Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Minyak Dunia Ambrol! Dari US$111 Kini Terseret ke US$92

Minyak Dunia Ambrol! Dari US$111 Kini Terseret ke US$92

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat pagi (29/5/2026), memperpanjang tren penurunan tajam yang terjadi sepanjang pekan ini. Tekanan jual semakin kuat, menandai perubahan arah signifikan di pasar energi global.

Berdasarkan data Refinitiv per pukul 09.35 WIB, harga minyak jenis Brent sebagai acuan global berada di level US$92,74 per barel, turun dari posisi Kamis yang masih di US$93,71 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat juga ikut terkoreksi. Harganya kini berada di level US$87,8 per barel, melemah dibandingkan sehari sebelumnya di US$88,9 per barel.

Penurunan ini mempertegas gejolak besar di pasar minyak dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya, pada 19 Mei 2026, harga Brent sempat menyentuh level tinggi US$111,28 per barel, sedangkan WTI mencapai US$107,77 per barel.

Namun dalam waktu kurang dari dua pekan, harga minyak mengalami koreksi tajam. Brent tercatat sudah anjlok hampir 17 persen, sementara WTI bahkan turun lebih dari 18 persen.

Pergerakan ekstrem ini mencerminkan perubahan sentimen pasar yang begitu cepat, dipengaruhi oleh berbagai faktor global. Mulai dari dinamika geopolitik hingga ekspektasi pasokan dan permintaan energi dunia.

Pelaku pasar kini mencermati perkembangan terbaru yang berpotensi mengubah arah harga minyak ke depan. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pasar energi diperkirakan tetap bergerak fluktuatif dalam waktu dekat.

Penurunan tajam itu datang setelah pasar mulai percaya risiko perang Iran yang berlangsung hampir tiga bulan mulai mereda. Reuters melaporkan Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata sekaligus membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, meski kesepakatan final masih menunggu persetujuan Presiden AS Donald Trump.

Pasar sejak awal memusatkan perhatian pada Selat Hormuz karena jalur laut tersebut menjadi lintasan sekitar seperlima pasokan minyak dunia serta pengiriman gas alam cair global. Selama konflik berlangsung, lalu lintas kapal di kawasan itu sempat menyusut drastis dan memicu lonjakan premi risiko geopolitik di pasar minyak.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hashim Ungkap Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Terkait Banjir Sumatra

    Hashim Ungkap Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Terkait Banjir Sumatra

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM -Hashim Djojohadikusumo sebut ada 4 dari 28 perusahaan yang izinnya dicabut pemerintah mengajukan keberatan kepada Presiden Prabowo Subianto. Keberatan itu disampaikan lantaran perusahaan menilai pencabutan izin tidak tepat sasaran. Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan keempat perusahaan tersebut menilai aktivitas usaha mereka tidak berada di wilayah terdampak banjir di Aceh, […]

  • Sejarah Bisnis Warner Bros yang akan Diakuisisi Netflix

    Sejarah Bisnis Warner Bros yang akan Diakuisisi Netflix

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar akuisisi Warner Bros oleh Netflix menjadi perbincangan. Sebab, akuisisi senilai US$ 72 miliar dan menanggung utang lebih dari US$ 10 miliar ini diyakini bakal mengubah landskap dunia hiburan. Warner Bros memiliki jejak panjang. Didirikan oleh empat bersaudara; Albert, Sam, Harry dan Jack pada 4 April 1923, WB telah menjelma menjadi studio film […]

  • Apakah Asam Lambung Bisa Sembuh Sendiri? Simak Penjelasanya 

    Apakah Asam Lambung Bisa Sembuh Sendiri? Simak Penjelasanya 

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banyak orang bertanya, apakah asam lambung bisa sembuh sendiri dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pulih sepenuhnya. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai Gastroesophageal Reflux Disease, yakni gangguan ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa tidak nyaman di dada atau ulu hati. Secara umum, asam lambung memang dapat membaik […]

  • BPJPH Gandeng BPS Perkuat Data Halal, Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

    BPJPH Gandeng BPS Perkuat Data Halal, Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik dalam rangka mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, khususnya melalui integrasi dan pemutakhiran data pelaku usaha halal nasional. Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa penguatan basis data menjadi langkah strategis dalam menghasilkan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran, terutama di tengah perluasan […]

  • Diakui Dunia, Kampung Mrican Yogyakarta Raih Penghargaan Tertinggi Ammodo

    Diakui Dunia, Kampung Mrican Yogyakarta Raih Penghargaan Tertinggi Ammodo

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Arsitektur yang bertanggung jawab secara sosial dan ekologis kini mendapat sorotan global. Dalam edisi kedua Ammodo Architecture Award 2025 yang diumumkan di Amsterdam Kamis (13/11/2025), sebuah proyek dari Indonesia, Kampung Mrican Phase 1, berhasil meraih penghargaan tertinggi, yaitu Social Architecture Award, mengalahkan ratusan karya dari 60 lebih negara. Penghargaan ini menegaskan praktik arsitektur […]

  • Ini Harga TBS Terbaru Provinsi Jambi, Naik Tipis

    Ini Harga TBS Terbaru Provinsi Jambi, Naik Tipis

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Perkebunan Provinsi Jambi bersama pihak terkait sudah memutuskan harga tandan buah segara (TBS) kelapa sawit terbaru pada Kamis (16/10). Harga TBS kelapa sawit Provinsi Jambi untuk periode 17-23 Oktober 2025 ini mengalami kenaikan tipis. Data yang Jambisnis.com peroleh dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Provinsi Jambi, kenaikan untuk harga TBS kelapa sawit […]

expand_less