Jumat, 31 Jul 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Tembus US$111,78 per Barel

Harga Minyak Tembus US$111,78 per Barel

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali menanjak tajam pada Rabu, 29 April 2026, memperpanjang reli lebih dari sepekan terakhir. Kenaikan ini didorong eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan energi global.

Mengutip laporan Reuters, minyak mentah Brent kontrak Juni naik 0,47 persen menjadi US$111,78 per barel. Penguatan ini menandai kenaikan selama delapan hari berturut-turut, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas distribusi energi dunia.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,57 persen ke level US$100,50 per barel. Sehari sebelumnya, WTI melonjak 3,7 persen dan mencatat kenaikan dalam tujuh dari delapan sesi perdagangan terakhir.

Lonjakan harga dipicu rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperpanjang blokade terhadap Iran. Kebijakan ini, menurut laporan The Wall Street Journal, bertujuan menekan ekspor minyak Iran yang menjadi salah satu pemasok penting di pasar global.

Washington juga memperluas tekanan dengan membatasi aktivitas pelayaran dari dan menuju pelabuhan Iran. Langkah ini dinilai memperketat gangguan rantai pasok energi global.

“Jika blokade diperpanjang, gangguan pasokan akan semakin parah dan harga minyak berpotensi terus naik,” ujar analis Haitong Futures, Yang An.

Tekanan semakin kuat setelah penutupan Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Meski sempat diumumkan gencatan senjata antara Iran dan Israel, ketegangan di kawasan belum sepenuhnya mereda.

Di sisi lain, data industri menunjukkan penurunan stok minyak Amerika Serikat. Persediaan minyak mentah turun 1,79 juta barel dalam sepekan terakhir. Stok bensin anjlok hingga 8,47 juta barel, sementara distilat berkurang 2,6 juta barel.

Kombinasi faktor geopolitik dan penyusutan stok ini memperkuat sentimen bullish di pasar energi. Pelaku pasar kini mengantisipasi potensi kenaikan lanjutan jika konflik di Timur Tengah berlarut.

Bagi negara importir seperti Indonesia, lonjakan harga minyak berpotensi meningkatkan beban impor dan subsidi energi. Risiko inflasi juga mengintai seiring kenaikan harga bahan bakar di pasar global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nusron Wahid Tegaskan Lahan 16,4 Hektare di Makassar Sah Milik Jusuf Kalla

    Nusron Wahid Tegaskan Lahan 16,4 Hektare di Makassar Sah Milik Jusuf Kalla

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid angkat bicara terkait sengketa lahan antara Jusuf Kalla (JK) dan pihak GMTD di Makassar, Sulawesi Selatan. Nusron menegaskan bahwa berdasarkan data resmi, tanah seluas 16,4 hektare tersebut sah dimiliki oleh Jusuf Kalla melalui perusahaan miliknya, PT Hadji Kalla. “Di atas tanah tersebut […]

  • 7 Tren Baju Imlek 2026 Elegan Stylish

    7 Tren Baju Imlek 2026 Elegan Stylish

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang perayaan Imlek 2026, tren busana wanita kembali mengalami pembaruan. Pilihan pakaian tidak lagi terbatas pada model tradisional, melainkan hadir dengan sentuhan modern yang elegan dan fashionable. Tren ini memadukan unsur budaya Tionghoa dengan gaya kontemporer sehingga penampilan tetap sopan, anggun, dan relevan dengan gaya masa kini. Warna merah tetap menjadi pilihan utama […]

  • Ambruk di Penutupan! Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.966

    Ambruk di Penutupan! Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.966

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah ditutup melemah 127,5 poin atau 0,71 persen menjadi Rp17.966 per dolar AS pada perdagangan Rabu (3/6/2026) sore. Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS itu dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik. Dari eksternal, investor masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah. Ketegangan meningkat […]

  • Pemprov DKI Lanjutkan Bebas Pajak dan Ganjil Genap Mobil Listrik

    Pemprov DKI Lanjutkan Bebas Pajak dan Ganjil Genap Mobil Listrik

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tetap mempertahankan insentif bagi kendaraan listrik berbasis baterai, termasuk pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kepala Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta, Lusiana Herawati, mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri mengenai pemberian insentif fiskal kendaraan […]

  • Emas Digital Kompak Naik Tajam, Cek Update Disini!

    Emas Digital Kompak Naik Tajam, Cek Update Disini!

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas digital terpantau menguat pada perdagangan Senin (22/6/2026). Penguatan tersebut sejalan dengan pergerakan harga emas global serta tekanan pada nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sementara itu, minat masyarakat terhadap emas digital terus bertumbuh. Investasi pada emas digital makin populer karena dapat diakses secara online, fleksibel, dan bisa membeli emas […]

  • Harga Emas di Pegadaian Turun Lagi, Sekarang Dipatok Segini: Buruan!

    Harga Emas di Pegadaian Turun Lagi, Sekarang Dipatok Segini: Buruan!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian kembali merosot hari ini, Selasa (7/4/2026). Emas produksi anak perusahaan pegadaian, galeri24, kini dihargai Rp2.860.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.870.000 per gram. Sementara itu, emas UBS turun menjadi Rp 2.874.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.885.000 per gram. Penurunan harga ini berdasarkan data terbaru dari Pegadaian. Perlu menjadi […]

expand_less