususnya pada kategori usia muda. Dalam rilis peringkat terbaru, Khuong Duy berhasil menembus jajaran elit dunia dengan berada di posisi tiga besar kategori […]

  • Update Harga Perak Antam Hari Ini, Naik atau Turun!

    Update Harga Perak Antam Hari Ini, Naik atau Turun!

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak keluaran Antam melesat tinggi pada Rabu (8/4/2026). Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga perak Antam naik drastis Rp3.000 ke level Rp48.450 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam turun cukup dalam Rp750 ke level Rp 45.450 per gram. Antam menawarkan perak batangan ukuran 250 gram, 500 gram dan perak butiran […]

  • Susyadi Juara Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 di Sungai Penuh

    Susyadi Juara Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 di Sungai Penuh

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pecatur Susyadi berhasil keluar sebagai juara dalam Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 yang digelar Komunitas Catur Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Turnamen ini berlangsung di Kedai Sempang Raya dan diikuti oleh puluhan pecinta catur dari berbagai penjuru Kota Sungai Penuh. Sebanyak 36 peserta ambil bagian dalam turnamen yang digagas oleh komunitas yang […]

  • Bahlil: Cadangan BBM Indonesia Hanya 25 Hari

    Bahlil: Cadangan BBM Indonesia Hanya 25 Hari

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini hanya mampu bertahan sekitar 20 hingga 25 hari. Keterbatasan tersebut disebabkan oleh kapasitas penyimpanan energi yang masih terbatas. Menurut Bahlil, kemampuan daya tampung BBM di Indonesia sejak lama berada pada kisaran maksimal 25 hari. Karena itu, […]

expand_less