Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan perbaikan. Rupiah dibuka pada perdagangan Rabu (31/12/2025) menguat sebesar 34 poin atau sekitar 0,20 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Rupiah kini diposisi Rp16.737 per dolar AS.

Terhadap penguatan tersebut rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia. Disusul yuan China berada satu level di bawah rupiah setelah terkerek 0,07%.

Berikutnya, baht Thailand yang menanjak 0,03% dan dolar Singapura yang naik 0,02%. Kemudian peso Filipina yang menguat tipis 0,01%.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,31%.

Selanjutnya ada ringgit Malaysia dan dolar Taiwan yang sama-sama tertekan 0,16%. Diikuti, dolar Hongkong yang turun 0,04%.

Kemudian yen Jepang terlihat melemah tipis 0,03% terhadap the greenback di pagi ini. Sementara itu, indeks dolar AS terdepresiasi sebesar 0,04% menuju posisi 98.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa rupiah akan ditutup melemah pada level Rp16.850 per dolar AS pada akhir tahun, Rabu (31/12/2025). Melansir Trading Economics, sentimen rupiah masih rapuh seiring sikap dovish Bank Indonesia (BI) yang terus membebani pergerakan mata uang domestik.

Kondisi ini terjadi meski Dewan Gubernur BI mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut pada pertengahan Desember, setelah memangkas total 150 basis poin sepanjang tahun lalu.

Pejabat BI mengisyaratkan pelonggaran kebijakan lanjutan masih berpeluang dilakukan guna menopang pertumbuhan ekonomi, terutama setelah terjadinya bencana besar di Sumatera. Di sisi lain, sikap kehati-hatian pelaku pasar meningkat menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting pada pekan ini, termasuk inflasi Desember dan neraca perdagangan November.

Trading Economics mencatat sepanjang 2025 rupiah menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terlemah di Asia, dengan pelemahan sekitar 4,3%. Dari sisi kebijakan, BI juga akan menghentikan penggunaan Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) dan menggantinya dengan Indonesian Overnight Index Average (IndONIA) mulai 1 Januari 2026 guna meningkatkan transparansi pasar uang serta menyelaraskan praktik domestik dengan standar global.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Siapkan Legalisasi Rokok Ilegal, Target Berlaku Mei 2026

    Menkeu Purbaya Siapkan Legalisasi Rokok Ilegal, Target Berlaku Mei 2026

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menyiapkan kebijakan baru untuk menekan peredaran rokok ilegal sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai. Purbaya mengungkapkan, pemerintah telah merampungkan skema legalisasi rokok ilegal yang bertujuan mendorong pelaku usaha masuk ke dalam sistem resmi dan membayar cukai sesuai ketentuan. “Pelaku usaha harus masuk ke sistem […]

  • Harga Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Rp140.000 per kilogram

    Harga Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Rp140.000 per kilogram

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar terpantau stabil pada 30 Maret 2026. Bahkan, sejumlah komoditas penting seperti daging dan minyak goreng tercatat lebih murah dibanding pasar lainnya. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga beras medium seperti Beras Naruto dan Beras Belido berada di kisaran Rp15.400 per kilogram, […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Masih Stabil

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Masih Stabil

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada pembaruan terakhir Kamis (22/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, tidak terdapat lonjakan maupun penurunan signifikan pada mayoritas komoditas pangan strategis. Komoditas beras berbagai merek seperti Beras Naruto, Anggur, Belido, King, OP Bulog, dan Tiga Kartu tercatat dijual […]

  • Harga Emas di Pegadaian Turun, Ini Daftar Lengkapnya

    Harga Emas di Pegadaian Turun, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas buatan UBS dan Galeri24 kompak turun di Pegadaian pada perdagangan Jumat, (13/3/2026). Produk logam mulia buatan UBS dan Galeri24 itu masing-masing melorot Rp31.000 dan Rp32.000. Kini harga emas UBS menjadi Rp3.082.000 dari sebelumnya dibanderol Rp3.113.000 per gram. Sementara itu, harga emas Galeri24 berubah di angka Rp3.066.000 dari sebelumnya Rp3.098.000 per gram. […]

  • AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

    AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan resmi merilis rincian kesepakatan dagang besar senilai USD 350 miliar pada Jumat (14/11). Kesepakatan ini mencakup investasi raksasa Korea Selatan di AS, pemangkasan tarif impor, hingga kolaborasi strategis di sektor pertahanan, energi nuklir, dan kecerdasan buatan. Kesepakatan tersebut diumumkan setelah pertemuan Oktober lalu antara Presiden Korea Selatan […]

  • PM Jepang Potong Gaji Demi Efisiensi, Mungkinkah Indonesia Meniru Langkah Takaichi?

    PM Jepang Potong Gaji Demi Efisiensi, Mungkinkah Indonesia Meniru Langkah Takaichi?

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi, membuat gebrakan besar tak lama setelah menjabat. Ia berencana memotong gaji seluruh anggota kabinet, termasuk dirinya sendiri, sebagai langkah simbolik reformasi birokrasi dan efisiensi anggaran. Menurut laporan The Japan Times, kebijakan ini akan dibahas dalam sidang luar biasa parlemen Jepang. Langkah tersebut mendapat dukungan dari Partai Inovasi […]

expand_less