Rabu, 24 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » IRGC Iran Buru 11.000 Tentara AS di Timur Tengah

IRGC Iran Buru 11.000 Tentara AS di Timur Tengah

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketegangan perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel semakin meningkat. Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC dilaporkan tengah melakukan operasi intelijen untuk melacak keberadaan sekitar 11.000 tentara Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah.

Media Iran yang dikutip oleh Al Jazeera menyebutkan bahwa badan intelijen IRGC telah mengeluarkan seruan kepada masyarakat di kawasan Timur Tengah agar melaporkan keberadaan tentara Amerika yang diduga bersembunyi di hotel maupun tempat tinggal pribadi.

Dalam pesan yang beredar, IRGC meminta warga memberikan informasi secara rinci terkait lokasi pasukan Amerika tersebut.

IRGC menilai keberadaan tentara AS di kawasan itu berpotensi membahayakan masyarakat sipil di tengah meningkatnya konflik militer antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

“Organisasi intelijen IRGC menyerukan informasi mengenai pasukan AS di seluruh wilayah,” demikian laporan yang dikutip dari media Iran.

Menurut IRGC, pasukan Amerika disebut berusaha memanfaatkan masyarakat di kawasan Timur Tengah sebagai “perisai manusia” selama konflik berlangsung.

Karena itu, otoritas militer Iran meminta warga tidak memberikan perlindungan kepada tentara Amerika yang berada di sekitar mereka. IRGC bahkan menyebut pasukan Amerika sebagai pihak yang harus diidentifikasi dan dilaporkan keberadaannya kepada otoritas Iran.

Seruan tersebut disampaikan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk aplikasi pesan Telegram, agar masyarakat dapat segera menyampaikan informasi terkait lokasi persembunyian tentara AS.

Situasi geopolitik di Timur Tengah saat ini semakin memanas setelah konflik terbuka antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Ketegangan meningkat drastis setelah serangan pada 28 Februari lalu yang menewaskan sejumlah tokoh penting Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Posisi kepemimpinan Iran kemudian beralih kepada Mojtaba Khamenei, yang langsung menyatakan akan melakukan pembalasan terhadap serangan tersebut.

Dalam pernyataan publiknya, Mojtaba menegaskan Iran tidak akan tinggal diam terhadap serangan yang menewaskan banyak warga dan pemimpin negara itu.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga melontarkan ancaman keras terhadap kepemimpinan baru Iran. Netanyahu bahkan menyatakan akan menargetkan pemimpin tertinggi Iran tersebut jika konflik terus berlanjut. Rangkaian pernyataan keras dari kedua pihak membuat konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel diperkirakan masih akan terus bereskalasi dalam waktu dekat.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

    Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program hilirisasi dan industrialisasi yang digenjot pemerintah dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pembukaan lapangan kerja di Indonesia. Padahal, proyek hilirisasi yang berjalan saat ini didukung investasi jumbo, terutama dari sektor mineral dan batu bara. Pemerintah menargetkan penyelesaian prastudi kelayakan 18 proyek hilirisasi dengan nilai investasi mendekati Rp600 triliun pada 2025. Komitmen ini […]

  • 7.000 Properti Bebas Pajak Tersedia di Marketplace: Efek PPN DTP

    7.000 Properti Bebas Pajak Tersedia di Marketplace: Efek PPN DTP

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar properti Indonesia memasuki babak baru pada awal tahun 2026. Kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang resmi diperpanjang melalui PMK Nomor 90 Tahun 2025 menjadi katalisator utama yang menghidupkan kembali gairah sektor real estat nasional. Kebijakan ini secara nyata telah mengubah perilaku konsumen menjadi lebih agresif namun tetap kalkulatif. Berdasarkan […]

  • Menjelang Tahun Baru 2026, Bursa Asia Mixed, Nikkei Melemah Kospi Menguat

    Menjelang Tahun Baru 2026, Bursa Asia Mixed, Nikkei Melemah Kospi Menguat

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia-Pasifik bergerak beragam pada perdagangan Senin (29/12/2025), menandai awal pekan terakhir perdagangan sepanjang tahun 2025. Minimnya katalis ekonomi utama serta sikap kehati-hatian investor menjelang pergantian tahun membuat pasar cenderung bergerak terbatas. Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 tercatat melemah 0,55 persen, sementara Topix turun 0,26 persen. Pelemahan ini terjadi di tengah […]

  • Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi di Ketenagakerjaan

    Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi di Ketenagakerjaan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan komitmen memperkuat pencegahan gratifikasi dan korupsi di kementeriannya, guna memastikan layanan ketenagakerjaan berjalan bersih, adil, dan meningkatkan kepercayaan publik. Dalam acara “Penguatan Integritas dan Komitmen Pencegahan Gratifikasi dan Korupsi” di Jakarta, Yassierli menekankan bahwa penguatan integritas bukan sekadar slogan, melainkan kerja harian yang menuntut kejujuran, kepatuhan, dan pemahaman risiko […]

  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 di 12 Provinsi, Termasuk Jambi! Cek Syarat dan Batas Akhirnya

    Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 di 12 Provinsi, Termasuk Jambi! Cek Syarat dan Batas Akhirnya

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah daerah di sejumlah wilayah Indonesia kembali memperpanjang program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) hingga akhir tahun 2025. Setidaknya, 12 provinsi, termasuk Jambi, masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan keringanan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama (BBNKB). Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, sekaligus […]

  • Menu Buka Puasa untuk Penderita Asam Lambung, Biar GERD Nggak Kambuh Saat Ramadan

    Menu Buka Puasa untuk Penderita Asam Lambung, Biar GERD Nggak Kambuh Saat Ramadan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Buat kamu yang punya masalah asam lambung atau GERD, memilih menu buka puasa itu nggak bisa asal. Salah makan sedikit saja, bisa langsung muncul rasa perih di ulu hati, mual, kembung, bahkan sensasi panas di dada. Padahal, puasa seharusnya bikin tubuh lebih nyaman, bukan malah bikin asam lambung kambuh. Kuncinya ada di pemilihan […]

expand_less