Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Ekonom Peringatkan Dampak Kebijakan Trump: Risiko Geopolitik Global Bisa Ditiru China

Ekonom Peringatkan Dampak Kebijakan Trump: Risiko Geopolitik Global Bisa Ditiru China

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Kebijakan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai berpotensi memicu disrupsi besar terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan global. Sejumlah ekonom mengingatkan bahwa langkah-langkah ekstrem Trump, termasuk kebijakan tarif dagang hingga aksi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, dapat menjadi preseden berbahaya yang berisiko ditiru negara-negara besar lain, termasuk China.

Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi mengatakan kebijakan Trump telah mendorong eskalasi ketegangan geoekonomi dan geopolitik dunia. Ia menilai situasi ini bahkan telah masuk dalam daftar risiko global yang diwaspadai komunitas internasional.

Menurut Fithra, Global Risk Report World Economic Forum 2026 secara eksplisit menempatkan konfrontasi geoekonomi global sebagai salah satu disrupsi utama yang berpotensi mengguncang tatanan dunia. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Outlook Perpajakan & Partnership Gathering IKPI 2026 di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Ia menambahkan, tindakan Trump yang dinilai melampaui batas hukum internasional dapat menciptakan rasa ketidakamanan global. Fithra mempertanyakan siapa yang bisa menjamin tindakan serupa tidak akan dilakukan oleh negara besar lainnya terhadap pemimpin atau wilayah strategis dunia.

“Jika Amerika Serikat bisa bertindak sejauh itu, tidak ada jaminan Rusia tidak melakukan hal serupa terhadap Ukraina, atau China terhadap Taiwan,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya ketidakpastian global tersebut, Fithra menilai Indonesia perlu memperkuat kesiapan nasional. Ia menyebut isu keamanan dan pertahanan telah menjadi bagian penting dalam visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya melalui Asta Cita.

Menurutnya, ketahanan keamanan nasional menjadi fondasi utama dalam menghadapi dinamika global yang semakin tidak menentu. Prinsip kesiapsiagaan dinilai penting agar Indonesia tetap mampu menjaga stabilitas di tengah meningkatnya tensi geopolitik dunia.

Selain risiko keamanan, gejolak geopolitik juga berdampak langsung pada perekonomian global. Dana Moneter Internasional (IMF) dalam World Economic Outlook Update Januari 2026 memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia akan cenderung stagnan dalam beberapa tahun ke depan.

IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,3% pada 2026, sama seperti tahun 2025 dan 2024. Namun, pada 2027, pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan melambat ke level 3,2%.

Tekanan ekonomi global dinilai masih akan berlanjut akibat ketidakpastian kebijakan ekonomi dan perdagangan internasional, konflik geopolitik yang berkepanjangan, serta kondisi pasar keuangan global yang semakin rentan.

Situasi tersebut membuat pelaku pasar dan pembuat kebijakan di berbagai negara dituntut untuk bersikap lebih waspada dalam menghadapi potensi guncangan ekonomi dan geopolitik yang dapat muncul sewaktu-waktu.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FIFA Perkenalkan FIFA Peace Prize, Diberikan Desember 2025

    FIFA Perkenalkan FIFA Peace Prize, Diberikan Desember 2025

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memperkenalkan “FIFA Peace Prize-Football Unites the World”. Penghargaan FIFA bagi individu yang dianggap berjasa dalam menjaga perdamaian dan persatuan melalui sepak bola. Rencananya, penghargaan tersebut mulai diberikan FIFA pada Desember 2025. “Sepak bola selalu tentang perdamaian. Maka FIFA atas nama seluruh komunitas sepak bola global memberikan FIFA Peace […]

  • Cegah Keracunan, BGN Wajibkan SPPG Pasang Label Batas Waktu Konsumsi MBG

    Cegah Keracunan, BGN Wajibkan SPPG Pasang Label Batas Waktu Konsumsi MBG

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memasang label batas waktu aman konsumsi pada hidangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini diterapkan untuk menekan risiko keracunan makanan yang belakangan terjadi di sejumlah daerah. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menegaskan setiap kepala SPPG […]

  • BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, […]

  • Naik Rp5000, Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp2.409.000 per Gram

    Naik Rp5000, Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp2.409.000 per Gram

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali naik hari ini, Senin (8/12/2025). Kini harga emas Antam dibanderol Rp2.409.000 per gram. Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam naik sebesar Rp5.000. Sementara itu emas Antam paling murah kini Rp1.254.500 dan paling mahal mencapai Rp2,3 miliar. Harga beli kembali (buyback) emas Antam juga menguat atas kenaikan tersebut menjadi Rp2.269.000 […]

  • DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

    DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI hingga saat ini belum menjadwalkan pembahasan wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi melalui DPRD. Penyebab utamanya, Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada belum masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizami Karsayuda mengatakan, meskipun wacana pilkada lewat DPRD berkembang di ruang publik, […]

  • Harga Minyak Dunia Stabil di USD 60 per Barel, OPEC+ Tunda Kenaikan Produksi hingga 2026

    Harga Minyak Dunia Stabil di USD 60 per Barel, OPEC+ Tunda Kenaikan Produksi hingga 2026

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia tercatat stabil pada perdagangan Senin (3/11/2025) setelah OPEC+ (Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya) mengumumkan penundaan kenaikan produksi. Keputusan tersebut diambil di tengah kekhawatiran akan kelebihan pasokan global dan melemahnya data manufaktur di Asia. Mengutip laporan CNBC, Selasa (4/11/2025), harga minyak Brent naik tipis 12 sen atau 0,19 persen menjadi […]

expand_less