Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Mengapa 83% Rudal Iran Justru Hantam Negara Arab, Bukan Israel-AS? Ini Motif Sebenarnya

Mengapa 83% Rudal Iran Justru Hantam Negara Arab, Bukan Israel-AS? Ini Motif Sebenarnya

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang telah berlangsung hampir sebulan memunculkan fakta mengejutkan. Alih-alih fokus menyerang musuh utamanya, sebagian besar rudal dan drone Iran justru menghantam negara-negara Arab di kawasan Teluk.

Laporan lembaga berbasis di Washington DC, Stimson Center, mengungkap sekitar 83 persen serangan Iran sejak pecahnya perang pada 28 Februari 2026 menyasar negara anggota Gulf Cooperation Council. Negara-negara tersebut selama ini dikenal sebagai sekutu dekat Washington.

Total tercatat 4.391 serangan menghantam kawasan Teluk, jauh melampaui serangan langsung ke Israel yang hanya mencapai sekitar 17 persen atau 930 serangan.

Negara yang paling terdampak adalah Uni Emirat Arab dengan lebih dari 2.100 serangan, disusul Arab Saudi yang menerima ratusan serangan drone dan rudal.

Serangan Iran ke negara-negara Arab bukan tanpa alasan. Teheran disebut menargetkan pangkalan militer dan aset Amerika Serikat yang tersebar di kawasan tersebut. Namun karena fasilitas itu berada di wilayah negara Arab, dampaknya pun ikut dirasakan oleh negara tuan rumah.

Direktur Council for Arab-British Understanding, Chris Doyle, menilai klaim Iran yang hanya menyasar target militer tidak sepenuhnya benar.

“Iran jelas juga menyerang infrastruktur sipil penting. Ini membuat klaim mereka sulit dipercaya,” ujarnya seperti dikutip dari Arab News.

Pengamat menilai strategi Iran adalah membuka banyak front konflik sekaligus. Dengan memperluas medan serangan hingga belasan negara, Iran berupaya memaksa AS menghadapi tekanan militer dan ekonomi yang besar.

Tujuannya jelas: mempercepat tekanan agar Amerika Serikat kembali ke meja negosiasi.

Analis dari New Lines Institute, Caroline Rose, menyebut strategi ini juga bertujuan mengguncang stabilitas kawasan secara cepat.

“Iran ingin negara-negara Teluk menekan AS agar menghentikan perang dan menjauh dari Israel,” kata Rose.

Namun strategi tersebut berisiko menjadi bumerang. Sejumlah negara Arab justru mempererat kerja sama militer dengan AS, bahkan membuka kembali akses bagi pasukan Amerika untuk beroperasi di wilayah mereka.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Menjadi Rp36.295 per Gram Hari Ini

    Harga Perak Antam Menjadi Rp36.295 per Gram Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni Antam merosot pada perdagangan Kamis (4/12/2025). Kali ini harga perak Antam merosot sebesar Rp 50 menjadi Rp 36.295 per gram. Harga perak murni dengan berat 250 gram sekarang ini mencapai Rp 9.473.750, dengan harga yang termasuk PPN 11% menjadi Rp 10.515.863. Sedangkan yang berat 500 gram sebesar Rp 18.147.500, termasuk […]

  • RI Genjot Proyek E10, Etanol dari Molase Jadi ‘Bensin Hijau’ Pengganti BBM Impor

    RI Genjot Proyek E10, Etanol dari Molase Jadi ‘Bensin Hijau’ Pengganti BBM Impor

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia semakin serius mengembangkan energi hijau lewat program E10, yakni pencampuran etanol 10% ke dalam BBM. Langkah ini diharapkan mampu menekan impor minyak dan emisi karbon nasional, sejalan dengan target transisi energi bersih. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana kebijakan E10 merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo […]

  • 27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mengonfirmasi bahwa sekitar 27.000 hektare lahan padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terdampak banjir besar yang terjadi sejak akhir November 2025. Dari total tersebut, 385 hektare dipastikan mengalami kerusakan berat atau puso, sementara sekitar 200 hektare lahan jagung turut terdampak. Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan angka tersebut berasal […]

  • Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

    Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bursah Zarnubi mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang memangkas anggaran transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan adanya gejala resentralisasi fiskal di Indonesia. Dalam rancangan APBN 2026, pagu TKD hanya mencapai Rp699 triliun, turun signifikan dari outlook 2025 sebesar Rp864 triliun. Padahal, […]

  • American Style Naik Daun, Konsep Interior yang Satukan Elegan dan Nyaman

    American Style Naik Daun, Konsep Interior yang Satukan Elegan dan Nyaman

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konsep desain interior bergaya American Style semakin diminati karena mampu menghadirkan suasana rumah yang elegan tanpa menghilangkan kesan nyaman dan hangat. Gaya ini dikenal memadukan nuansa klasik dengan fungsi ruang yang tetap terasa akrab bagi penghuninya. American Style berakar dari tradisi desain Eropa yang dibawa para pemukim ke Amerika Serikat. Seiring waktu, konsep […]

  • Penulis

    Membaca Luka Lewat Cerita, Bincang Penulis Novel Bengawan Kekasih

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kalian yang belum memiliki agenda, Sabtu (31/1) siang, acara satu ini layak untuk masuk ke agenda kamu. Apalagi kalau kalian ingin melihat Jambi melalui fiksi yang lahir dari penulis Jambi. Sabtu ini, ada acara Bincang Penulis bertema “Bicara Tentang Luka dan Lokalitas Lewat Cerita” bersama penulis Jambi, Meiliana K Tansri. Tempatnya di Paviliun […]

expand_less