Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan perbaikan. Rupiah dibuka pada perdagangan Rabu (31/12/2025) menguat sebesar 34 poin atau sekitar 0,20 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Rupiah kini diposisi Rp16.737 per dolar AS.

Terhadap penguatan tersebut rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia. Disusul yuan China berada satu level di bawah rupiah setelah terkerek 0,07%.

Berikutnya, baht Thailand yang menanjak 0,03% dan dolar Singapura yang naik 0,02%. Kemudian peso Filipina yang menguat tipis 0,01%.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,31%.

Selanjutnya ada ringgit Malaysia dan dolar Taiwan yang sama-sama tertekan 0,16%. Diikuti, dolar Hongkong yang turun 0,04%.

Kemudian yen Jepang terlihat melemah tipis 0,03% terhadap the greenback di pagi ini. Sementara itu, indeks dolar AS terdepresiasi sebesar 0,04% menuju posisi 98.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa rupiah akan ditutup melemah pada level Rp16.850 per dolar AS pada akhir tahun, Rabu (31/12/2025). Melansir Trading Economics, sentimen rupiah masih rapuh seiring sikap dovish Bank Indonesia (BI) yang terus membebani pergerakan mata uang domestik.

Kondisi ini terjadi meski Dewan Gubernur BI mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut pada pertengahan Desember, setelah memangkas total 150 basis poin sepanjang tahun lalu.

Pejabat BI mengisyaratkan pelonggaran kebijakan lanjutan masih berpeluang dilakukan guna menopang pertumbuhan ekonomi, terutama setelah terjadinya bencana besar di Sumatera. Di sisi lain, sikap kehati-hatian pelaku pasar meningkat menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting pada pekan ini, termasuk inflasi Desember dan neraca perdagangan November.

Trading Economics mencatat sepanjang 2025 rupiah menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terlemah di Asia, dengan pelemahan sekitar 4,3%. Dari sisi kebijakan, BI juga akan menghentikan penggunaan Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) dan menggantinya dengan Indonesian Overnight Index Average (IndONIA) mulai 1 Januari 2026 guna meningkatkan transparansi pasar uang serta menyelaraskan praktik domestik dengan standar global.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Ubah Susunan Direksi, Mega Satria Ditunjuk Jadi Direktur Keuangan

    Pertamina Ubah Susunan Direksi, Mega Satria Ditunjuk Jadi Direktur Keuangan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) melakukan perubahan susunan jajaran direksi. Dalam perombakan tersebut, Mega Satria ditunjuk sebagai Direktur Keuangan Pertamina, menggantikan Emma Sri Martini. Berdasarkan keterangan yang tercantum di situs resmi Pertamina, Emma Sri Martini kini menempati posisi baru sebagai Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha. Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron membenarkan adanya […]

  • Kawasan JBC Play Button

    Ada Tiga Venue Malam Pergantian Tahun di JBC

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Jambi Business Center (JBC) menyiapkan beragam hiburan untuk masyarakat Jambi dengan konsep acara yang tersebar di beberapa titik kawasan. Manajemen JBC menyiapkan tiga venue utama, yakni Paviliun JBC, VR Park JBC, dan Kopi Mansur, guna memberikan pengalaman hiburan yang lebih variatif bagi pengunjung. Pihak Manajemen JBC menyampaikan bahwa […]

  • Rupiah Balik Menguat! Pasar Mulai Bernapas Lega

    Rupiah Balik Menguat! Pasar Mulai Bernapas Lega

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Rabu (13/5/2026) pagi. Mata uang Garuda naik tipis seiring pelemahan indeks dolar AS di pasar global. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, rupiah menguat 14 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp17.515 per dolar AS. Angka tersebut lebih baik […]

  • Bikin Dunia Takluk! 6 Makanan Indonesia Masuk Top 10 TasteAtlas Awards 2025

    Bikin Dunia Takluk! 6 Makanan Indonesia Masuk Top 10 TasteAtlas Awards 2025

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kuliner Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. Enam makanan khas Tanah Air sukses menembus Top 10 TasteAtlas Awards 2025/2026, ajang pemeringkatan kuliner global yang melibatkan ratusan ribu penilaian dari pecinta makanan internasional. TasteAtlas mencatat 590.228 suara valid yang menilai 18.912 makanan dari berbagai negara. Hasilnya, sejumlah hidangan Indonesia bukan hanya masuk daftar, tetapi juga […]

  • Peretasan Bank Jakarta: Transaksi Anomali Capai Rp 227 Miliar

    Peretasan Bank Jakarta: Transaksi Anomali Capai Rp 227 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Jakarta, sebelumnya bernama Bank DKI, mengalami peretasan serius pada sistem pembayaran BI Fast, menyebabkan transaksi anomali mencapai Rp 227,1 miliar. Insiden ini terjadi beberapa kali sejak 2024, dengan peretasan terakhir dilaporkan pada 29 Maret 2025. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menyebut bahwa pihaknya telah membekukan seluruh rekening terkait sejak awal untuk mencegah keluarnya […]

  • Minyak Sumur Rakyat Jambi Resmi Masuk Pertamina, Tembus 236 Ribu Barel

    Minyak Sumur Rakyat Jambi Resmi Masuk Pertamina, Tembus 236 Ribu Barel

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor hulu migas nasional mencatat perkembangan baru. Minyak dari sumur masyarakat di Jambi untuk pertama kalinya resmi masuk ke sistem produksi Pertamina. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengatakan capaian ini menjadi bagian dari upaya penataan sektor sumur rakyat yang selama ini berjalan secara terbatas dan tidak terintegrasi. “Ini hasil konsolidasi dan arah kebijakan […]

expand_less