Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Apple Kembali Jadi Raja Smartphone Dunia, Produsen China Tergeser

Apple Kembali Jadi Raja Smartphone Dunia, Produsen China Tergeser

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pasar smartphone global menunjukkan tanda pemulihan dan stabilisasi pascapandemi. Sepanjang 2025, industri ponsel pintar dunia mencatat pertumbuhan positif, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap perangkat premium dan meluasnya adopsi teknologi 5G di negara-negara berkembang.

Berdasarkan laporan firma riset Counterpoint, pasar smartphone global tumbuh 2 persen secara tahunan (year on year/YoY) sepanjang 2025. Pertumbuhan tersebut ditopang strategi pemasaran yang agresif, kemudahan skema pembelian, serta keputusan konsumen untuk mengganti perangkat lama dengan ponsel kelas atas.

“Sepanjang 2025, pasar smartphone melanjutkan tren ke segmen harga yang lebih tinggi, didorong konsumen yang memilih melakukan upgrade ke perangkat premium,” ujar Senior Analyst Counterpoint, Shilpi Jain, Rabu (14/1/2026).

Di tengah dinamika tersebut, Apple kembali merebut posisi puncak sebagai produsen smartphone terbesar dunia. Peluncuran iPhone 17 menjadi momentum kebangkitan Apple setelah sempat tertekan pada generasi sebelumnya.

Counterpoint mencatat, Apple membukukan pertumbuhan 10 persen YoY dengan pangsa pasar mencapai 20 persen sepanjang 2025. Pertumbuhan ini didorong meningkatnya permintaan di negara berkembang serta portofolio produk yang dinilai semakin kompetitif.

“Ekspansi Apple di pasar berkembang dan bauran produk yang lebih kuat menjadi kunci pertumbuhan perusahaan sepanjang 2025,” kata Senior Analyst Counterpoint, Varun Mishra.

Sementara itu, Samsung yang sempat menduduki posisi teratas pada 2024 harus turun ke peringkat kedua. Meski demikian, produsen asal Korea Selatan itu masih mencatat pertumbuhan positif sebesar 5 persen dengan pangsa pasar 19 persen.

Di posisi berikutnya, Xiaomi mencatatkan kinerja relatif stagnan. Pangsa pasar perusahaan asal China itu berada di level 13 persen, sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya. Tren ini mencerminkan tekanan yang dihadapi produsen China di tengah pergeseran pasar ke segmen premium.

Produsen lain seperti Vivo dan Oppo juga menghadapi tantangan. Vivo mencatat pertumbuhan tipis sebesar 3 persen YoY dengan pangsa pasar 8 persen, sementara Oppo mengalami kontraksi 4 persen YoY, menjadikannya penutup daftar lima besar produsen smartphone dunia.

Counterpoint menilai, pertumbuhan pasar smartphone global tidak terjadi secara merata. Negara-negara seperti Jepang, Timur Tengah, Afrika, dan sejumlah kawasan Asia mencatat pertumbuhan signifikan, yang mampu mengimbangi pasar-pasar matang yang cenderung stagnan.

Tren ini menunjukkan bahwa dominasi smartphone premium kian menguat, dengan Apple dan Samsung tetap menjadi pemain utama di puncak industri, sementara produsen China menghadapi tekanan untuk beradaptasi dengan perubahan selera konsumen global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadilah, Rupiah Menguat Rp 16.602 Per Dolar AS Meski Tipis

    Jadilah, Rupiah Menguat Rp 16.602 Per Dolar AS Meski Tipis

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat tipis pada perdagangan hari ini, Kamis (30/10/2025). Rupiah dibuka Rp 16.602 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah menguat 0,09% dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.617 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Yen Jepang menjadi mata uang […]

  • Erupsi Gunung Semeru, Awan Panas 8,5 Km Tutup Akses Jembatan Gladak Perak

    Erupsi Gunung Semeru, Awan Panas 8,5 Km Tutup Akses Jembatan Gladak Perak

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gunung Semeru kembali erupsi pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, memicu luncuran awan panas sejauh 8,5 kilometer dari puncak. BPBD Jawa Timur melaporkan bahwa arah luncuran mengarah ke kawasan Jembatan Gladak Perak, Lumajang, yang berada di sisi tenggara Semeru. Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyampaikan bahwa akses menuju Jembatan Gladak […]

  • RI–Korea Selatan Teken MoU Rp173 Triliun, Perkuat Investasi Energi hingga Industri

    RI–Korea Selatan Teken MoU Rp173 Triliun, Perkuat Investasi Energi hingga Industri

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan menghasilkan komitmen investasi besar senilai Rp 173 triliun. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha kedua negara. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, nilai kerja sama tersebut setara dengan 10,2 miliar dolar AS. Penandatanganan dilakukan dalam forum “Indonesia–Korea Partnership […]

  • Harga Emas di Pegadaian Naik Rp5000, Ini Daftar Selengkapnya

    Harga Emas di Pegadaian Naik Rp5000, Ini Daftar Selengkapnya

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang diperjualbelikan di Pegadaian hari ini naik. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian, Rabu (8/4/2026). Emas produksi anak perusahaan pegadaian, galeri24, untuk berat 1 gram dijual sebesar Rp2,865 juta. Naik Rp5.000 dibandingkan dengan harga jual di hari sebelumnya sebesar Rp2.860.000 per gram. Sementara […]

  • Daftar Kekayaan Bupati dan Wali Kota di Jambi, Dilla Hich Masih Teratas

    Daftar Kekayaan Bupati dan Wali Kota di Jambi, Dilla Hich Masih Teratas

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bupati Tanjung Jabung Timur Dilla Hich masih menjadi kepala daerah terkata di Provinsi Jambi berdasarkan data LHKPN terakhir yang dilaporkan ke KPK. Sebelumnya banyak yang memberitakan kekayaan bupati dan wali kota ini dengan mengacu data saat mereka mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Terbaru, data yang Jambisnis.com kutip dari eLHKPN pada Senin (15/6/2026), umumnya […]

  • Kenaikan Upah Minimum 2026 Dinilai Tak Adil, Buruh Ancam Gelombang Aksi

    Kenaikan Upah Minimum 2026 Dinilai Tak Adil, Buruh Ancam Gelombang Aksi

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menetapkan rumus kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 melalui Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengupahan yang telah diteken Presiden Prabowo Subianto. Namun, kebijakan tersebut menuai kekecewaan dari kalangan buruh karena dinilai belum menjamin kebutuhan hidup layak (KHL). Kelompok buruh menilai formula kenaikan upah minimum 2026 yang menggunakan perhitungan inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi […]

expand_less