Selasa, 21 Apr 2026
light_mode
Beranda » Internasional » AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan resmi merilis rincian kesepakatan dagang besar senilai USD 350 miliar pada Jumat (14/11). Kesepakatan ini mencakup investasi raksasa Korea Selatan di AS, pemangkasan tarif impor, hingga kolaborasi strategis di sektor pertahanan, energi nuklir, dan kecerdasan buatan.

Kesepakatan tersebut diumumkan setelah pertemuan Oktober lalu antara Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Presiden AS Donald Trump. Salah satu hal paling krusial yang disetujui adalah pemangkasan tarif impor AS atas produk-produk Korea Selatan, terutama mobil dan semikonduktor—dua sektor ekspor terbesar Negeri Ginseng.

Presiden Lee menyebut tercapainya kesepakatan ini sebagai “lonjakan penting” bagi ekonomi dan keamanan Korea Selatan.
“Persaingan yang baik membutuhkan mitra yang baik pula. Keputusan rasional Presiden Trump sangat berperan dalam tercapainya kesepakatan ini,” ujarnya, dikutip dari Reuters.

Gedung Putih merilis lembar fakta yang menyebut total komitmen investasi Korea Selatan mencapai USD 350 miliar, terdiri dari:

  • USD 150 miliar untuk sektor perkapalan AS
  • USD 200 miliar investasi tambahan di berbagai industri lain

Investasi tunai USD 200 miliar tersebut akan dicicil tidak lebih dari USD 20 miliar per tahun agar tidak mengguncang nilai tukar won. Jika pasar menunjukkan tanda ketidakstabilan, Korea Selatan diberi ruang untuk menyesuaikan jadwal pendanaan.

Dalam perjanjian ini, AS menyetujui pemotongan tarif impor atas berbagai produk:

  • Tarif mobil dan suku cadang dari 25 persen turun menjadi 15 persen, sejajar dengan tarif untuk Jepang
  • Produk kayu dan farmasi dikenakan tarif maksimal 15 persen
  • Komponen pesawat dan obat generik bebas tarif
  • Semikonduktor mendapatkan perlakuan “tidak kurang menguntungkan dibandingkan Taiwan”

Kesepakatan ini menjadi angin segar bagi industri otomotif dan chip Korea Selatan yang sebelumnya khawatir menjadi target tarif tinggi era Trump. Salah satu poin terbesar yang menarik perhatian adalah persetujuan AS terhadap pembangunan kapal selam bertenaga nuklir oleh Korea Selatan. AS disebutkan akan membantu penyediaan bahan bakar nuklir.

Pemerintah Korea Selatan juga memperluas kerja sama dengan AS di bidang:

  • Kecerdasan buatan (AI)
  • Energi nuklir sipil
  • Industri perkapalan strategis

Penasihat keamanan nasional Korea Selatan mengatakan pembahasan kapal selam bertenaga nuklir dilakukan dengan premis bahwa pembangunannya akan dilakukan di Korea Selatan.

Para analis menilai langkah ini memperkuat kemampuan pertahanan Seoul dalam menghadapi ancaman Korea Utara, meski akan meningkatkan beban biaya pertahanan negara.

Investasi raksasa USD 350 miliar berpotensi memengaruhi pasar valuta asing Korea Selatan. Karena itu, Washington menyetujui permintaan Seoul agar:

  • Investasi tunai diberikan secara bertahap
  • Korea Selatan boleh meminta penyesuaian bila pasar tidak stabil
  • Korea Selatan mencoba memperoleh dolar AS tanpa masuk ke pasar valuta secara agresif
  • Kedua negara menegaskan komitmen bahwa pendanaan tidak boleh memicu gejolak pasar keuangan.

Rincian Kesepakatan Dagang AS–Korsel
1. Perdagangan

  • Tarif mobil Korea Selatan menjadi 15 persen, berlaku mundur ke 1 November.
  • Komponen pesawat terbang & obat generik bebas tarif.
  • Semikonduktor mendapatkan perlakuan terbaik secara kompetitif.
  • Korea Gas menandatangani kontrak pembelian 3,3 juta metrik ton LNG AS per tahun.
  • Kedua negara bekerja sama menghapus hambatan non-tarif di sektor pertanian, digital, dan data lintas negara.

2. Investasi

  • USD 200 miliar tunai dicicil maksimal USD 20 miliar per tahun.
  • USD 150 miliar untuk proyek perkapalan dan pendanaan swasta.
  • Korea Selatan boleh meminta penyesuaian mekanisme pendanaan bila menimbulkan ketidakstabilan.

3. Penggalangan Dana

  • Keuntungan proyek dibagi merata sebelum modal dipulihkan.
  • Pendanaan berasal dari pendapatan aset luar negeri, bunga, dan dividen.
  • Korea Selatan tidak perlu menerbitkan obligasi domestik, namun bisa mencari pendanaan global.
  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trump Umumkan Kesepakatan Dagang AS–India, Tarif Dipangkas Jadi 18%

    Trump Umumkan Kesepakatan Dagang AS–India, Tarif Dipangkas Jadi 18%

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan India yang mencakup penurunan tarif impor timbal balik. Dalam kesepakatan tersebut, tarif AS terhadap produk asal India dipangkas dari 25 persen menjadi 18 persen dan berlaku efektif segera. Pengumuman itu disampaikan Trump melalui akun Truth Social setelah melakukan pembicaraan dengan […]

  • Prabowo Bahas Board of Peace dengan Eks Menlu dan Akademisi di Istana

    Prabowo Bahas Board of Peace dengan Eks Menlu dan Akademisi di Istana

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah mantan menteri luar negeri, mantan wakil menteri luar negeri, akademisi hubungan internasional, serta pimpinan Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Rabu (4/2/2026). Pertemuan tersebut membahas dinamika politik luar negeri Indonesia, termasuk keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, diskusi […]

  • Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

    Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pejabat pengganti Ketua merangkap Wakil Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penentuan calon pimpinan (capim) OJK tidak berasal dari internal lembaga. Seluruh proses pengisian jabatan tersebut dipastikan mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam undang-undang. “Kalau nama itu sudah pasti bukan dari kita (OJK). Itu kan nanti […]

  • Tips Mengatasi Kantuk Saat Nyetir Mudik Lebaran

    Tips Mengatasi Kantuk Saat Nyetir Mudik Lebaran

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rasa kantuk saat mengemudi jarak jauh, terutama saat perjalanan mudik Lebaran, menjadi salah satu faktor utama yang dapat memicu kecelakaan di jalan. Kondisi ini dapat menyebabkan pengemudi kehilangan konsentrasi hingga mengalami Microsleep, yaitu tertidur dalam waktu sangat singkat tanpa disadari. Pengamat keselamatan berkendara sekaligus Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, menjelaskan […]

  • Sentralisasi DHE ke Himbara, Ekonom Ingatkan Bahaya Liquidity Shock dan Monopoli

    Sentralisasi DHE ke Himbara, Ekonom Ingatkan Bahaya Liquidity Shock dan Monopoli

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah merancang perubahan aturan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam untuk memperkuat pasokan valuta asing di dalam negeri. Namun, sejumlah ekonom mengingatkan bahwa kebijakan yang diambil tanpa pertimbangan matang bisa memicu rush valas hingga menimbulkan gangguan stabilitas ekonomi. Seperti diketahui, pemerintah telah memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025 yang […]

  • Perpres Baru Atur Tarif dan Kesejahteraan Ojol Siap Terbit Tahun 2025

    Perpres Baru Atur Tarif dan Kesejahteraan Ojol Siap Terbit Tahun 2025

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) baru untuk ojek online (ojol), yang mencakup tarif, perlindungan, dan kesejahteraan pengemudi. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa aturan ini masih digodok dan dibahas intensif bersama seluruh pihak terkait, termasuk perusahaan aplikasi ojol dan para pengemudi, agar regulasi relevan dan berpihak pada semua pihak. Perpres dipilih […]

expand_less