Rabu, 29 Apr 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Tembus US$111,78 per Barel

Harga Minyak Tembus US$111,78 per Barel

  • account_circle say say
  • calendar_month 10 menit yang lalu

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali menanjak tajam pada Rabu, 29 April 2026, memperpanjang reli lebih dari sepekan terakhir. Kenaikan ini didorong eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan energi global.

Mengutip laporan Reuters, minyak mentah Brent kontrak Juni naik 0,47 persen menjadi US$111,78 per barel. Penguatan ini menandai kenaikan selama delapan hari berturut-turut, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas distribusi energi dunia.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,57 persen ke level US$100,50 per barel. Sehari sebelumnya, WTI melonjak 3,7 persen dan mencatat kenaikan dalam tujuh dari delapan sesi perdagangan terakhir.

Lonjakan harga dipicu rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperpanjang blokade terhadap Iran. Kebijakan ini, menurut laporan The Wall Street Journal, bertujuan menekan ekspor minyak Iran yang menjadi salah satu pemasok penting di pasar global.

Washington juga memperluas tekanan dengan membatasi aktivitas pelayaran dari dan menuju pelabuhan Iran. Langkah ini dinilai memperketat gangguan rantai pasok energi global.

“Jika blokade diperpanjang, gangguan pasokan akan semakin parah dan harga minyak berpotensi terus naik,” ujar analis Haitong Futures, Yang An.

Tekanan semakin kuat setelah penutupan Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Meski sempat diumumkan gencatan senjata antara Iran dan Israel, ketegangan di kawasan belum sepenuhnya mereda.

Di sisi lain, data industri menunjukkan penurunan stok minyak Amerika Serikat. Persediaan minyak mentah turun 1,79 juta barel dalam sepekan terakhir. Stok bensin anjlok hingga 8,47 juta barel, sementara distilat berkurang 2,6 juta barel.

Kombinasi faktor geopolitik dan penyusutan stok ini memperkuat sentimen bullish di pasar energi. Pelaku pasar kini mengantisipasi potensi kenaikan lanjutan jika konflik di Timur Tengah berlarut.

Bagi negara importir seperti Indonesia, lonjakan harga minyak berpotensi meningkatkan beban impor dan subsidi energi. Risiko inflasi juga mengintai seiring kenaikan harga bahan bakar di pasar global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap empat modus utama yang selama ini digunakan eksportir untuk menghindari kewajiban pembayaran bea keluar atas sejumlah komoditas. Praktik tersebut dinilai dapat merugikan negara karena berpotensi mengurangi penerimaan dari sektor kepabeanan. Purbaya menjelaskan, modus pertama adalah kesalahan administratif dalam penyampaian dokumen ekspor. Kesalahan tersebut ditemukan pada jenis […]

  • Harga Perak Melonjak Tajam Hari Ini

    Harga Perak Melonjak Tajam Hari Ini

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produk Antam kembali melonjak hari ini, Senin (23/2/2026). Berdasarkan data laman Logam Mulia, harga perak Antam menguat sebesar Rp 1.100 ke level Rp54.250 per gram. Kenaikan harga perak ini mengikuti tren bullish logam mulia di pasar global. Bagi investor yang mencari aset safe haven dengan harga lebih terjangkau dibanding emas, perak […]

  • Yusril Tegaskan WNI Masuk Militer Asing Tak Langsung Kehilangan Status Warga Negara

    Yusril Tegaskan WNI Masuk Militer Asing Tak Langsung Kehilangan Status Warga Negara

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan dinas militer negara asing tidak otomatis kehilangan status kewarganegaraan Republik Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menyusul munculnya pemberitaan terkait sejumlah WNI yang dikabarkan menjadi anggota militer asing. Di antaranya adalah […]

  • Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

    Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit di kisaran 8% – 12% pada tahun 2026 menjadi level paling ideal untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan di luar kisaran tersebut, justru bakal berisiko menekan ketahanan perbankan atau justru menahan laju pemulihan ekonomi. Asisten Gubernur BI Solikin M. Juhro mengatakan, target tersebut […]

  • Pasar Asia Tergelincir Meski Wall Street Menguat, Saham Amazon dan Nvidia Jadi Pendorong Utama

    Pasar Asia Tergelincir Meski Wall Street Menguat, Saham Amazon dan Nvidia Jadi Pendorong Utama

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham di kawasan Asia dan Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Selasa (4/11/2025), meskipun bursa Amerika Serikat (AS) atau Wall Street mencatat reli kuat yang dipimpin oleh saham-saham teknologi besar seperti Amazon dan Nvidia. Dikutip dari CNBC, reli di Wall Street didorong oleh lonjakan saham Amazon sebesar 4 persen setelah perusahaan menandatangani kesepakatan […]

  • AS Tunda Tarif Baru Chip China Sampai Juni 2027

    AS Tunda Tarif Baru Chip China Sampai Juni 2027

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR) akan menunda tarif tambahan produk semikonduktor asal China hingga Juni 2027. Pengumuman tersebut disampaikan setelah berakhirnya investigasi satu tahun oleh kantor perdagangan, dilakukan di tengah meredanya ketegangan antara AS dan China. Kantor tersebut mengatakan tingkat tarif tambahan awal akan dipertahankan pada nol persen selama 18 bulan, meski […]

expand_less