Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Natalius Pigai: Konflik Papua Butuh Solusi Besar, Pemerintah Didorong Tempuh Pendekatan Damai

Natalius Pigai: Konflik Papua Butuh Solusi Besar, Pemerintah Didorong Tempuh Pendekatan Damai

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menilai eskalasi konflik di Papua tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan parsial. Ia menegaskan perlunya langkah besar, menyeluruh, dan berbasis dialog untuk menghentikan siklus kekerasan yang terus berulang.

Pernyataan itu disampaikan Pigai menyusul laporan Komnas HAM yang mencatat 97 peristiwa kekerasan sepanjang 2025 dan 26 kasus tambahan hingga April 2026. “Setiap tindakan kekerasan harus dicegah dan tidak boleh terjadi,” ujar Pigai, Selasa, 12 Mei 2026.

Menurut dia, perkembangan teknologi informasi membuat setiap insiden di Papua cepat tersebar dan menjadi perhatian internasional. Kondisi ini, kata Pigai, berpotensi memengaruhi persepsi global terhadap situasi HAM di Indonesia.

Pigai menilai pendekatan penanganan kasus per kasus selama ini belum efektif. Konflik Papua, menurutnya, merupakan persoalan strategis nasional yang membutuhkan keputusan politik tingkat tinggi serta keterlibatan lintas lembaga.

“Penyelesaian konflik Papua membutuhkan keputusan bersama yang melibatkan eksekutif, legislatif, yudikatif, partai politik, hingga tokoh nasional,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, sedikitnya 20 orang dilaporkan meninggal dunia dalam lima peristiwa kekerasan dalam kurun waktu hampir satu bulan terakhir. Insiden tersebut terjadi di sejumlah wilayah seperti Dogiyai, Yahukimo, Puncak, Timika, dan Tembagapura.

Pigai menekankan pentingnya pendekatan berbasis hak asasi manusia dalam penyelesaian konflik. Ia mendorong dialog sebagai jalan utama untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

“Kementerian HAM akan terus mendorong pendekatan yang lebih terintegrasi, berkeadilan, dan berbasis penghormatan HAM,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa negara memiliki kewajiban melindungi seluruh warga, termasuk masyarakat Papua. Penyelesaian damai, kata dia, menjadi kunci untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus memastikan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian global pada 2026 diperkirakan menghadapi tekanan serius akibat meningkatnya eskalasi geopolitik internasional. Ketegangan politik di Iran serta manuver agresif Amerika Serikat di berbagai kawasan dinilai berpotensi menekan nilai tukar Rupiah dan memperberat beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menyampaikan bahwa meski […]

  • Update BNPB: 753 Meninggal Dunia akibat Banjir dan Longsor di Sumatera

    Update BNPB: 753 Meninggal Dunia akibat Banjir dan Longsor di Sumatera

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 753 jiwa meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data tersebut tercatat pada Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera 2025, yang diperbarui Rabu (3/12/2025) pagi. Menurut data Pusat Data, Informasi, dan […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini: Banyak Wilayah Diguyur Hujan

    Cuaca Jambi Hari Ini: Banyak Wilayah Diguyur Hujan

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Jambi pada Rabu (26/11/2025) didominasi hujan ringan, hujan petir, serta kondisi udara kabur di sejumlah kabupaten dan kota. Suhu udara bervariasi antara 16–32 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 99 persen. Di wilayah barat Jambi seperti Kerinci dan Kota Sungai Penuh, cuaca […]

  • Ramadhan 2026 di Jambi: Spot Takjil Teramai dan Paling Asik Buat Ngabuburit

    Ramadhan 2026 di Jambi: Spot Takjil Teramai dan Paling Asik Buat Ngabuburit

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Ramadhan 2026 jadi momen spesial bagi warga Kota Jambi. Tahun ini, pemerintah kota melakukan penataan besar-besaran pusat penjualan takjil agar lebih nyaman, rapi, dan asik buat dikunjungi. Hasilnya, beberapa lokasi pun menjadi favorit warga saat berburu menu berbuka puasa. Salah satu spot utama adalah Rumah Milenial atau bekas Terminal Rawasari. Di sini, lebih dari […]

  • Blunder Fatal di Meja Utama! Yosi Buang Kemenangan, Izhar Bafadhal Menggila di Babak 6 Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026

    Blunder Fatal di Meja Utama! Yosi Buang Kemenangan, Izhar Bafadhal Menggila di Babak 6 Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Babak keenam hari kedua Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 menyajikan drama penuh tensi, blunder krusial, hingga dominasi tanpa ampun di sejumlah papan pertandingan. Sorotan utama tertuju pada duel panas di meja satu antara MN Izhar Bafadhal dan Yosi Barhanans pertarungan yang semestinya dimenangkan, namun justru berbalik arah akibat satu keputusan fatal. […]

  • Rupiah Bertenaga, Menguat 9 Poin Jadi Rp16.768 per Dolar AS

    Rupiah Bertenaga, Menguat 9 Poin Jadi Rp16.768 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat. Dibuka pada perdagangan pagi ini, Selasa (23/12/2025), rupiah berada di level Rp16.768 per dolar AS. Rupiah bergerak menguat 9 poin atau 0,05 persen dari sebelumnya Rp16.777 per dolar AS. Menguatnya nilai tukar rupiah sejalan dengan kinerja sejumlah mata uang lain di Asia yang turut […]

expand_less