Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kawasan Asia-Pasifik tetap menjadi motor penggerak utama ekonomi global. Meski menghadapi tantangan geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia, para ekonom optimistis kawasan ini masih memiliki potensi kuat untuk mempertahankan pertumbuhan jangka panjang.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Christina Ruth Elisabeth, mengatakan keberhasilan Asia-Pasifik dalam tiga dekade terakhir berasal dari kombinasi liberalisasi perdagangan, integrasi rantai pasokan, dan kemajuan teknologi.

“Selama tiga dekade terakhir, Asia-Pasifik memainkan peran penting sebagai salah satu mesin utama pertumbuhan ekonomi global,” ujarnya dalam wawancara dengan Xinhua, dikutip Jumat (7/11/2025).

Menurutnya, perekonomian Indonesia termasuk salah satu yang tetap tangguh di tengah tekanan global. Hal ini didukung oleh konsumsi domestik yang kuat, inflasi yang stabil, serta munculnya peluang baru di sektor digital dan industri hijau.

Namun, Elisabeth juga menyoroti sejumlah tantangan yang perlu dihadapi negara-negara di kawasan ini, seperti peningkatan investasi berkualitas tinggi, pembangunan infrastruktur, dan pengelolaan risiko eksternal akibat ketidakpastian global.

Secara umum, pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik mulai melambat karena kenaikan suku bunga global, kebijakan proteksionis, dan ketegangan geopolitik yang mengganggu rantai pasokan internasional. Selain itu, beberapa negara juga menghadapi populasi yang menua dan pertumbuhan produktivitas yang stagnan.

Meski demikian, Elisabeth menilai masih ada alasan kuat untuk optimisme.

“Asia-Pasifik masih memiliki potensi besar untuk pertumbuhan jangka panjang. Kuncinya ada pada kerja sama regional yang lebih kuat, terutama dalam perdagangan digital, energi terbarukan, dan inovasi berkelanjutan,” jelasnya.

Tahun ini, tema kerja sama APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) adalah “Membangun Masa Depan Berkelanjutan: Berkolaborasi, Berinovasi, dan Berkembang”, yang dianggap sangat relevan di tengah tren deglobalisasi dan proteksionisme.

Sebagai contoh kerja sama regional yang berhasil, Elisabeth menyoroti proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung hasil kolaborasi Indonesia dan China. Proyek ini disebut mampu memodernisasi infrastruktur, meningkatkan mobilitas, dan menunjukkan kemampuan Indonesia dalam adopsi teknologi baru.

Menjelang APEC 2026 di Beijing, ia berharap China dapat terus memperkuat peran strategisnya dalam kawasan dengan memperluas integrasi digital, memperkuat rantai pasokan, dan mendorong kerja sama energi bersih.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Boston Celtics Raih Kemenangan Perdana Musim Ini, Bungkam Pelicans 122–90

    Boston Celtics Raih Kemenangan Perdana Musim Ini, Bungkam Pelicans 122–90

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Boston Celtics akhirnya mencatat kemenangan perdana di musim NBA 2025/2026 setelah menundukkan New Orleans Pelicans dengan skor meyakinkan 122–90 di Smoothie King Center, Selasa (28/10) waktu Indonesia. Kemenangan ini menjadi pelipur lara bagi Celtics setelah sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun di awal musim. Performa agresif dan ketajaman tembakan jarak jauh menjadi faktor utama […]

  • Bos Pajak Beberkan Trik Pengusaha Akali Pajak Lewat Status UMKM

    Bos Pajak Beberkan Trik Pengusaha Akali Pajak Lewat Status UMKM

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto, mengungkap adanya modus sejumlah pengusaha yang menyamar sebagai pelaku UMKM untuk menghindari kewajiban pajak dalam jumlah besar. Modus ini dilakukan dengan memanfaatkan aturan pajak UMKM yang memberikan fasilitas PPh final 0,5 persen bagi wajib pajak dengan omzet maksimal Rp4,8 miliar per tahun. Bimo menjelaskan bahwa beberapa […]

  • Uang rupiah Play Button

    Terkait Redenominasi Rupiah, Pelaku Usaha Perlu Pembaruan Sistem Akuntasi dan Teknologi Informasi

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wacana redenominasi rupiah yang sudah sejak lama diapungkan ke publik, kembali diseriusi oleh pemerintah. Hal ini diketahui mulai diseriusi pemerintah setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029 Dimintai pendapatnya mengenai rencana ini, Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, […]

  • Laba SK Hynix Melejit 5 Kali Lipat di Kuartal I-2026, Booming AI Dongkrak Permintaan Chip Memori

    Laba SK Hynix Melejit 5 Kali Lipat di Kuartal I-2026, Booming AI Dongkrak Permintaan Chip Memori

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen chip asal Korea Selatan, SK Hynix, mencatat lonjakan kinerja luar biasa pada kuartal I-2026. Perusahaan membukukan laba operasional lebih dari lima kali lipat, didorong oleh tingginya permintaan chip memori di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Mengacu laporan Reuters, Kamis (23/4/2026), SK Hynix mencatat laba operasional sebesar 37,6 triliun won atau […]

  • Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

    Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Danantara Indonesia memastikan rencana besar memangkas jumlah BUMN dari sekitar 1.000 perusahaan menjadi hanya 200. Langkah ini dinilai mendesak karena hampir setengah perusahaan pelat merah tersebut mengalami kerugian dan dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan saat ini. Managing Director Non-financial Holding Operasional Danantara, Febriany Eddy, menjelaskan bahwa pemangkasan besar-besaran ini merupakan bagian dari […]

  • Kementerian UMKM Tegaskan E-Commerce Dilarang Jual Pakaian Bekas Impor

    Kementerian UMKM Tegaskan E-Commerce Dilarang Jual Pakaian Bekas Impor

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan seluruh platform e-commerce harus mematuhi aturan terkait barang yang boleh dijual secara daring, termasuk larangan menjual pakaian impor bekas. Pernyataan ini disampaikan oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, usai melakukan pertemuan dengan sejumlah perwakilan asosiasi dan platform digital, Jumat (7/11/2025). “Kami […]

expand_less