Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan resmi merilis rincian kesepakatan dagang besar senilai USD 350 miliar pada Jumat (14/11). Kesepakatan ini mencakup investasi raksasa Korea Selatan di AS, pemangkasan tarif impor, hingga kolaborasi strategis di sektor pertahanan, energi nuklir, dan kecerdasan buatan.

Kesepakatan tersebut diumumkan setelah pertemuan Oktober lalu antara Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Presiden AS Donald Trump. Salah satu hal paling krusial yang disetujui adalah pemangkasan tarif impor AS atas produk-produk Korea Selatan, terutama mobil dan semikonduktor—dua sektor ekspor terbesar Negeri Ginseng.

Presiden Lee menyebut tercapainya kesepakatan ini sebagai “lonjakan penting” bagi ekonomi dan keamanan Korea Selatan.
“Persaingan yang baik membutuhkan mitra yang baik pula. Keputusan rasional Presiden Trump sangat berperan dalam tercapainya kesepakatan ini,” ujarnya, dikutip dari Reuters.

Gedung Putih merilis lembar fakta yang menyebut total komitmen investasi Korea Selatan mencapai USD 350 miliar, terdiri dari:

  • USD 150 miliar untuk sektor perkapalan AS
  • USD 200 miliar investasi tambahan di berbagai industri lain

Investasi tunai USD 200 miliar tersebut akan dicicil tidak lebih dari USD 20 miliar per tahun agar tidak mengguncang nilai tukar won. Jika pasar menunjukkan tanda ketidakstabilan, Korea Selatan diberi ruang untuk menyesuaikan jadwal pendanaan.

Dalam perjanjian ini, AS menyetujui pemotongan tarif impor atas berbagai produk:

  • Tarif mobil dan suku cadang dari 25 persen turun menjadi 15 persen, sejajar dengan tarif untuk Jepang
  • Produk kayu dan farmasi dikenakan tarif maksimal 15 persen
  • Komponen pesawat dan obat generik bebas tarif
  • Semikonduktor mendapatkan perlakuan “tidak kurang menguntungkan dibandingkan Taiwan”

Kesepakatan ini menjadi angin segar bagi industri otomotif dan chip Korea Selatan yang sebelumnya khawatir menjadi target tarif tinggi era Trump. Salah satu poin terbesar yang menarik perhatian adalah persetujuan AS terhadap pembangunan kapal selam bertenaga nuklir oleh Korea Selatan. AS disebutkan akan membantu penyediaan bahan bakar nuklir.

Pemerintah Korea Selatan juga memperluas kerja sama dengan AS di bidang:

  • Kecerdasan buatan (AI)
  • Energi nuklir sipil
  • Industri perkapalan strategis

Penasihat keamanan nasional Korea Selatan mengatakan pembahasan kapal selam bertenaga nuklir dilakukan dengan premis bahwa pembangunannya akan dilakukan di Korea Selatan.

Para analis menilai langkah ini memperkuat kemampuan pertahanan Seoul dalam menghadapi ancaman Korea Utara, meski akan meningkatkan beban biaya pertahanan negara.

Investasi raksasa USD 350 miliar berpotensi memengaruhi pasar valuta asing Korea Selatan. Karena itu, Washington menyetujui permintaan Seoul agar:

  • Investasi tunai diberikan secara bertahap
  • Korea Selatan boleh meminta penyesuaian bila pasar tidak stabil
  • Korea Selatan mencoba memperoleh dolar AS tanpa masuk ke pasar valuta secara agresif
  • Kedua negara menegaskan komitmen bahwa pendanaan tidak boleh memicu gejolak pasar keuangan.

Rincian Kesepakatan Dagang AS–Korsel
1. Perdagangan

  • Tarif mobil Korea Selatan menjadi 15 persen, berlaku mundur ke 1 November.
  • Komponen pesawat terbang & obat generik bebas tarif.
  • Semikonduktor mendapatkan perlakuan terbaik secara kompetitif.
  • Korea Gas menandatangani kontrak pembelian 3,3 juta metrik ton LNG AS per tahun.
  • Kedua negara bekerja sama menghapus hambatan non-tarif di sektor pertanian, digital, dan data lintas negara.

2. Investasi

  • USD 200 miliar tunai dicicil maksimal USD 20 miliar per tahun.
  • USD 150 miliar untuk proyek perkapalan dan pendanaan swasta.
  • Korea Selatan boleh meminta penyesuaian mekanisme pendanaan bila menimbulkan ketidakstabilan.

3. Penggalangan Dana

  • Keuntungan proyek dibagi merata sebelum modal dipulihkan.
  • Pendanaan berasal dari pendapatan aset luar negeri, bunga, dan dividen.
  • Korea Selatan tidak perlu menerbitkan obligasi domestik, namun bisa mencari pendanaan global.
  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini Mandek, UBS-Antam-Galeri24 Tak Bergerak

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini Mandek, UBS-Antam-Galeri24 Tak Bergerak

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga emas di Pegadaian terpantau stagnan pada perdagangan Senin (15/6/2026). Tiga produk logam mulia yang dijual, yakni Emas UBS, Emas Antam, dan Emas Galeri24, kompak tidak bergerak. Harganya sama seperti sehari sebelumnya. Berdasarkan data dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS bertahan di angka Rp2.709.000 per gram. Sementara itu, emas Antam masih […]

  • BPS: Pengangguran di Jambi Turun Jadi 4,08 Persen per November 2025

    BPS: Pengangguran di Jambi Turun Jadi 4,08 Persen per November 2025

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Jambi menunjukkan perbaikan pada November 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 4,08 persen, atau menurun 0,17 persen poin dibandingkan Agustus 2025. Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) November 2025, jumlah angkatan kerja di Jambi mencapai 1,94 juta orang, meningkat 5,26 ribu […]

  • Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

    Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bursah Zarnubi mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang memangkas anggaran transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan adanya gejala resentralisasi fiskal di Indonesia. Dalam rancangan APBN 2026, pagu TKD hanya mencapai Rp699 triliun, turun signifikan dari outlook 2025 sebesar Rp864 triliun. Padahal, […]

  • 5 Fakta Kekalahan An Se Young di Final All England 2026

    5 Fakta Kekalahan An Se Young di Final All England 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pebulu tangkis Korea Selatan, An Se Young, harus puas menjadi runner-up pada turnamen All England 2026 setelah kalah dari wakil China, Wang Zhiyi, di partai final. Pertandingan final yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Minggu (8/3/2026), mengakhiri dominasi panjang An Se Young di sejumlah turnamen BWF World Tour. Kekalahan tersebut juga menghadirkan […]

  • Turun Rp48.000, Kini Emas Antam Dibanderol Rp3,1 Juta per Gram

    Turun Rp48.000, Kini Emas Antam Dibanderol Rp3,1 Juta per Gram

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam turun tajam hari ini, Jumat (30/1/2026). Penurunannya lumayan besar, mencapai Rp48.000. Dengan penurunan harga tersebut, kini emas Antam berada di level Rp 3.120.000 per gram. Penurunan harga yang terjadi juga mengimbas pada harga beli kembali (buyback) emas Antam menjadi Rp2.939.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan […]

  • Rupiah Dibuka Stagnan Terhadap Dolar AS Pagi Ini

    Rupiah Dibuka Stagnan Terhadap Dolar AS Pagi Ini

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat (5/12/2025) ini bergerak stagnan. Rupiah tetap Rp16.653 per dolar AS, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp16.653 per dolar AS. Mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 0,19%, […]

expand_less