Selasa, 21 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menteri PU Dody Hanggono Dorong Swasta Aktif Biayai Proyek Infrastruktur Rp1.905 Triliun hingga 2029

Menteri PU Dody Hanggono Dorong Swasta Aktif Biayai Proyek Infrastruktur Rp1.905 Triliun hingga 2029

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Pekerjaan Umum (MenPU) Dody Hanggono mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pembiayaan proyek infrastruktur nasional yang ditargetkan membutuhkan dana hingga Rp1.905 triliun sampai tahun 2029.  Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis sekaligus mengurangi beban keuangan negara.

“Kalau dari awal kan sesuai anggaran Pak Prabowo, harus mulai lebih banyak melibatkan swasta. Konsep public-private partnership (PPP) ini benar-benar kita galakkan dari tahun ke tahun,” ujar Dody saat menghadiri seminar internasional di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat, Selasa (4/11/2025).

Dody menjelaskan bahwa konsep PPP atau kerja sama pemerintah dan swasta akan menjadi pilar utama pembiayaan proyek infrastruktur jangka menengah. Melalui skema ini, pihak swasta dapat berperan dalam pendanaan, pembangunan, pengelolaan, maupun pemeliharaan proyek infrastruktur, baik jalan, jembatan, irigasi, hingga energi.

Namun, ia mengakui tidak semua proyek memiliki daya tarik investasi tinggi, terutama proyek yang bersifat sosial dan tersebar di wilayah terpencil.

“Indonesia ini sangat luas, banyak daerah yang pekerjaannya bersifat sosial. Jadi tidak semua proyek bisa menarik minat swasta,” ungkapnya.

Menurut Dody, proyek yang memiliki potensi keuntungan ekonomi akan dibuka sepenuhnya bagi sektor swasta, dengan pembagian investasi yang disesuaikan berdasarkan potensi proyek tersebut.

“Kalau proyek infrastruktur yang bisa menghasilkan keuntungan, ya kita tawarkan ke swasta. Bisa 100 persen, bisa 50-50, atau 80-20, tergantung hitungan investornya,” jelasnya.

Pemerintah berharap melalui pola kerja sama tersebut, pembangunan infrastruktur dapat berlangsung lebih efisien, berkelanjutan, dan tidak sepenuhnya membebani APBN. Kementerian PU telah menyusun estimasi pembiayaan pembangunan infrastruktur hingga 2029 dengan total kebutuhan sebesar Rp1.905 triliun, yang bersumber dari:

  • 35,63% (Rp678,91 triliun) dari APBN,
  • 34,19% (Rp651,46 triliun) dari skema PPP,
  • 24,84% (Rp473,28 triliun) dari pemerintah daerah, dan
  • 5,34% sisanya masih menjadi funding gap yang akan dicari melalui sumber alternatif pembiayaan.

Skema tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat ketahanan infrastruktur nasional, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, konektivitas, dan pemerataan pembangunan. Selain membuka ruang partisipasi swasta, Kementerian PU juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada keberlanjutan. Dody memastikan bahwa proyek-proyek yang dikerjakan akan memperhatikan aspek lingkungan, efisiensi energi, dan keberlanjutan ekonomi lokal.

“Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi juga keberlanjutan jangka panjang agar infrastruktur kita tahan lama dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Toba Pulp Lestari menegaskan tidak bertanggung jawab atas banjir dahsyat yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan menewaskan lebih dari 600 orang. Perusahaan menyampaikan bantahan resmi melalui surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/12/2025). “Perseroan dengan tegas membantah tuduhan bahwa operasional menjadi penyebab bencana ekologi,” ujar Corporate Secretary Toba Pulp […]

  • Pemerintah Pertimbangkan PNM Jadi Penyalur Utama KUR

    Pemerintah Pertimbangkan PNM Jadi Penyalur Utama KUR

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah mengkaji opsi menjadikan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai penyalur utama Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kajian tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penyaluran pembiayaan usaha mikro sekaligus menjaga efisiensi fiskal negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan awal bersama Danantara. Pemerintah membuka kemungkinan menjadikan PNM sebagai […]

  • Scarlett Raih Dua Penghargaan Bergengsi di 2025

    Scarlett Raih Dua Penghargaan Bergengsi di 2025

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Brand kecantikan lokal Scarlett kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Di tengah ketatnya persaingan industri beauty and personal care, Scarlett sukses meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus: Perfume Brand in Indonesia’s E-Commerce dari Epic Awards 2025. The Iconomics Awards 2025, yang diberikan kepada CEO dan CFO Scarlett atas kepemimpinan visioner yang memperkuat posisi […]

  • Diposisi Rp16.847 per Dolar AS, Rupiah Terpangkas 28 Poin

    Diposisi Rp16.847 per Dolar AS, Rupiah Terpangkas 28 Poin

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, Senin (12/1/2026). Rupiah dibuka di level Rp 16.847 per dolar AS. Dilansir dari Antara, nilai tukar rupiah terpangkas 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.847 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.819 per dolar AS. Sampai hari ini rupiah […]

  • Mobil Jarang Dipakai Tetap Ganti Oli Mesin, Begini Penjelasannya

    Mobil Jarang Dipakai Tetap Ganti Oli Mesin, Begini Penjelasannya

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Salah satu ritual wajib yang harus dilakukan pemilik mobil adalah rutin mengganti oli atau pelumas mesin. Langkah ini merupakan bentuk perawatan dasar untuk menjaga performa kendaraan. Lantas, bagaimana dengan mobil yang jarang digunakan? Apakah tetap perlu rutin mengganti oli, meski jarak tempuh dan waktu penggunaan belum terpenuhi? Menjawab pertanyaan yang kerap menjadi perdebatan […]

  • Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti Play Button

    Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan uang pemerintah sebesar Rp 200 triliun ke perbankan disambut baik pelaku usaha, tak terkecuali pengusaha properti. Sebab, kebijakan ini penting di tengah kondisi ekonomi dan kredit yang melambat. Dikutip dari berbagai sumber, Purbaya menyampaikan bahwa sektor properti merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan […]

expand_less