Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Uzbekistan Resmi Gabung Bank BRICS, Siapkan Proyek Jumbo Rp79,7 Triliun

Uzbekistan Resmi Gabung Bank BRICS, Siapkan Proyek Jumbo Rp79,7 Triliun

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Uzbekistan resmi memperkuat langkah ekonominya di panggung internasional. Presiden Shavkat Mirziyoyev menandatangani undang-undang terkait keikutsertaan negara tersebut dalam New Development Bank atau NDB.

Penandatanganan aturan itu diumumkan melalui dokumen yang dipublikasikan dalam situs basis data legislasi nasional Uzbekistan pada Jumat (22/5/2026).

“Bergabung dengan perjanjian mengenai Bank Pembangunan Baru (Fortaleza, 2 Juli 2014),” demikian isi dokumen tersebut.

Fortaleza merupakan nama perjanjian yang menjadi dasar pembentukan NDB sebagai lembaga pembiayaan pembangunan milik blok BRICS.

Sebelumnya, pada April lalu, majelis rendah parlemen Uzbekistan telah mengesahkan undang-undang mengenai aksesi ke NDB. Persetujuan kemudian diberikan oleh senat pada Selasa (19/5/2026).

Majelis rendah parlemen menyebut keikutsertaan Uzbekistan dalam NDB diperkirakan akan membuka akses terhadap investasi alternatif dan skema pembiayaan preferensial guna mempercepat modernisasi ekonomi nasional.

Pemerintah Uzbekistan juga telah menyiapkan portofolio proyek bernilai besar untuk diajukan ke NDB. Kementerian Investasi, Industri, dan Perdagangan Uzbekistan menyebut nilai proyek yang disiapkan mencapai 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp79,7 triliun.

Dana tersebut direncanakan mengalir ke berbagai sektor strategis, mulai dari transportasi, energi, konstruksi hingga industri. Salah satu proyek besar yang diharapkan memperoleh dukungan pendanaan ialah pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di negara tersebut.

Uzbekistan sendiri telah menjadi negara mitra BRICS sejak 1 Januari 2025. Bergabungnya negara itu ke NDB dinilai menjadi langkah penting dalam memperluas akses pembiayaan pembangunan dan memperkuat posisi ekonomi negara di tingkat global.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Roti Awet Hingga 6 Bulan, Masih Aman Dikonsumsikah?

    Roti Awet Hingga 6 Bulan, Masih Aman Dikonsumsikah?

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Roti dengan masa simpan hingga enam bulan kerap menimbulkan pertanyaan di masyarakat: apakah masih aman dikonsumsi? Produk roti awet biasanya melalui proses pengolahan, pengemasan, dan penambahan bahan tertentu untuk memperpanjang daya tahan. Ahli Gizi sekaligus Ketua PD Asosiasi Dietisien Indonesia (Asdi) Jakarta Siti Dharma Azizah mengatakan, roti yang mengandung pengawet, dan legal alias […]

  • Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman Jelang Musim Tanam 2026

    Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman Jelang Musim Tanam 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan pupuk subsidi tetap aman menjelang musim tanam 2026. Kepastian ini disampaikan di tengah meningkatnya permintaan dan tingginya penebusan pupuk oleh petani pada awal tahun. Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengatakan perusahaan berkomitmen menjaga pasokan melalui optimalisasi produksi dan penguatan distribusi antarwilayah. “Pupuk Indonesia berkomitmen menjaga ketersediaan […]

  • 22 Emiten Umumkan Dividen 2025, BBRI hingga BBNI Paling Royal?

    22 Emiten Umumkan Dividen 2025, BBRI hingga BBNI Paling Royal?

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musim pembagian dividen tahun buku 2025 kembali memanaskan pasar modal domestik. Sebanyak 22 emiten telah mengumumkan rencana distribusi laba kepada pemegang saham, dengan sektor keuangan menjadi kontributor terbesar. Sejumlah bank jumbo seperti BBRI dan BBNI tampil dominan dalam pembagian dividen tahun ini. BBRI tercatat membagikan dividen hingga Rp52,10 triliun atau setara Rp346 per […]

  • Impor Benang Kapas Membanjir, Pemerintah Terapkan Bea Masuk untuk Lindungi Industri Dalam Negeri

    Impor Benang Kapas Membanjir, Pemerintah Terapkan Bea Masuk untuk Lindungi Industri Dalam Negeri

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi memberlakukan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) untuk impor benang kapas, sebagai langkah melindungi industri dalam negeri dari kerugian akibat lonjakan impor. Keputusan ini mencakup 27 nomor HS sesuai Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2022. Pengenaan BMTP berlaku selama tiga tahun, mulai 30 Oktober 2025 hingga 29 Oktober 2028. “Industri dalam negeri […]

  • Krisis Cabai! Tiga Pasar di Kota Jambi Kehabisan Stok, Harga Tembus Rp 100 Ribu

    Krisis Cabai! Tiga Pasar di Kota Jambi Kehabisan Stok, Harga Tembus Rp 100 Ribu

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di tiga pasar besar Kota Jambi, yakni Pasar Angso Duo, Pasar Talang Banjar, dan Pasar Rakyat Kasang, tercatat stabil untuk sebagian besar komoditas pada Minggu (16/11/2025). Namun, sejumlah komoditas seperti cabe merah besar, cabe merah kecil, dan cabe rawit merah mengalami kenaikan signifikan sehingga menjadi perhatian masyarakat. Data terbaru dari […]

  • Saat Ibu Bekerja, Anak Perempuan Punya Peluang Sekolah Lebih Tinggi

    Saat Ibu Bekerja, Anak Perempuan Punya Peluang Sekolah Lebih Tinggi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesempatan perempuan untuk bekerja tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi anak perempuan untuk mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi. Hal tersebut tergambar dari kisah Ai Rahmawati (39), warga Desa Pasirsalam, Kecamatan Mangunreja, yang berhasil menyekolahkan anak perempuannya hingga ke jenjang lebih tinggi. Di lingkungannya, kondisi tersebut […]

expand_less