Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Uzbekistan Resmi Gabung Bank BRICS, Siapkan Proyek Jumbo Rp79,7 Triliun

Uzbekistan Resmi Gabung Bank BRICS, Siapkan Proyek Jumbo Rp79,7 Triliun

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Uzbekistan resmi memperkuat langkah ekonominya di panggung internasional. Presiden Shavkat Mirziyoyev menandatangani undang-undang terkait keikutsertaan negara tersebut dalam New Development Bank atau NDB.

Penandatanganan aturan itu diumumkan melalui dokumen yang dipublikasikan dalam situs basis data legislasi nasional Uzbekistan pada Jumat (22/5/2026).

“Bergabung dengan perjanjian mengenai Bank Pembangunan Baru (Fortaleza, 2 Juli 2014),” demikian isi dokumen tersebut.

Fortaleza merupakan nama perjanjian yang menjadi dasar pembentukan NDB sebagai lembaga pembiayaan pembangunan milik blok BRICS.

Sebelumnya, pada April lalu, majelis rendah parlemen Uzbekistan telah mengesahkan undang-undang mengenai aksesi ke NDB. Persetujuan kemudian diberikan oleh senat pada Selasa (19/5/2026).

Majelis rendah parlemen menyebut keikutsertaan Uzbekistan dalam NDB diperkirakan akan membuka akses terhadap investasi alternatif dan skema pembiayaan preferensial guna mempercepat modernisasi ekonomi nasional.

Pemerintah Uzbekistan juga telah menyiapkan portofolio proyek bernilai besar untuk diajukan ke NDB. Kementerian Investasi, Industri, dan Perdagangan Uzbekistan menyebut nilai proyek yang disiapkan mencapai 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp79,7 triliun.

Dana tersebut direncanakan mengalir ke berbagai sektor strategis, mulai dari transportasi, energi, konstruksi hingga industri. Salah satu proyek besar yang diharapkan memperoleh dukungan pendanaan ialah pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di negara tersebut.

Uzbekistan sendiri telah menjadi negara mitra BRICS sejak 1 Januari 2025. Bergabungnya negara itu ke NDB dinilai menjadi langkah penting dalam memperluas akses pembiayaan pembangunan dan memperkuat posisi ekonomi negara di tingkat global.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertemu Raja Charles III, Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah Sumatra

    Bertemu Raja Charles III, Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah Sumatra

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Raja Charles III di London, Inggris, untuk membahas penguatan kerja sama konservasi gajah dan perlindungan habitat alaminya. Pertemuan tersebut berlangsung di sela agenda kenegaraan Prabowo saat menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan di Lancaster House, Rabu (21/1/2026). Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin menegaskan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan […]

  • Harga Perak Antam Hari Ini Meloncat Rp2.100

    Harga Perak Antam Hari Ini Meloncat Rp2.100

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali menguat signifikan pada Rabu, (25/3/2026). Kenaikan harga hari ini mengikuti harga emas Antam. Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam melesat Rp 2.100 menjadi Rp 46.550 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam ditetapkan Rp 44.450. Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram, dan perak butiran murni […]

  • Defisit APBN 2025 Capai Rp 560,3 Triliun, Menkeu Pastikan Masih dalam Batas Aman

    Defisit APBN 2025 Capai Rp 560,3 Triliun, Menkeu Pastikan Masih dalam Batas Aman

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 November 2025 mencatatkan defisit sebesar Rp 560,3 triliun atau setara 2,35 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Pemerintah memastikan angka tersebut masih berada dalam batas aman dan sesuai dengan kerangka kebijakan fiskal yang telah ditetapkan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, defisit terjadi seiring […]

  • Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

    Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memastikan bahwa Danantara Indonesia akan ikut terlibat dalam proyek pengembangan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah Fase 2. Proyek strategis nasional yang menjadi tulang punggung hilirisasi aluminium itu membutuhkan investasi besar, yakni antara USD 700–800 juta atau setara Rp 11,6–13,3 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Direktur […]

  • Rupiah Menguat! Cek Kurs Dolar AS Hari Ini di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

    Rupiah Menguat! Cek Kurs Dolar AS Hari Ini di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angin segar akhirnya berembus ke rupiah. Setelah sempat loyo pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.911 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut menguat 6 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.917 […]

  • Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.749 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS melemah 0,06% ke 99,53. Sementara itu, sejumlah mata uang di kawasan Asia dibuka bervariasi. Mata uang yen […]

expand_less