Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Wamendag Dyah Roro Esti Tegaskan Komitmen Indonesia Terapkan Regulasi yang Baik di Forum APEC Korea Selatan

Wamendag Dyah Roro Esti Tegaskan Komitmen Indonesia Terapkan Regulasi yang Baik di Forum APEC Korea Selatan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menegaskan komitmen Indonesia untuk menerapkan praktik regulasi yang baik (good regulatory practices/GRP) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang transparan dan berkelanjutan. Pernyataan itu disampaikan dalam Pertemuan Tingkat Menteri Reformasi Struktural Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC Structural Reform Ministerial Meeting/SRMM) yang berlangsung di Incheon, Korea Selatan, pada Rabu (22/10/2025).

Dalam forum internasional tersebut, Wamendag Roro hadir mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia menekankan bahwa penerapan GRP menjadi kunci dalam membangun tata kelola regulasi yang adaptif di tengah perubahan dan inovasi global yang berlangsung cepat.

“Kami menekankan pentingnya tata kelola regulasi yang adaptif dan fleksibel agar dapat secara efektif mengimbangi inovasi yang pesat,” ujar Roro dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/10).

Dyah Roro menegaskan, Indonesia terus mendorong kerja sama regulasi internasional untuk memperkuat konektivitas ekonomi kawasan. Upaya tersebut dilakukan melalui penghapusan hambatan yang tidak perlu, peningkatan interoperabilitas regulasi antarnegara, dan penggunaan standar internasional sebagai dasar harmonisasi kebijakan.

Menurutnya, regulasi yang transparan dan efisien akan menciptakan iklim bisnis yang lebih kompetitif dan inklusif, sehingga mendukung percepatan perdagangan, investasi, dan integrasi ekonomi di kawasan Asia Pasifik.

“Kerja sama regulasi lintas batas akan membuka pasar yang lebih terhubung dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha di kawasan,” kata Wamendag.

Dalam kesempatan itu, Dyah Roro juga mengapresiasi inisiatif kemudahan berbisnis (Ease of Doing Business/EoDB) yang diusung APEC. Ia menyebut, program tersebut telah berkontribusi besar dalam mengatasi hambatan perdagangan dan memperkuat efisiensi pasar.

Indonesia, kata Roro, mendukung penuh pelaksanaan Rencana Aksi EoDB APEC ke-4 (2026–2035) setelah keberhasilan implementasi tahap sebelumnya.

“Kami berkomitmen mencapai target APEC, yakni peningkatan 20 persen di lima area prioritas pada tahun 2035,” ujarnya.

Adapun lima area prioritas APEC meliputi:

  • Perdagangan dan investasi
  • Inovasi dan digitalisasi
  • Pertumbuhan yang kuat, seimbang, berkelanjutan, dan inklusif
  • Kerja sama teknis dan ekonomi (ECOTECH)
  • Pencapaian Bogor Goals

Selain isu regulasi, Roro juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam mendukung reformasi struktural dan pertumbuhan ekonomi masa depan. Indonesia, lanjutnya, terus mengkaji potensi teknologi baru seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memperkuat ekosistem digital yang aman, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

“Kami berupaya menjembatani kesenjangan digital, memperkuat infrastruktur yang tangguh, dan meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat,” jelasnya.

Roro juga menyambut baik topik Laporan Kebijakan Ekonomi APEC 2026 (AEPR) yang berfokus pada Reformasi Struktural dan Transformasi Digital Berbasis AI. Laporan ini, menurutnya, akan menjadi panduan penting dalam berbagi praktik terbaik antarnegara anggota APEC.

Forum SRMM ke-4 ini juga membahas pentingnya peningkatan akses terhadap layanan dasar, seperti pendidikan dan pelatihan tenaga kerja, layanan kesehatan, serta dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian kawasan.

Selain itu, APEC 2025 yang mengusung tema “Building a Sustainable Tomorrow: Connect, Innovate, Prosper” menekankan komitmen untuk memperkuat jaring pengaman sosial (social safety net) bagi masyarakat yang terdampak perubahan ekonomi dan sosial, termasuk akibat kehilangan pekerjaan, disabilitas, atau transisi usia kerja.

Pertemuan SRMM ke-4 ini dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan Koo Yun Cheol, serta dihadiri oleh para menteri ekonomi dan perdagangan dari negara anggota APEC.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia tetap wajib memenuhi ketentuan sertifikasi halal, khususnya untuk kategori makanan dan minuman. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik terkait perjanjian dagang antara Indonesia dan AS. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyatakan bahwa tidak […]

  • PADA Gandeng Grup WIFI, Dorong Pendapatan Berulang Lewat Internet Rakyat

    PADA Gandeng Grup WIFI, Dorong Pendapatan Berulang Lewat Internet Rakyat

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Personel Alih Daya Tbk. (PADA) menjalin kemitraan strategis dengan PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge, untuk memperluas distribusi layanan Internet Rakyat (IRA). Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan berulang (recurring income) perseroan. PADA, yang bergerak di bidang jasa teknikal dan pemeliharaan peralatan telekomunikasi, call […]

  • ANTARA dan Kemenko Polkam Bersinergi Sebarluaskan Informasi Publik Bidang Politik dan Keamanan

    ANTARA dan Kemenko Polkam Bersinergi Sebarluaskan Informasi Publik Bidang Politik dan Keamanan

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang penyebarluasan informasi publik di bidang politik dan keamanan, Selasa (7/10/2025), di Jakarta. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Akhmad Munir dan Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, serta disaksikan sejumlah […]

  • WIKA Rugi Rp3,21 Triliun pada Q3 2025, Anggaran Infrastruktur Turun Jadi Sorotan

    WIKA Rugi Rp3,21 Triliun pada Q3 2025, Anggaran Infrastruktur Turun Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Wijaya Karya (WIKA) mencatat kerugian Rp3,21 triliun pada kuartal III/2025, berbalik dari laba Rp741 miliar di periode yang sama tahun lalu. Penurunan anggaran infrastruktur nasional menjadi faktor utama merosotnya kinerja perusahaan pelat merah tersebut. Pendapatan WIKA turun tajam 27,5% menjadi Rp9,09 triliun, sehingga laba kotor ikut terkoreksi 28,4%. Direktur Utama WIKA, Agung […]

  • Harga Referensi CPO Naik Jadi USD 963,75 per Ton, Dipicu Rencana Penerapan Biodiesel B50

    Harga Referensi CPO Naik Jadi USD 963,75 per Ton, Dipicu Rencana Penerapan Biodiesel B50

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat kenaikan harga referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk periode November 2025 menjadi USD 963,75 per metrik ton (MT). Nilai tersebut naik tipis sebesar USD 0,14 dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat USD 963,61 per MT. Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menjelaskan […]

  • BGN Angkat 32.000 Petugas Makan Bergizi Gratis Jadi PPPK Februari 2026

    BGN Angkat 32.000 Petugas Makan Bergizi Gratis Jadi PPPK Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan akan mengangkat sebanyak 32.000 petugas program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Februari 2026. Pemerintah telah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM) di lembaga tersebut. Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan, proses rekrutmen PPPK telah dilakukan secara bertahap. Pada […]

expand_less