Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Dirjen Pajak Pecat 26 Pegawai karena Pelanggaran Berat, Purbaya: Era Main-Main Sudah Selesai

Dirjen Pajak Pecat 26 Pegawai karena Pelanggaran Berat, Purbaya: Era Main-Main Sudah Selesai

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat reformasi internal dengan langkah tegas. Sebanyak 26 pegawai pajak resmi dipecat karena terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat, sementara 13 lainnya masih dalam pemeriksaan atas dugaan pelanggaran etik dan integritas. Langkah bersih-bersih di tubuh otoritas pajak tak lagi bisa ditawar. Di bawah kepemimpinan baru, DJP menunjukkan ketegasan dengan memecat puluhan pegawai yang terlibat pelanggaran berat. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, era “main-main” di lingkungan pajak sudah berakhir.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Widiyanto mengungkapkan bahwa keputusan pemecatan dilakukan sejak ia menjabat pada akhir Mei 2025. Ia menilai tindakan tegas ini diperlukan demi menjaga integritas institusi perpajakan.

“Kami telah memecat 26 pegawai karena pelanggaran disiplin berat. Selain itu, 13 pegawai lain sedang diperiksa karena dugaan pelanggaran etik dan integritas,” ujar Bimo dalam peluncuran Piagam Wajib Pajak di Yogyakarta, Jumat (3/10/2025). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Dirjen Pajak tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai bagian dari reformasi besar-besaran guna memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi pajak.

“Kalau ada yang ketahuan menerima uang, ya langsung dipecat. Kita lakukan pembersihan di situ,” tegas Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Purbaya menegaskan bahwa pesan dari tindakan ini jelas: tidak ada lagi toleransi terhadap penyimpangan dan praktik korupsi di lingkungan Kementerian Keuangan.

“Pesannya jelas, sekarang bukan saatnya main-main lagi,” ujarnya.

Selain itu, Purbaya juga menekankan pentingnya perlindungan bagi wajib pajak dari potensi penyalahgunaan wewenang. Ia berencana membentuk saluran aduan khusus bagi wajib pajak yang menjadi korban pemerasan oleh oknum fiskus.

“Kalau sudah bayar pajak, jangan diganggu. Enggak ada lagi cerita pegawai pajak meras-meras wajib pajak. Nanti saya buka channel pengaduan khusus,” tegasnya di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (23/9/2025). Purbaya menambahkan, reformasi DJP tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi juga mewujudkan pelayanan pajak yang adil dan transparan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Kota Jambi Tembus Rp 1,32 Triliun, Ekonomi Tumbuh 5,13 Persen 

    Investasi Kota Jambi Tembus Rp 1,32 Triliun, Ekonomi Tumbuh 5,13 Persen 

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kota Jambi menunjukkan tren positif sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera. Sepanjang tahun 2025, nilai investasi yang masuk ke daerah ini mencapai Rp 1,32 triliun. Selain itu, dukungan pembiayaan pembangunan juga tercatat cukup besar, yakni menembus Rp 1,96 triliun. Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan dunia […]

  • Inilah mandat Baru Purbaya Yudhi Sadewa di 2026

    Inilah mandat Baru Purbaya Yudhi Sadewa di 2026

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapatkan mandat baru dalam Undang-Undang APBN 2026 untuk melakukan rekomposisi mata uang rupiah dan valuta asing (valas) pemerintah. Langkah ini menimbulkan pertanyaan terkait kemungkinan campur tangan pemerintah dalam kebijakan moneter yang selama ini menjadi domain Bank Indonesia (BI). Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menegaskan bahwa rekomposisi rupiah […]

  • Nissan X-Trail Hybrid 2027 Resmi Meluncur, Andalkan Teknologi e-Power

    Nissan X-Trail Hybrid 2027 Resmi Meluncur, Andalkan Teknologi e-Power

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nissan resmi meluncurkan generasi terbaru Nissan X-Trail Hybrid 2027 dalam konferensi strategi global yang digelar di Yokohama, Jepang. Model ini disiapkan sebagai tulang punggung penjualan perusahaan di pasar global. SUV terbaru ini mengusung teknologi hybrid e-Power, yakni sistem di mana mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk menyuplai tenaga ke motor listrik, bukan langsung […]

  • Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan hingga 2 Februari 2026

    Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan hingga 2 Februari 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat lebih dari 1,15 juta wajib pajak telah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 hingga 2 Februari 2026. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Rosmauli mengatakan, hingga Senin (2/2/2026) pukul 06.00 WIB, total SPT Tahunan yang telah masuk mencapai 1.150.414 laporan. […]

  • BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Meningkat di Oktober 2025

    BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Meningkat di Oktober 2025

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) melalui Survei Penjualan Eceran (SPE) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Oktober 2025 meningkat. Hal itu tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan September 2025. “Indeks Penjualan Riil (IPR) Oktober 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 4,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 3,7 […]

  • Provinsi Jambi Deflasi 0,47 Persen

    Provinsi Jambi Deflasi 0,47 Persen

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat pada Januari 2026 Provinsi Jambi mengalami deflasi M to M/ Y to D sebesar 0,47% dan inflasi Y on Y sebesar 3,35%. Susiawati Kristiarini, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Jambi menyampaikan penyumbang utama deflasi Januari 2026 secara M to M adalah kelompok makanan minuman dan tembakau […]

expand_less