Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan resmi merilis rincian kesepakatan dagang besar senilai USD 350 miliar pada Jumat (14/11). Kesepakatan ini mencakup investasi raksasa Korea Selatan di AS, pemangkasan tarif impor, hingga kolaborasi strategis di sektor pertahanan, energi nuklir, dan kecerdasan buatan.

Kesepakatan tersebut diumumkan setelah pertemuan Oktober lalu antara Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Presiden AS Donald Trump. Salah satu hal paling krusial yang disetujui adalah pemangkasan tarif impor AS atas produk-produk Korea Selatan, terutama mobil dan semikonduktor—dua sektor ekspor terbesar Negeri Ginseng.

Presiden Lee menyebut tercapainya kesepakatan ini sebagai “lonjakan penting” bagi ekonomi dan keamanan Korea Selatan.
“Persaingan yang baik membutuhkan mitra yang baik pula. Keputusan rasional Presiden Trump sangat berperan dalam tercapainya kesepakatan ini,” ujarnya, dikutip dari Reuters.

Gedung Putih merilis lembar fakta yang menyebut total komitmen investasi Korea Selatan mencapai USD 350 miliar, terdiri dari:

  • USD 150 miliar untuk sektor perkapalan AS
  • USD 200 miliar investasi tambahan di berbagai industri lain

Investasi tunai USD 200 miliar tersebut akan dicicil tidak lebih dari USD 20 miliar per tahun agar tidak mengguncang nilai tukar won. Jika pasar menunjukkan tanda ketidakstabilan, Korea Selatan diberi ruang untuk menyesuaikan jadwal pendanaan.

Dalam perjanjian ini, AS menyetujui pemotongan tarif impor atas berbagai produk:

  • Tarif mobil dan suku cadang dari 25 persen turun menjadi 15 persen, sejajar dengan tarif untuk Jepang
  • Produk kayu dan farmasi dikenakan tarif maksimal 15 persen
  • Komponen pesawat dan obat generik bebas tarif
  • Semikonduktor mendapatkan perlakuan “tidak kurang menguntungkan dibandingkan Taiwan”

Kesepakatan ini menjadi angin segar bagi industri otomotif dan chip Korea Selatan yang sebelumnya khawatir menjadi target tarif tinggi era Trump. Salah satu poin terbesar yang menarik perhatian adalah persetujuan AS terhadap pembangunan kapal selam bertenaga nuklir oleh Korea Selatan. AS disebutkan akan membantu penyediaan bahan bakar nuklir.

Pemerintah Korea Selatan juga memperluas kerja sama dengan AS di bidang:

  • Kecerdasan buatan (AI)
  • Energi nuklir sipil
  • Industri perkapalan strategis

Penasihat keamanan nasional Korea Selatan mengatakan pembahasan kapal selam bertenaga nuklir dilakukan dengan premis bahwa pembangunannya akan dilakukan di Korea Selatan.

Para analis menilai langkah ini memperkuat kemampuan pertahanan Seoul dalam menghadapi ancaman Korea Utara, meski akan meningkatkan beban biaya pertahanan negara.

Investasi raksasa USD 350 miliar berpotensi memengaruhi pasar valuta asing Korea Selatan. Karena itu, Washington menyetujui permintaan Seoul agar:

  • Investasi tunai diberikan secara bertahap
  • Korea Selatan boleh meminta penyesuaian bila pasar tidak stabil
  • Korea Selatan mencoba memperoleh dolar AS tanpa masuk ke pasar valuta secara agresif
  • Kedua negara menegaskan komitmen bahwa pendanaan tidak boleh memicu gejolak pasar keuangan.

Rincian Kesepakatan Dagang AS–Korsel
1. Perdagangan

  • Tarif mobil Korea Selatan menjadi 15 persen, berlaku mundur ke 1 November.
  • Komponen pesawat terbang & obat generik bebas tarif.
  • Semikonduktor mendapatkan perlakuan terbaik secara kompetitif.
  • Korea Gas menandatangani kontrak pembelian 3,3 juta metrik ton LNG AS per tahun.
  • Kedua negara bekerja sama menghapus hambatan non-tarif di sektor pertanian, digital, dan data lintas negara.

2. Investasi

  • USD 200 miliar tunai dicicil maksimal USD 20 miliar per tahun.
  • USD 150 miliar untuk proyek perkapalan dan pendanaan swasta.
  • Korea Selatan boleh meminta penyesuaian mekanisme pendanaan bila menimbulkan ketidakstabilan.

3. Penggalangan Dana

  • Keuntungan proyek dibagi merata sebelum modal dipulihkan.
  • Pendanaan berasal dari pendapatan aset luar negeri, bunga, dan dividen.
  • Korea Selatan tidak perlu menerbitkan obligasi domestik, namun bisa mencari pendanaan global.
  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Serahkan Sinkronisasi Data Dana Pemda ke BI, Selisih Capai Rp18,97 Triliun

    Menkeu Purbaya Serahkan Sinkronisasi Data Dana Pemda ke BI, Selisih Capai Rp18,97 Triliun

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Kementerian Keuangan tidak akan ikut campur dalam proses sinkronisasi data dana pemerintah daerah (pemda) yang tersimpan di perbankan. Ia menyebut, tanggung jawab penyelarasan data tersebut sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter yang memiliki akses langsung terhadap sistem perbankan nasional. “Enggak, bukan urusan […]

  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 di 12 Provinsi, Termasuk Jambi! Cek Syarat dan Batas Akhirnya

    Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 di 12 Provinsi, Termasuk Jambi! Cek Syarat dan Batas Akhirnya

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah daerah di sejumlah wilayah Indonesia kembali memperpanjang program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) hingga akhir tahun 2025. Setidaknya, 12 provinsi, termasuk Jambi, masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan keringanan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama (BBNKB). Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, sekaligus […]

  • Kolaborasi BPJS dan Gojek, Pastikan Pengemudi Mitra Terlindungi Program JKN

    Kolaborasi BPJS dan Gojek, Pastikan Pengemudi Mitra Terlindungi Program JKN

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memperkuat perlindungan jaminan kesehatan bagi pengemudi mitra Gojek dengan kolaborasi pada Program JKN, melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Kerja sama ini ditujukan untuk memastikan pekerja transportasi online memperoleh akses perlindungan kesehatan yang […]

  • Pertamina Setor Dividen Rp 42,1 Triliun ke Danantara, Tertinggi di BUMN

    Pertamina Setor Dividen Rp 42,1 Triliun ke Danantara, Tertinggi di BUMN

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) menargetkan setoran dividen dari kinerja keuangan tahun buku 2024 kepada Danantara Indonesia tahun ini bisa mencapai Rp 42,1 triliun. Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menegaskan bahwa kontribusi Pertamina kepada negara merupakan yang terbesar di antara seluruh BUMN. Oki menjelaskan, kontribusi tersebut konsisten berada di kisaran Rp 300 triliun per […]

  • Menkeu Purbaya Bongkar Kebocoran Anggaran Daerah, TKD Tak Akan Naik Jika Belanja Masih Bermasalah

    Menkeu Purbaya Bongkar Kebocoran Anggaran Daerah, TKD Tak Akan Naik Jika Belanja Masih Bermasalah

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebocoran anggaran daerah masih menjadi hambatan utama bagi pemerintah pusat untuk meningkatkan Transfer ke Daerah (TKD). Hal itu disampaikan dalam Dialog Interaktif “Siasat Fiskal demi Daerah Berdaya” pada Bimbingan Teknis Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD se-Indonesia, Kamis (12/12/2025). Menurut Purbaya, Presiden Prabowo Subianto kecewa dengan praktik […]

  • Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Level Rp16.655 per Dolar AS

    Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Level Rp16.655 per Dolar AS

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Senin (1/12/2025). Kini rupiah berada diposisi Rp16.655 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.675 per dolar AS. Rupiah bergerak menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.655 per dolar AS. Rupiah menguat seiring peningkatan ekspektasi pemangkasan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) […]

expand_less