Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menyusul lonjakan harga yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Suspensi ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Selasa (25/11/2025), sebagaimana mengacu pada Pengumuman Bursa Peng-SPT-00366/BEI.WAS/11-2025.

Langkah penghentian sementara tersebut dilakukan sebagai bagian dari mekanisme cooling down untuk memberikan ruang bagi investor dalam mempertimbangkan keputusan investasinya. BEI menilai jeda diperlukan agar perdagangan saham INET berlangsung lebih wajar.

“BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai,” demikian tertulis dalam pengumuman yang dipublikasikan BEI melalui laman resminya.

INET tercatat mengalami kenaikan harga signifikan selama sebulan terakhir. Data perdagangan menunjukkan saham emiten telekomunikasi tersebut menembus batas Auto Reject Atas (ARA) 25% pada Senin (24/11/2025), ditutup di level Rp 675 per saham.

Secara bulanan, harga saham INET melesat 139,36%, sementara secara year to date mencapai kenaikan fantastis sebesar 824,66%. Kenaikan ekstrem inilah yang memicu BEI mengambil langkah tegas untuk melakukan suspensi.

Suspensi perdagangan saham umumnya diberlakukan apabila terjadi pergerakan harga yang dianggap tidak wajar dan berisiko memicu ketidakstabilan pasar. Melalui kebijakan ini, BEI berharap investor memiliki waktu cukup untuk melakukan evaluasi ulang.

Dengan pemberlakuan suspensi, BEI juga mengingatkan seluruh pihak agar senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang diterbitkan perusahaan.

“Dengan ini, BEI berharap para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” demikian lanjutan pengumuman tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lanjutan dari perseroan mengenai lonjakan harga saham maupun respon atas suspensi yang dilakukan BEI.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit Merah Turun!

    Harga Sembako Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit Merah Turun!

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Kota Jambi pada pekan keempat Oktober 2025 masih terpantau stabil. Berdasarkan data resmi SIHARKO Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, sebagian besar harga sembako di dua pasar utama, yaitu Pasar Rakyat Talang Banjar dan Pasar Angso Duo, tidak mengalami perubahan yang signifikan. Hanya beberapa komoditas yang tercatat mengalami […]

  • Al Haris Jemput Proyek Strategis Nasional, Jalur Kereta Batu Bara Jambi Mulai Dibahas Serius

    Al Haris Jemput Proyek Strategis Nasional, Jalur Kereta Batu Bara Jambi Mulai Dibahas Serius

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, mulai menggeber rencana pembangunan jalur kereta api batu bara di Provinsi Jambi. Langkah itu ditandai dengan audiensi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pembangunan jalur kereta api batu bara rute Bungo–Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking. Proyek ini dinilai menjadi solusi strategis untuk memperlancar […]

  • Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menegaskan pentingnya dukungan pemerintah bagi sektor produktif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi. Pernyataan ini disampaikan Shinta menanggapi langkah Bank Indonesia (BI) yang memangkas porsi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi Rp707 triliun per 21 Oktober […]

  • Harga Emas Antam Melesat Rp40.000, Ini Daftar Selengkapnya

    Harga Emas Antam Melesat Rp40.000, Ini Daftar Selengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam hari ini kembali naik. Kenaikannya luar biasa, mencapai Rp40.000. Kini harga emas Antam menjadi Rp3.068.000 per gram dari semula Rp3.028.000. Selain itu, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan. Hari ini, harga buyback emas Antam meningkat sebesar Rp41.000, sehingga ditetapkan menjadi Rp2.854.000 per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda […]

  • Rupiah Ngegas Pagi Ini! Loncat 54 Poin, Sentuh Rp18.134 per Dolar AS

    Rupiah Ngegas Pagi Ini! Loncat 54 Poin, Sentuh Rp18.134 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angin segar berembus ke dunia usaha. Nilai tukar rupiah pada Selasa (9/6/2026) pagi dibuka menguat 54 poin atau 0,29 persen ke level Rp18.134 per dolar AS, dari sebelumnya Rp18.188 per dolar AS. Penguatan ini langsung direspons pelaku usaha di Jambi. Sejumlah pengusaha mengaku mulai melihat celah untuk menekan biaya produksi, terutama yang bergantung […]

  • BPBD Tanjab Timur Ingatkan Warga Waspada Puncak Musim Kemarau 2026, Karhutla Jadi Ancaman Utama

    BPBD Tanjab Timur Ingatkan Warga Waspada Puncak Musim Kemarau 2026, Karhutla Jadi Ancaman Utama

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September 2026. Masyarakat diminta berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala BPBD Tanjab Timur, Amri Juhardy, mengatakan langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini menyusul prakiraan Badan […]

expand_less