Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Masuk Singapura Makin Ketat, Turis Bisa Ditolak Sebelum Terbang

Masuk Singapura Makin Ketat, Turis Bisa Ditolak Sebelum Terbang

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rencana bepergian ke Singapura perlu persiapan ekstra. Mulai 30 Januari 2026, pemerintah Singapura akan menerapkan kebijakan imigrasi yang lebih ketat, memungkinkan otoritas menolak pengunjung sebelum mereka naik pesawat atau kapal menuju Negeri Singa.

Otoritas Imigrasi & Pos Pemeriksaan Singapura (Immigration & Checkpoints Authority/ICA) menyatakan aturan baru ini berlaku untuk seluruh maskapai penerbangan yang menuju Singapura. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mencegah masuknya pengunjung yang tidak memenuhi persyaratan atau dianggap tidak diinginkan.

“Kebijakan ini memperkuat keamanan perbatasan Singapura dengan mencegah potensi ancaman mencapai wilayah kami sejak awal,” kata ICA, dikutip dari Bangkok Post.

Berbeda dari praktik sebelumnya, penolakan tidak lagi hanya dilakukan di pintu kedatangan. Dengan aturan baru ini, wisatawan dapat dicegah berangkat setelah melalui proses penyaringan data penumpang.

ICA mewajibkan seluruh pelancong mengisi kartu kedatangan elektronik paling lambat tiga hari sebelum tanggal keberangkatan. Informasi dari kartu tersebut akan dikombinasikan dengan manifes penumpang maskapai untuk proses pemeriksaan awal.

Jika ditemukan tidak memenuhi ketentuan, ICA akan memberi tahu maskapai agar tidak mengizinkan penumpang tersebut terbang ke Singapura. Pelancong yang dilarang naik pesawat dapat mengajukan permohonan persetujuan masuk dengan menghubungi ICA melalui kanal resmi, termasuk halaman Facebook.

ICA juga menegaskan, maskapai penerbangan yang melanggar kebijakan ini berisiko dikenakan denda dan/atau hukuman penjara hingga enam bulan.

Berdasarkan data terbaru Dewan Pariwisata Singapura, wisatawan asal China masih menjadi penyumbang kedatangan terbanyak dengan hampir 3 juta pengunjung, disusul oleh wisatawan Indonesia sebanyak sekitar 2,2 juta orang.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Kota Jambi Cenderung Stabil, Hanya Cabe dan Daging Ayam Alami Kenaikan Tipis

    Harga Sembako di Kota Jambi Cenderung Stabil, Hanya Cabe dan Daging Ayam Alami Kenaikan Tipis

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi masih relatif stabil menjelang akhir Oktober 2025. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per tanggal 30 Oktober 2025, sebagian besar komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur tidak mengalami perubahan harga yang signifikan. Pemantauan dilakukan […]

  • IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

    IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5 persen, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,1 persen. Dalam laporan World Economic Outlook edisi April 2026, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali meningkat menjadi 5,1 persen pada 2027. Selain itu, tingkat inflasi diproyeksikan naik menjadi 3 persen pada 2026, […]

  • WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS mulai Senin (16/3/2026). Kebijakan ini berlaku selama lima hari guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah tambahan hari libur bagi ASN, melainkan pengaturan fleksibilitas kerja […]

  • BGN Angkat 32.000 Petugas Makan Bergizi Gratis Jadi PPPK Februari 2026

    BGN Angkat 32.000 Petugas Makan Bergizi Gratis Jadi PPPK Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan akan mengangkat sebanyak 32.000 petugas program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Februari 2026. Pemerintah telah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM) di lembaga tersebut. Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan, proses rekrutmen PPPK telah dilakukan secara bertahap. Pada […]

  • Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Kompak Turun, Beras dan Daging Masih Stabil

    Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Kompak Turun, Beras dan Daging Masih Stabil

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, kembali menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 28 Juli 2026, harga berbagai jenis cabai mengalami penurunan, sementara mayoritas kebutuhan pokok lainnya masih bertahan stabil. Penurunan harga terjadi pada seluruh komoditas cabai. Cabe Merah Besar dan […]

  • DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

    DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI hingga saat ini belum menjadwalkan pembahasan wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi melalui DPRD. Penyebab utamanya, Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada belum masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizami Karsayuda mengatakan, meskipun wacana pilkada lewat DPRD berkembang di ruang publik, […]

expand_less