Selasa, 21 Jul 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Harga Cabai Merah di Pasar Angso Duo Jambi Naik 22 Persen Jadi Rp36.000 per Kilogram

Harga Cabai Merah di Pasar Angso Duo Jambi Naik 22 Persen Jadi Rp36.000 per Kilogram

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami kenaikan pada Senin (20/7/2026). Komoditas yang paling mencolok adalah cabai merah besar dan cabai merah kecil yang melonjak hingga 22,22 persen, disusul telur ayam ras yang naik 11,76 persen.

Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, harga cabai merah besar kini berada di level Rp36.000 per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp29.500 per kilogram. Kenaikan serupa juga terjadi pada cabai merah kecil yang kini dijual Rp36.000 per kilogram.

Sementara itu, telur ayam ras juga mengalami kenaikan menjadi Rp1.700 per butir, atau naik sekitar 11,76 persen dibandingkan harga sebelumnya.

Di tengah kenaikan tersebut, terdapat satu komoditas yang justru mengalami penurunan. Cabai rawit hijau turun 10 persen menjadi Rp45.000 per kilogram, sehingga sedikit meringankan beban konsumen.

Selain tiga komoditas tersebut, mayoritas kebutuhan pokok lainnya masih terpantau stabil.

Harga beras premium seperti Beras Naruto, Beras Anggur, Beras Belido, Beras King, dan Beras Tiga Kartu tetap bertahan di angka Rp15.200 per kilogram, sedangkan beras OP Bulog dijual Rp12.000 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, daging sapi murni masih stabil di Rp150.000 per kilogram, ayam kampung Rp65.000 per kilogram, dan ayam broiler Rp37.000 per kilogram.

Harga minyak goreng juga belum mengalami perubahan. Minyak curah dipatok Rp20.000 per kilogram, minyak kemasan premium Rp20.000 per liter, sedangkan Minyakita dijual Rp15.700 per liter.

Komoditas bumbu dapur lainnya juga relatif stabil. Bawang merah bertahan di Rp26.000 per kilogram, sementara bawang putih masih Rp34.000 per kilogram. Adapun cabai rawit merah tetap berada di level Rp50.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan lainnya, gula pasir lokal dijual Rp18.000 per kilogram, tepung terigu Cakra Kembar Rp12.000 per kilogram dan Segitiga Biru Rp11.500 per kilogram.

Komoditas perikanan juga belum mengalami perubahan harga. Ikan kembung dijual Rp35.000 per kilogram, ikan asin teri Rp80.000 per kilogram, sedangkan udang swallo berada di harga Rp100.000 per kilogram. Sementara itu, harga buah seperti pisang lilin tetap Rp7.500 per kilogram dan jeruk Brastagi Rp17.000 per kilogram.

Secara keseluruhan, dari puluhan komoditas yang dipantau pada 20 Juli 2026, hanya tiga komoditas yang mengalami perubahan harga, yakni cabai merah besar, cabai merah kecil, dan telur ayam ras yang naik, serta cabai rawit hijau yang turun. Selebihnya masih berada dalam kondisi stabil.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Buka Suara soal Penggeledahan Bareskrim di Kantor Sekuritas Terkait Kasus Saham PIPA

    OJK Buka Suara soal Penggeledahan Bareskrim di Kantor Sekuritas Terkait Kasus Saham PIPA

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait penggeledahan yang dilakukan Bareskrim Polri di kantor sekuritas, menyusul penetapan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana pasar modal PT Multi Makmur Lemindo Tbk (MML) dengan kode saham PIPA. Pejabat sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK, Hasan Fawzi, […]

  • Pasar Ritel Menguat, Brand Asing Ramai Masuk Indonesia: Terapkan Pop-up Store dan Konsep Omnichannel

    Pasar Ritel Menguat, Brand Asing Ramai Masuk Indonesia: Terapkan Pop-up Store dan Konsep Omnichannel

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor properti ritel di Indonesia tengah mengalami transformasi signifikan. Fenomena penutupan gerai-gerai besar dan department store seperti Transmart dan Sogo di beberapa lokasi bukan pertanda kemunduran, melainkan indikasi kuat adanya pergeseran preferensi konsumen dan evolusi model bisnis ritel. Di tengah perubahan ini, Indonesia, khususnya Jakarta, menawarkan pangsa pasar yang menarik bagi masuknya brand-brand […]

  • Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

    Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pendiri bursa mata uang kripto terbesar di dunia, Binance, yakni Changpeng Zhao (CZ), kini kembali menjadi sorotan dunia. Setelah sempat mendekam di penjara selama empat bulan karena kasus pencucian uang, CZ kini justru tampil sebagai tokoh penting di industri aset digital Asia Tengah. CZ sebelumnya dijatuhi hukuman karena terbukti melanggar undang-undang anti pencucian […]

  • Mensos Gus Ipul: Dukungan Logistik untuk Korban Bencana Selalu Melimpah, Tantangannya Distribusi

    Mensos Gus Ipul: Dukungan Logistik untuk Korban Bencana Selalu Melimpah, Tantangannya Distribusi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa dukungan logistik untuk korban bencana di Indonesia tidak pernah kekurangan. Ia menyebut tradisi gotong royong masyarakat membuat bantuan selalu mengalir deras setiap terjadi bencana. “Dalam setiap bencana, dukungan logistik itu tidak pernah kurang. Bahkan sering berlebih,” ujar Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu […]

  • OJK dan MAS Perkuat Kerja Sama FinTech, Dukung Ekonomi Digital Indonesia–Singapura

    OJK dan MAS Perkuat Kerja Sama FinTech, Dukung Ekonomi Digital Indonesia–Singapura

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Monetary Authority of Singapore (MAS) memperbarui komitmen kerja sama dalam pengembangan bidang FinTech dan memperkuat kerja sama di bidang keuangan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) tentang Kerja Sama di Bidang Teknologi Keuangan (Fintech). MoU ini melanjutkan kesepakatan sebelumnya yang ditandatangani pada tahun 2018, serta memperluas upaya bersama dalam […]

  • RUPSLB Pertamina Geothermal (PGEO) Tunjuk Ahmad Yani sebagai Direktur Utama Baru

    RUPSLB Pertamina Geothermal (PGEO) Tunjuk Ahmad Yani sebagai Direktur Utama Baru

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) merombak jajaran pimpinan perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Senin (20/1/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyepakati penunjukan Ahmad Yani sebagai Direktur Utama menggantikan Julfi Hadi yang mengundurkan diri sejak November 2025. Penunjukan Ahmad Yani dinilai sebagai langkah strategis untuk […]

expand_less