Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Bertemu Raja Charles III, Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah Sumatra

Bertemu Raja Charles III, Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah Sumatra

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Raja Charles III di London, Inggris, untuk membahas penguatan kerja sama konservasi gajah dan perlindungan habitat alaminya. Pertemuan tersebut berlangsung di sela agenda kenegaraan Prabowo saat menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan di Lancaster House, Rabu (21/1/2026).

Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin menegaskan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, diplomasi lingkungan, serta kolaborasi lintas negara untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan pelestarian keanekaragaman hayati.

“Pertemuan kedua pemimpin ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong agenda pembangunan berkelanjutan dan penguatan diplomasi lingkungan,” demikian keterangan Sekretariat Kabinet dalam unggahan resmi Instagram, Kamis (22/1/2026).

Mengutip siaran pers Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, forum filantropi tersebut dipandu oleh Menteri Inggris untuk Kawasan Indo-Pasifik Seema Malhotra dan Utusan Khusus Presiden Indonesia untuk Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo. Forum ini bertujuan menghimpun dukungan internasional bagi konservasi keanekaragaman hayati dan lanskap unik Indonesia.

Salah satu fokus utama diskusi adalah Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI), program konservasi gajah Sumatra di Provinsi Aceh yang dipimpin Indonesia. Inisiatif ini menggabungkan perlindungan gajah, rehabilitasi hutan, agroforestri berkelanjutan, serta pengembangan ekonomi lokal berbasis masyarakat.

Raja Charles III, yang juga pendiri Circular Bioeconomy Alliance (CBA), menghadiri resepsi forum tersebut. Organisasi ini berperan mendorong transisi menuju ekonomi berbasis alam yang menempatkan pelestarian lingkungan sebagai pusat pembangunan.

Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menyatakan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, cakupan program PECI telah diperluas hingga 90.000 hektare sejak Agustus 2025. Program ini didukung penuh Pemerintah Inggris serta kolaborasi dengan WWF-Indonesia dan PT Tusam Hutani Lestari.

“PECI akan berfokus pada pengembangan agroforestri, ekowisata berbasis konservasi, serta implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai model konservasi nasional,” ujar Raja Juli.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saatnya Kolektor dan Investor Berburu, Perak Antam Turun Harga

    Saatnya Kolektor dan Investor Berburu, Perak Antam Turun Harga

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali menunjukkan penurunan pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Kondisi ini membuka peluang bagi masyarakat, khususnya kolektor dan investor logam mulia, untuk masuk di harga yang lebih rendah. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun sebesar Rp450 menjadi Rp47.000 per gram. Penurunan ini melanjutkan tren […]

  • Harga BBM Resmi Naik Hari Ini 1 Desember 2025, Pertamax Cs Melonjak di Semua SPBU

    Harga BBM Resmi Naik Hari Ini 1 Desember 2025, Pertamax Cs Melonjak di Semua SPBU

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di seluruh SPBU Indonesia resmi naik per 1 Desember 2025. Kenaikan dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga serta SPBU swasta seperti BP-AKR, Shell, hingga Vivo. Untuk wilayah DKI Jakarta, Pertamax (RON 92) kini naik menjadi Rp 12.750 per liter dari sebelumnya Rp 12.200 per liter. Pertamax […]

  • Krisis Cabai! Tiga Pasar di Kota Jambi Kehabisan Stok, Harga Tembus Rp 100 Ribu

    Krisis Cabai! Tiga Pasar di Kota Jambi Kehabisan Stok, Harga Tembus Rp 100 Ribu

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di tiga pasar besar Kota Jambi, yakni Pasar Angso Duo, Pasar Talang Banjar, dan Pasar Rakyat Kasang, tercatat stabil untuk sebagian besar komoditas pada Minggu (16/11/2025). Namun, sejumlah komoditas seperti cabe merah besar, cabe merah kecil, dan cabe rawit merah mengalami kenaikan signifikan sehingga menjadi perhatian masyarakat. Data terbaru dari […]

  • Rupiah Ngegas Pagi Ini! Loncat 54 Poin, Sentuh Rp18.134 per Dolar AS

    Rupiah Ngegas Pagi Ini! Loncat 54 Poin, Sentuh Rp18.134 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angin segar berembus ke dunia usaha. Nilai tukar rupiah pada Selasa (9/6/2026) pagi dibuka menguat 54 poin atau 0,29 persen ke level Rp18.134 per dolar AS, dari sebelumnya Rp18.188 per dolar AS. Penguatan ini langsung direspons pelaku usaha di Jambi. Sejumlah pengusaha mengaku mulai melihat celah untuk menekan biaya produksi, terutama yang bergantung […]

  • Listrik di Sumut dan Aceh Masih Terputus Akibat Banjir, Sumbar Mulai Pulih

    Listrik di Sumut dan Aceh Masih Terputus Akibat Banjir, Sumbar Mulai Pulih

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa sambungan listrik di Sumatera Barat (Sumbar) mulai pulih, sementara di Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh masih terputus akibat bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan tersebut. “Di Aceh masih terputus, di Sumatera Utara terputus, Sumatera Barat sudah terjadi pemulihan,” ujar Yuliot […]

  • Hingga Februari, 4 Juta Bidang Tanah Belum Bersertifikat

    Hingga Februari, 4 Juta Bidang Tanah Belum Bersertifikat

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat sebanyak 122 juta bidang tanah telah bersertifikat dari total sekitar 126 juta bidang tanah di Indonesia. Pemerintah kini mengejar penyelesaian sertifikasi terhadap sisa sekitar 4 juta bidang tanah. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, mengatakan percepatan sertifikasi merupakan proses yang berjalan secara alami […]

expand_less