Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » OJK Segera Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal

OJK Segera Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Reformasi Integritas Pasar Modal sebagai langkah perbaikan menyeluruh pasca gejolak di bursa saham nasional. Pemerintah menegaskan tidak akan melakukan intervensi dalam pembentukan maupun pelaksanaan tugas satgas tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, satgas sepenuhnya berada di bawah kepemimpinan OJK. Pemerintah hanya mendukung dari sisi kebijakan makro tanpa ikut campur dalam pengambilan keputusan teknis.

“Satgas akan segera dibentuk dan dipimpin oleh OJK. Pemerintah tidak melakukan intervensi,” ujar Airlangga usai Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026 di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Selain pembentukan satgas, Airlangga juga menyebutkan bahwa proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia diharapkan dapat direalisasikan pada tahun ini. Namun, ia menegaskan kembali bahwa seluruh proses tersebut merupakan kewenangan otoritas pasar modal.

Sebelumnya, Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, pembentukan Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal telah dibahas bersama pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

Menurut Friderica, dinamika pasar modal belakangan ini menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan struktural agar pertumbuhan pasar modal tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas dan berintegritas.

“OJK bersama Bursa Efek Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia, Kliring Penjaminan Efek Indonesia, serta pelaku industri berkomitmen melakukan reformasi integritas pasar modal Indonesia,” kata Friderica.

Dalam reformasi tersebut, OJK menyiapkan delapan rencana aksi, antara lain peningkatan ketentuan free float saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen, pengungkapan ultimate beneficial owner (UBO), perluasan transparansi kepemilikan saham di atas 1 persen, serta demutualisasi bursa.

Selain itu, langkah lain yang akan ditempuh mencakup penguatan penegakan hukum dan sanksi, peningkatan tata kelola emiten, pendalaman pasar secara terintegrasi, serta penguatan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di sektor jasa keuangan.

OJK berharap reformasi ini dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat stabilitas pasar modal nasional dalam jangka panjang.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Visi Presiden Prabowo Bertumpu pada Pemanfaatan Tanah Nasional

    Empat Visi Presiden Prabowo Bertumpu pada Pemanfaatan Tanah Nasional

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa empat visi utama Presiden Prabowo Subianto seluruhnya bertumpu pada pemanfaatan tanah dan tata ruang yang berkeadilan. Empat visi besar tersebut mencakup ketahanan pangan, kemandirian energi, industrialisasi nasional, dan penyediaan perumahan rakyat yang terjangkau. Menurut Nusron, keempat visi ini saling berkaitan […]

  • BKPM: Belum Ada Investor Asing yang Berkomitmen Konkret di Proyek DME Batu Bara Indonesia

    BKPM: Belum Ada Investor Asing yang Berkomitmen Konkret di Proyek DME Batu Bara Indonesia

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mengungkapkan hingga saat ini belum ada perusahaan asing yang menunjukkan minat konkret untuk berinvestasi dalam proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) di Indonesia. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan mengatakan, pihaknya belum mencatat adanya investor asing yang secara resmi menyatakan komitmen untuk […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini jeblok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.322.000 per gram. Sebelumnya, harga emas berada diposisi Rp 2.351.000 per gram. Adanya penurunan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut anjlok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.183.000 per gram. Transaksi harga […]

  • Sinyal Positif! Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.944.000 per Gram

    Sinyal Positif! Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.944.000 per Gram

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terpantau naik pada perdagangan Jumat (20/2/2026). Dilansir dari laman Logam Mulia, harga emas Antam sudah dibanderol Rp 2.944.000 per gram. Artinya, Emas Antam naik Rp 28.000 jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (19/2/2026) yang berada di level Rp 2.916.000 per gram. Begitu pula untuk harga beli kembali (buyback) emas Antam […]

  • pabrik kelapa sawit

    Lagi-lagi Harga Kelapa Sawit Turun

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Jambi kembali turun. Terbaru, harga TBS kelapa sawit Provinsi Jambi periode 21-27 November 2025 untuk kelapa sawit usia 10-20 tahun turun Rp 1,98 per Kg TBS. Harga sawit Provinsi Jambi periode 21-27 November 2025 ini ditetapkan Kamis (20/11) dalam rapat bersama Dinas Perkebunan Provinsi Jambi […]

  • BBM E10: Campuran Etanol 10 Persen Siap Diterapkan di Indonesia

    BBM E10: Campuran Etanol 10 Persen Siap Diterapkan di Indonesia

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam beberapa minggu terakhir, publik Indonesia, khususnya para pemilik kendaraan bermotor, ramai memperbincangkan wacana kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang akan menerapkan campuran etanol 10 persen dalam bahan bakar minyak (BBM) atau disebut E10 mulai tahun 2027. Wacana ini memunculkan kekhawatiran di masyarakat. Banyak yang khawatir kendaraan akan kurang bertenaga (ngempos) dan lebih […]

expand_less