Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Apple Kembali Jadi Raja Smartphone Dunia, Produsen China Tergeser

Apple Kembali Jadi Raja Smartphone Dunia, Produsen China Tergeser

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pasar smartphone global menunjukkan tanda pemulihan dan stabilisasi pascapandemi. Sepanjang 2025, industri ponsel pintar dunia mencatat pertumbuhan positif, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap perangkat premium dan meluasnya adopsi teknologi 5G di negara-negara berkembang.

Berdasarkan laporan firma riset Counterpoint, pasar smartphone global tumbuh 2 persen secara tahunan (year on year/YoY) sepanjang 2025. Pertumbuhan tersebut ditopang strategi pemasaran yang agresif, kemudahan skema pembelian, serta keputusan konsumen untuk mengganti perangkat lama dengan ponsel kelas atas.

“Sepanjang 2025, pasar smartphone melanjutkan tren ke segmen harga yang lebih tinggi, didorong konsumen yang memilih melakukan upgrade ke perangkat premium,” ujar Senior Analyst Counterpoint, Shilpi Jain, Rabu (14/1/2026).

Di tengah dinamika tersebut, Apple kembali merebut posisi puncak sebagai produsen smartphone terbesar dunia. Peluncuran iPhone 17 menjadi momentum kebangkitan Apple setelah sempat tertekan pada generasi sebelumnya.

Counterpoint mencatat, Apple membukukan pertumbuhan 10 persen YoY dengan pangsa pasar mencapai 20 persen sepanjang 2025. Pertumbuhan ini didorong meningkatnya permintaan di negara berkembang serta portofolio produk yang dinilai semakin kompetitif.

“Ekspansi Apple di pasar berkembang dan bauran produk yang lebih kuat menjadi kunci pertumbuhan perusahaan sepanjang 2025,” kata Senior Analyst Counterpoint, Varun Mishra.

Sementara itu, Samsung yang sempat menduduki posisi teratas pada 2024 harus turun ke peringkat kedua. Meski demikian, produsen asal Korea Selatan itu masih mencatat pertumbuhan positif sebesar 5 persen dengan pangsa pasar 19 persen.

Di posisi berikutnya, Xiaomi mencatatkan kinerja relatif stagnan. Pangsa pasar perusahaan asal China itu berada di level 13 persen, sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya. Tren ini mencerminkan tekanan yang dihadapi produsen China di tengah pergeseran pasar ke segmen premium.

Produsen lain seperti Vivo dan Oppo juga menghadapi tantangan. Vivo mencatat pertumbuhan tipis sebesar 3 persen YoY dengan pangsa pasar 8 persen, sementara Oppo mengalami kontraksi 4 persen YoY, menjadikannya penutup daftar lima besar produsen smartphone dunia.

Counterpoint menilai, pertumbuhan pasar smartphone global tidak terjadi secara merata. Negara-negara seperti Jepang, Timur Tengah, Afrika, dan sejumlah kawasan Asia mencatat pertumbuhan signifikan, yang mampu mengimbangi pasar-pasar matang yang cenderung stagnan.

Tren ini menunjukkan bahwa dominasi smartphone premium kian menguat, dengan Apple dan Samsung tetap menjadi pemain utama di puncak industri, sementara produsen China menghadapi tekanan untuk beradaptasi dengan perubahan selera konsumen global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • IIMS 2026 Resmi Dibuka, Tiket Masuk Dibanderol Mulai Rp50 Ribu

    IIMS 2026 Resmi Dibuka, Tiket Masuk Dibanderol Mulai Rp50 Ribu

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi digelar mulai Kamis, 5 Februari 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Ajang tahunan ini akan berlangsung hingga 15 Februari 2026 dengan harga tiket masuk yang dibanderol mulai Rp50 ribu. Penyelenggara IIMS, Dyandra Promosindo, memastikan harga tiket tahun ini tidak mengalami kenaikan. Tiket reguler Rp50 […]

  • Harga Emas di Pegadaian: UBS dan Galeri24 Stagnan

    Harga Emas di Pegadaian: UBS dan Galeri24 Stagnan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi UBS dan Galeri24 di Pegadaian terpantau stabil pada perdagangan Senin, (16/3/2026). Keduanya stagnan dari harga yang ditunjukkan di laman resmi Sahabat Pegadaian pada Minggu pagi. Harga emas UBS dipatok Rp 3.026.000 dan harga emas Galeri24 dibanderol Rp 3.012.000 per gram. Harga jual emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian sewaktu-waktu bisa […]

  • Update Harga Sembako Pasar Kasang Jambi: Cabai Merah Kecil Turun, Beras dan Daging Stabil

    Update Harga Sembako Pasar Kasang Jambi: Cabai Merah Kecil Turun, Beras dan Daging Stabil

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan 15 Januari 2026. Dari pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya sebagian kecil komoditas yang mengalami perubahan harga, sementara mayoritas sembako masih bertahan di level sebelumnya. Penurunan harga tercatat pada cabai merah kecil yang turun sebesar 12 persen […]

  • Era Prabowo, Dana Riset Kemendiktisaintek Melonjak 218 Persen

    Era Prabowo, Dana Riset Kemendiktisaintek Melonjak 218 Persen

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengungkapkan bahwa dana riset mengalami kenaikan signifikan hingga 218 persen pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Stella, lonjakan anggaran tersebut terjadi hanya dalam kurun waktu satu tahun dan menjadi bukti kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor riset dan inovasi nasional. “Di bawah […]

  • 9 Minuman Es Segar untuk Buka Puasa, Manis dan Melepas Dahaga

    9 Minuman Es Segar untuk Buka Puasa, Manis dan Melepas Dahaga

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Minuman es selalu menjadi pilihan favorit saat waktu berbuka puasa tiba. Sensasi manis dan segarnya mampu mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan dahaga selama Ramadan. Beragam minuman es tradisional dari berbagai daerah di Indonesia pun kerap hadir sebagai menu takjil. Mulai dari berbahan santan dan gula merah hingga perpaduan buah segar dan […]

  • Kerinci Hanya Terima Rp12 Miliar Investasi, Tapi Ekonominya Tetap Tumbuh 4,32 Persen

    Kerinci Hanya Terima Rp12 Miliar Investasi, Tapi Ekonominya Tetap Tumbuh 4,32 Persen

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabupaten Kerinci mencatat realisasi investasi sekitar Rp12 miliar hingga Triwulan II 2026, menjadi yang terendah dalam rekap investasi kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Meski demikian, ekonomi Kerinci tetap tumbuh 4,32 persen secara tahunan (yoy) pada Triwulan I 2026. Pada periode yang sama, Kerinci menyumbang 4,51 persen terhadap distribusi PDRB Provinsi Jambi. Angka ini menunjukkan […]

expand_less