Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Apple Kembali Jadi Raja Smartphone Dunia, Produsen China Tergeser

Apple Kembali Jadi Raja Smartphone Dunia, Produsen China Tergeser

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pasar smartphone global menunjukkan tanda pemulihan dan stabilisasi pascapandemi. Sepanjang 2025, industri ponsel pintar dunia mencatat pertumbuhan positif, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap perangkat premium dan meluasnya adopsi teknologi 5G di negara-negara berkembang.

Berdasarkan laporan firma riset Counterpoint, pasar smartphone global tumbuh 2 persen secara tahunan (year on year/YoY) sepanjang 2025. Pertumbuhan tersebut ditopang strategi pemasaran yang agresif, kemudahan skema pembelian, serta keputusan konsumen untuk mengganti perangkat lama dengan ponsel kelas atas.

“Sepanjang 2025, pasar smartphone melanjutkan tren ke segmen harga yang lebih tinggi, didorong konsumen yang memilih melakukan upgrade ke perangkat premium,” ujar Senior Analyst Counterpoint, Shilpi Jain, Rabu (14/1/2026).

Di tengah dinamika tersebut, Apple kembali merebut posisi puncak sebagai produsen smartphone terbesar dunia. Peluncuran iPhone 17 menjadi momentum kebangkitan Apple setelah sempat tertekan pada generasi sebelumnya.

Counterpoint mencatat, Apple membukukan pertumbuhan 10 persen YoY dengan pangsa pasar mencapai 20 persen sepanjang 2025. Pertumbuhan ini didorong meningkatnya permintaan di negara berkembang serta portofolio produk yang dinilai semakin kompetitif.

“Ekspansi Apple di pasar berkembang dan bauran produk yang lebih kuat menjadi kunci pertumbuhan perusahaan sepanjang 2025,” kata Senior Analyst Counterpoint, Varun Mishra.

Sementara itu, Samsung yang sempat menduduki posisi teratas pada 2024 harus turun ke peringkat kedua. Meski demikian, produsen asal Korea Selatan itu masih mencatat pertumbuhan positif sebesar 5 persen dengan pangsa pasar 19 persen.

Di posisi berikutnya, Xiaomi mencatatkan kinerja relatif stagnan. Pangsa pasar perusahaan asal China itu berada di level 13 persen, sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya. Tren ini mencerminkan tekanan yang dihadapi produsen China di tengah pergeseran pasar ke segmen premium.

Produsen lain seperti Vivo dan Oppo juga menghadapi tantangan. Vivo mencatat pertumbuhan tipis sebesar 3 persen YoY dengan pangsa pasar 8 persen, sementara Oppo mengalami kontraksi 4 persen YoY, menjadikannya penutup daftar lima besar produsen smartphone dunia.

Counterpoint menilai, pertumbuhan pasar smartphone global tidak terjadi secara merata. Negara-negara seperti Jepang, Timur Tengah, Afrika, dan sejumlah kawasan Asia mencatat pertumbuhan signifikan, yang mampu mengimbangi pasar-pasar matang yang cenderung stagnan.

Tren ini menunjukkan bahwa dominasi smartphone premium kian menguat, dengan Apple dan Samsung tetap menjadi pemain utama di puncak industri, sementara produsen China menghadapi tekanan untuk beradaptasi dengan perubahan selera konsumen global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

    AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan resmi merilis rincian kesepakatan dagang besar senilai USD 350 miliar pada Jumat (14/11). Kesepakatan ini mencakup investasi raksasa Korea Selatan di AS, pemangkasan tarif impor, hingga kolaborasi strategis di sektor pertahanan, energi nuklir, dan kecerdasan buatan. Kesepakatan tersebut diumumkan setelah pertemuan Oktober lalu antara Presiden Korea Selatan […]

  • Ikuti Bursa Kawasan Asia dan Global, IHSG Melemah

    Ikuti Bursa Kawasan Asia dan Global, IHSG Melemah

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global. IHSG melemah 88,21 poin atau 1,07 persen ke posisi 8.169,65 pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (13/10/2025). Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,45 poin atau 1,19 persen ke posisi 784,16. […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Turun pada Komoditas Cabe Merah, Lainnya Stabil

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Turun pada Komoditas Cabe Merah, Lainnya Stabil

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi pada Selasa (9/12/2025) mayoritas terpantau stabil. Berdasarkan data SIHARKO Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hampir seluruh komoditas pangan tidak menunjukkan perubahan signifikan, kecuali cabai merah besar yang mengalami penurunan. Saat ini, harga beras belido dijual Rp15.000 per kilogram, sementara beras operasi pasar Bulog […]

  • Satgas PRR Rampungkan 357 Hunian Tetap Pascabencana Sumatera, Progres Naik 43,9 Persen dalam Tiga Hari

    Satgas PRR Rampungkan 357 Hunian Tetap Pascabencana Sumatera, Progres Naik 43,9 Persen dalam Tiga Hari

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana hidrometeorologi. Hingga 11 Mei 2026, sebanyak 357 unit huntap telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak. Data tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan capaian pada 8 Mei 2026 yang masih berada di angka 248 unit. Dalam rentang […]

  • Belasan Siswa di TTU Diduga Keracunan MBG, Hasil Uji Laboratorium Tak Kunjung Keluar

    Belasan Siswa di TTU Diduga Keracunan MBG, Hasil Uji Laboratorium Tak Kunjung Keluar

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan keracunan yang dialami belasan siswa sekolah dasar usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan TTU, Basilius Haumein, mengatakan hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan muntahan siswa belum dirilis […]

  • Umrah Mandiri Bisa Hilangkan 4,2 Juta Lapangan Kerja, Ini Penjelasan Amphuri dan MUI

    Umrah Mandiri Bisa Hilangkan 4,2 Juta Lapangan Kerja, Ini Penjelasan Amphuri dan MUI

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan pemerintah yang melegalkan umrah mandiri menuai beragam reaksi. Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) menilai aturan baru tersebut berpotensi mengancam keberlangsungan sekitar 4,2 juta lapangan kerja di Indonesia yang selama ini bergantung pada industri perjalanan ibadah. Sekretaris Jenderal Amphuri, Zaky Zakariya, menjelaskan bahwa legalisasi umrah mandiri memungkinkan platform global […]

expand_less