Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Olahraga » 5 Tim Besar Absen di Piala Dunia 2026, Italia Gagal Tiga Kali Beruntun

5 Tim Besar Absen di Piala Dunia 2026, Italia Gagal Tiga Kali Beruntun

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sejumlah negara besar dipastikan absen di ajang Piala Dunia 2026 setelah gagal melewati babak kualifikasi. Hasil ini menjadi kejutan besar dalam peta persaingan sepak bola dunia.

Turnamen empat tahunan tersebut memang selalu menghadirkan drama, termasuk tersingkirnya tim-tim unggulan yang selama ini menjadi langganan tampil di putaran final.

Italia Kembali Gagal

Sorotan utama tertuju pada Timnas Italia yang kembali gagal lolos. Italia tersingkir usai kalah 1-4 dari Bosnia dan Herzegovina di babak playoff.

Kegagalan ini menjadi yang ketiga secara beruntun setelah sebelumnya absen pada edisi 2018 dan 2022. Bahkan, penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim tidak mampu menyelamatkan langkah Italia.

Polandia Tersingkir Dramatis

Timnas Polandia juga harus menelan pil pahit. Meski diperkuat pemain bintang seperti Robert Lewandowski, mereka kalah 2-3 dari Swedia di final playoff zona Eropa.

Denmark Gagal Lewat Adu Penalti

Nasib serupa dialami Timnas Denmark. Tim yang kerap menjadi kuda hitam ini harus mengakui keunggulan Republik Ceko lewat adu penalti.

Padahal, Denmark sebelumnya tampil cukup konsisten di turnamen besar seperti Piala Dunia 2018 dan 2022.

Nigeria Tumbang di Afrika

Dari Afrika, Timnas Nigeria gagal melangkah ke putaran final setelah kalah adu penalti dari Republik Demokratik Kongo.

Tim berjuluk Super Eagles itu sebelumnya dikenal sebagai salah satu kekuatan utama Afrika yang rutin tampil di Piala Dunia sejak 1994.

Chile Terpuruk di Klasemen

Sementara itu, Timnas Chile kembali gagal setelah hanya finis di peringkat ke-10 kualifikasi zona Amerika Selatan. Performa Chile memang terus menurun dalam satu dekade terakhir, membuat mereka absen tiga edisi berturut-turut sejak 2018.

Absennya tim-tim besar ini menjadi bukti ketatnya persaingan di kualifikasi Piala Dunia. Selain faktor teknis, minimnya regenerasi pemain hingga tekanan laga tandang menjadi tantangan besar bagi setiap negara.

Di sisi lain, kegagalan tim besar membuka peluang bagi negara-negara baru untuk tampil dan menciptakan kejutan di panggung dunia.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • IRGC Iran Buru 11.000 Tentara AS di Timur Tengah

    IRGC Iran Buru 11.000 Tentara AS di Timur Tengah

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel semakin meningkat. Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC dilaporkan tengah melakukan operasi intelijen untuk melacak keberadaan sekitar 11.000 tentara Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah. Media Iran yang dikutip oleh Al Jazeera menyebutkan bahwa badan intelijen IRGC telah mengeluarkan seruan kepada masyarakat […]

  • Melejit Lagi! Emas Antam Kini per Gramnya Dibanderol Rp2.364.000

    Melejit Lagi! Emas Antam Kini per Gramnya Dibanderol Rp2.364.000

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melejit lagi. Kali ini kenaikannya mencapai Rp21.000 hingga per gramnya menjadi Rp2.364.000. Sementara, harga emas Antam termahal kini mencapai Rp2,3 miliar. Sedangkan yang paling murah dibanderol Rp1.232.000. Sementara itu, harga beli (buyback) emas Antam ikut terdampak atas kenaikan yang terjadi itu. Harganya kembali melesat sebesar […]

  • Menko Zulkifli Hasan Tinjau Pabrik Pupuk Kujang, Harga Pupuk Subsidi Turun hingga 20 Persen

    Menko Zulkifli Hasan Tinjau Pabrik Pupuk Kujang, Harga Pupuk Subsidi Turun hingga 20 Persen

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau langsung pabrik milik PT Pupuk Kujang Cikampek, Kamis (6/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli memastikan proses produksi dan operasional pabrik bisa lebih efisien sehingga harga pupuk subsidi dapat turun hingga 20 persen. “Saya hari ini berada di Pupuk Kujang yang dibangun tahun 1975, jadi sudah berusia 50 […]

  • Gaji ke-13 dan TPP Cair, Wali Kota Jambi Ajak ASN Belanja di UMKM Lokal

    Gaji ke-13 dan TPP Cair, Wali Kota Jambi Ajak ASN Belanja di UMKM Lokal

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi telah menuntaskan pencairan gaji ke-13 dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jambi. Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. mengajak seluruh ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), memanfaatkan tambahan penghasilan tersebut dengan berbelanja di […]

  • IHSG Anjlok 1,30% ke Level 6.300, 550 Saham Berguguran

    IHSG Anjlok 1,30% ke Level 6.300, 550 Saham Berguguran

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 1,30% ke level 6.300 pada perdagangan pagi ini, Selasa (22/9/2026). Sebanyak 550 saham melemah, 282 saham stagnan dan hanya 135 saham yang naik. Volume perdagangan mencapai 14,59 miliar lembar saham, dengan frekuensi transaksi mencapai 986,2 ribu kali dengan nilai transaksi sebanyak Rp5,72 triliun. Padahal pada pembukaan perdagangan […]

  • RI Kehilangan Nilai Tambah dari Biji Kakao, Kualitas Rendah Dinikmati Negara Lain

    RI Kehilangan Nilai Tambah dari Biji Kakao, Kualitas Rendah Dinikmati Negara Lain

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kualitas biji kakao Indonesia masih tertinggal dibandingkan produsen kakao global, sehingga nilai tambah hilang dan keuntungan pengolahan dinikmati negara lain. Pengamat pertanian dari Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Eliza Mardian, menyebut hanya sekitar 10% biji kakao yang difermentasi dengan baik. Akibat rendahnya fermentasi, mutu biji kakao tidak memenuhi standar pembeli premium, […]

expand_less