Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menaker Ajak Perusahaan Bangun Budaya K3 dengan Pola Pikir Baru

Menaker Ajak Perusahaan Bangun Budaya K3 dengan Pola Pikir Baru

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak seluruh pimpinan perusahaan di Indonesia untuk membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pendekatan pola pikir baru yang berpusat pada manusia. Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, Menaker menjelaskan bahwa perubahan cara pandang terhadap K3 sangat penting agar keselamatan kerja tidak sekadar menjadi kewajiban administratif, tetapi menjadi budaya yang hidup di lingkungan kerja.

“Ada yang harus kita ubah, yaitu pola pikir lama tentang K3 menjadi pola pikir yang seharusnya. Keselamatan bukan sekadar tidak adanya kecelakaan, melainkan adanya kapasitas dan kesiapan menghadapi risiko,” ujar Menaker Yassierli.

Menaker yang juga Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menjelaskan, ada tiga perubahan paradigma utama yang harus dilakukan dunia usaha dalam membangun budaya K3:

Pertama, pandangan bahwa keselamatan berarti tidak ada kecelakaan harus diganti menjadi keselamatan adalah adanya kapasitas dan kesiapan. Ia mencontohkan bahwa seseorang dikatakan sehat bukan karena tidak pernah sakit, melainkan karena aktif menjaga kesehatannya.

Kedua, pola pikir bahwa manusia adalah masalah harus diubah menjadi manusia adalah solusi. Menurutnya, pelibatan pekerja dalam sistem K3 menjadi kunci utama membangun resiliensi (ketahanan) di tempat kerja.

“Kalau kita mau membangun resiliensi, libatkan para pekerja dan bangun hubungan baik dengan mereka. Mereka yang paling tahu potensi bahaya dan risiko di lapangan,” tutur Yassierli.

Ketiga, pandangan bahwa kesalahan manusia harus disalahkan perlu diubah menjadi kesalahan manusia sebagai faktor pembelajaran preventif dan proaktif. Dengan cara ini, budaya K3 akan berkembang menjadi sistem yang adaptif dan berkelanjutan.

Melalui perubahan pola pikir tersebut, Menaker berharap dunia usaha dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif, sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi K3 nasional.

“Budaya K3 yang kuat akan meningkatkan kepatuhan dan produktivitas di tempat kerja. Inilah fondasi penting menuju ketenagakerjaan yang berdaya saing dan manusiawi,” tegasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahasia Sop Kambing Bening Tanpa Bau Prengus, Dijamin Gurih dan Segar!

    Rahasia Sop Kambing Bening Tanpa Bau Prengus, Dijamin Gurih dan Segar!

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sop kambing kuah bening menjadi salah satu hidangan favorit saat momen Idul Adha. Selain sate dan rendang, menu berkuah ini kerap jadi pilihan karena rasanya yang gurih, segar, dan cocok dinikmati bersama keluarga. Meski begitu, tidak sedikit orang yang masih ragu memasak sop kambing. Alasannya sederhana: aroma prengus yang cukup kuat sering kali […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Naik 16,67 Persen, Tembus Rp60.000 per Kg

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Naik 16,67 Persen, Tembus Rp60.000 per Kg

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Jumat (26/6/2026), secara umum masih terpantau stabil. Namun, beberapa jenis cabai mengalami kenaikan harga dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit merah menjadi komoditas yang mengalami kenaikan tertinggi. Harganya kini mencapai Rp60.000 per kilogram […]

  • IHSG Melemah 0,20 Persen ke Level 8.101

    IHSG Melemah 0,20 Persen ke Level 8.101

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka fluktuatif dan bergerak liar pada awal perdagangan Selasa (28/10/2025). Berdasarkan data RTI, IHSG melemah 0,20% atau turun 16,089 poin ke level 8.101,062. Sebanyak 222 saham tercatat turun, 281 saham menguat, dan 177 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 5,8 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 3,5 […]

  • IHSG Bangkit ke Zona Hijau, Saham NZIA dan WBSA Melonjak Pagi Ini

    IHSG Bangkit ke Zona Hijau, Saham NZIA dan WBSA Melonjak Pagi Ini

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada awal perdagangan Selasa, 26 Mei 2026, setelah sempat dibuka di zona merah. Pergerakan ini ditopang oleh lonjakan sejumlah saham yang mencatatkan kenaikan signifikan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG sempat melemah ke level 6.201,8 saat pembukaan. Namun dalam 10 menit pertama perdagangan, indeks berbalik naik […]

  • BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 4,75% pada Oktober 2025

    BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 4,75% pada Oktober 2025

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 21-22 Oktober 2025. Bukan hanya suku bunga acuan atau BI rate, suku bunga deposit facility juga dipertahankan di level 3,75%, dan suku bunga lending facility dipertahankan dilevel 5,50%. Gubernur BI, Perry […]

  • Periode November 2025, Harga CPO Naik Tipis Jadi 963,75 Dolar AS per Ton

    Periode November 2025, Harga CPO Naik Tipis Jadi 963,75 Dolar AS per Ton

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga referensi (HR) Crude Palm Oil (CPO) di pasar internasional naik tipis di awal November 2025. Kenaikan tersebut salah satunya dipicu oleh rencana pemerintah menerapkan biodiesel campuran 50 persen alias B50. Naik 0,14 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar 0,01 persen dibanding HR CPO Oktober 2025 yang sebesar 963,61 dolar AS per ton. […]

expand_less