Senin, 25 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menguat Tipis, Rupiah Perkasa Hadapi Pukulan Beruntun

Menguat Tipis, Rupiah Perkasa Hadapi Pukulan Beruntun

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah mengalami penguatan pada sesi kedua perdagangan, Jumat (20/2/2026) sore. Rupiah ditutup menguat 0,04 persen pada level Rp 16.888 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.984 per dolar AS.

Di Asia, mayoritas mata uang masih melemah terhadap dolar AS sore ini. Rupee India mencatat pelemahan terdalam yakni 0,33%, disusul yen Jepang yang melemah 0,30%, peso Filipina melemah 0,26%, dolar Taiwan melemah 0,23%, dolar Singapura melemah 0,09%, baht Thailand melemah 0,03% dan dolar Hong Kong melemah 0,01% terhadap dolar AS.

Sedangkan rupiah menguat Bersama ringgit Malaysia dan won Korea, dengan penguatan masing-masing 0,4%, 0,12% dan 0,06%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 97,92.

Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa rupiah menguat beberapa waktu setelah kabar penandatanganan tarif resiprokal perdagangan Indonesia dan Amerika Serikat.

Sementara itu, rupiah juga menguat meski sentimen eksternal masih membayangi. Risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Januari 2026 menunjukkan nada pejabat Federal Reserve yang hati-hati namun cenderung hawkish.

“Risalah tersebut memperkuat pandangan bahwa pemotongan suku bunga jangka pendek tidak mungkin terjadi. Hal itu membuat dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah tetap stabil, menekan logam mulia yang tidak menghasilkan imbal hasil,” ungkap Ibrahim dalam keterangan tertulis, Jumat (20/2/2026).

Sementara itu Data ekonomi AS yang optimis menguatkan dolar AS. Hal itu ditandai dengan rilis Klaim Pengangguran Awal turun menjadi 206 ribu untuk minggu yang berakhir pada 14 Februari 2026, jauh di bawah perkiraan 225 ribu dan turun dari 229 ribu sebelumnya.

Rupiah juga menguat meski risiko geopolitik yang terkait dengan ketegangan AS-Iran yang sedang berlangsung tetap tinggi. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran memiliki waktu maksimal 10 hingga 15 hari untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya.

“Fokus pasar hari ini adalah pembacaan awal Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal keempat (Q4), Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), dan data Indeks Manajer Pembelian Global S&P (PMI), yang akan dirilis malam nanti,” beber Ibrahim.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Investor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agrinas Impor 160.000 Pikap 4×4 Senilai Rp 200 Triliun untuk Program Koperasi Merah Putih

    Agrinas Impor 160.000 Pikap 4×4 Senilai Rp 200 Triliun untuk Program Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Agrinas Pangan Nusantara mengungkap kebutuhan impor mobil pikap 4×4 untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mencapai 160.000 unit. Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan pengadaan kendaraan tersebut tidak hanya berasal dari India, tetapi juga dari sejumlah negara lain seperti China dan Jepang. Ia merinci, sebanyak 13.500 unit […]

  • IRGC Iran Buru 11.000 Tentara AS di Timur Tengah

    IRGC Iran Buru 11.000 Tentara AS di Timur Tengah

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel semakin meningkat. Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC dilaporkan tengah melakukan operasi intelijen untuk melacak keberadaan sekitar 11.000 tentara Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah. Media Iran yang dikutip oleh Al Jazeera menyebutkan bahwa badan intelijen IRGC telah mengeluarkan seruan kepada masyarakat […]

  • Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.746 per Dolar AS

    Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.746 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari zona merah. Dilansir dari Antara, Selasa (6/1/20260, rupiah dibuka pada level Rp16.746 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 6 poin atau 0,04 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.740 dolar AS. Sementara itu, indeks dolar naik 98,28. Saat ini, pergerakan mata uang […]

  • Masuk Singapura Makin Ketat, Turis Bisa Ditolak Sebelum Terbang

    Masuk Singapura Makin Ketat, Turis Bisa Ditolak Sebelum Terbang

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana bepergian ke Singapura perlu persiapan ekstra. Mulai 30 Januari 2026, pemerintah Singapura akan menerapkan kebijakan imigrasi yang lebih ketat, memungkinkan otoritas menolak pengunjung sebelum mereka naik pesawat atau kapal menuju Negeri Singa. Otoritas Imigrasi & Pos Pemeriksaan Singapura (Immigration & Checkpoints Authority/ICA) menyatakan aturan baru ini berlaku untuk seluruh maskapai penerbangan yang […]

  • “Annyorong Lopi” Buka Festival Phinisi 2025 di Bulukumba, Simbol Semangat Maritim Bugis-Makassar

    “Annyorong Lopi” Buka Festival Phinisi 2025 di Bulukumba, Simbol Semangat Maritim Bugis-Makassar

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Festival Phinisi 2025 resmi dibuka di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Kamis (23/10), ditandai dengan prosesi adat “Annyorong Lopi”, yaitu tradisi mendorong kapal phinisi ke laut. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Pembukaan festival dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, […]

  • Pemerintah Arahkan Transformasi Ekonomi Menuju Pertumbuhan Produktif pada 2026

    Pemerintah Arahkan Transformasi Ekonomi Menuju Pertumbuhan Produktif pada 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mengarahkan transformasi ekonomi nasional menuju pertumbuhan yang lebih produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan pada 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, arah baru pembangunan tersebut tidak hanya berfokus pada stabilitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi. Hal itu disampaikan dalam rangkaian IMF-World Bank Spring Meeting 2026 di Washington DC, Amerika Serikat. […]

expand_less