Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Pertamina Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Ekspor Lewat Trade Expo Indonesia 2025

Pertamina Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Ekspor Lewat Trade Expo Indonesia 2025

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) memperkuat perannya di sektor ekonomi rakyat dengan membawa 45 pelaku UMKM binaan unggulan berpartisipasi dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di Tangerang, Banten, pada 15–19 Oktober 2025.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menuturkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses pasar bagi produk lokal agar mampu bersaing di tingkat global.

“Kami optimistis produk UMKM binaan Pertamina dapat menembus pasar ekspor dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Fadjar dalam keterangan resmi, Rabu (15/10/2025).

Menurutnya, keterlibatan UMKM binaan Pertamina dalam pameran dagang berskala internasional ini menjadi bukti sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun fondasi ekonomi yang berdaya saing tinggi.

Dari Energi ke Pemberdayaan Ekonomi

Tidak hanya berperan sebagai perusahaan energi, Pertamina kini juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini difokuskan pada pembinaan UMKM agar mampu naik kelas dan bertransformasi menjadi pelaku usaha berorientasi ekspor.

Fadjar menjelaskan, produk yang dibawa ke TEI 2025 mencakup berbagai sektor potensial seperti kerajinan, dekorasi, fashion (batik, tenun, modest wear), serta makanan olahan dan komoditas unggulan daerah.

“Keikutsertaan mereka tidak sekadar memamerkan produk, tapi juga memperkenalkan kualitas dan kreativitas bangsa kepada pasar internasional,” tambahnya.

Proses Kurasi dan Penguatan Kapasitas

Sebelum tampil di TEI, seluruh UMKM binaan Pertamina telah melalui proses seleksi ketat sejak April 2025. Kurasi dilakukan dengan menilai aspek kualitas produk, legalitas usaha, kapasitas produksi, kesiapan ekspor, hingga strategi branding dan pemasaran digital.

Selain seleksi, Pertamina juga memberikan pendampingan intensif melalui program UMK Academy, termasuk pelatihan branding, packaging, storytelling produk, serta coaching clinic ekspor yang bekerja sama dengan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Ekspor Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan.

Pelatihan tersebut membekali pelaku usaha dengan pemahaman tentang regulasi perdagangan internasional, standar kualitas global, penghitungan harga ekspor, dan strategi penetrasi pasar luar negeri.

Strategi Bisnis Dua Arah: Ekspor dan Retail

Pertamina menilai strategi pengembangan UMKM tidak cukup hanya fokus pada ekspor, tetapi juga pada penguatan jaringan retail domestik. Dengan pendekatan dua arah ini, UMKM dapat memperluas pangsa pasar sekaligus memperkuat merek di dalam negeri.

“Kami ingin UMKM binaan memiliki daya saing tinggi, berorientasi ekspor, namun juga mampu menjaga keberlanjutan bisnis di pasar lokal,” tutup Fadjar.

Langkah Pertamina ini menjadi contoh nyata bagaimana korporasi besar dapat berperan aktif dalam ekosistem ekonomi nasional, dengan tidak hanya mendorong investasi energi, tetapi juga memperluas nilai tambah melalui pemberdayaan sektor riil berbasis UMKM.

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hingga September 2025, Pajak Digital Tembus Rp 10,21 Triliun

    Hingga September 2025, Pajak Digital Tembus Rp 10,21 Triliun

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor digital kini menjadi penggerak baru penerimaan pajak Indonesia. Dari sektor ini pemerintah telah menghimpun pajak senilai Rp 10,21 triliun sepanjang Januari hingga September 2025. Hal itu disampaikan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rosmauli dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (23/10/2025). Secara rinci, penerimaan dari pajak pertambahan […]

  • Iran Ancam Serang Reaktor Nuklir Dimona Israel, Konflik Timur Tengah Kian Memanas

    Iran Ancam Serang Reaktor Nuklir Dimona Israel, Konflik Timur Tengah Kian Memanas

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin meningkat setelah Iran mengancam akan menargetkan fasilitas nuklir milik Israel sebagai serangan balasan. Kantor berita semi-resmi Iran melaporkan seorang pejabat militer menyatakan bahwa Teheran mempertimbangkan menyerang reaktor nuklir di Dimona, yang selama ini diyakini sebagai pusat pengembangan program senjata nuklir Israel. Fasilitas tersebut berada di Shimon Peres […]

  • IHSG Berpotensi Naik, Ini Pilihan Sahamnya

    IHSG Berpotensi Naik, Ini Pilihan Sahamnya

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan hari ini, Selasa (9/12/2025), meski tetap membuka peluang koreksi minor ke kisaran 8.565–8.680. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menguat 0,90 persen ke level 8.710 disertai volume pembelian yang meningkat. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menilai IHSG masih tertahan oleh area resistance […]

  • Versi Apindo UMP 2026 Naik Sekitar 4,2 Persen, KSPI Ingin Minimal 6,5 Persen

    Versi Apindo UMP 2026 Naik Sekitar 4,2 Persen, KSPI Ingin Minimal 6,5 Persen

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Keinginan buruh agar UMP 2026 naik minimal 6,5 persen tampaknya tak menemui jalan lempang. Keinginan itu berbeda dengan perkiraan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang ingin upah minimum provinsi (UMP) tahun 2026 tidak melonjak signifikan. Apindo memperkirakan kenaikan UMP tahun depan akan mentok di kisaran 4,2%. Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menegaskan bahwa […]

  • Rupiah Pagi Ini Melemah ke Level Rp16.996 per dolar AS

    Rupiah Pagi Ini Melemah ke Level Rp16.996 per dolar AS

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp16.996 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Senin (6/4/2026). Pelemahan ini dipicu tekanan global seiring meningkatnya tensi geopolitik AS-Iran dan penguatan dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, rupiah melemah 16 poin atau 0,09 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp16.980 per dolar AS. Adapun […]

  • Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers Sepekan 10–14 November 2025, IHSG Terkoreksi 0,29%

    Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers Sepekan 10–14 November 2025, IHSG Terkoreksi 0,29%

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pelemahan sepanjang pekan perdagangan 10–14 November 2025. Meski investor asing kembali melakukan aksi beli, tekanan jual di sejumlah sektor membuat IHSG terkoreksi 0,29% ke level 8.370,43. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bergerak pada kisaran level tertinggi 8.478,14 dan terendah 8.339,39 selama sepekan. Adapun kapitalisasi pasar […]

expand_less