Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Wajah Ekonomi Jambi 2026: Ekonomi Tumbuh, Pengangguran Turun, Tapi UMKM Masih Hadapi Tantangan Daya Beli

Wajah Ekonomi Jambi 2026: Ekonomi Tumbuh, Pengangguran Turun, Tapi UMKM Masih Hadapi Tantangan Daya Beli

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi memasuki 2026 dengan sejumlah indikator yang menunjukkan perbaikan. Pertumbuhan ekonomi meningkat sepanjang 2025, pengangguran menurun, kemiskinan berkurang dan kualitas pembangunan manusia terus membaik.

Namun, di tengah tren positif tersebut, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masih menghadapi tantangan. Kenaikan harga barang dan biaya operasional membuat pertumbuhan ekonomi belum tentu langsung terasa dalam bentuk peningkatan omzet setiap pelaku usaha.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Jambi pada 2024 tumbuh 4,51 persen. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 4,93 persen pada 2025. Memasuki 2026, ekonomi masih tumbuh 4,33 persen secara tahunan pada Triwulan I.

Pada Triwulan I 2026, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jambi atas dasar harga berlaku mencapai Rp88,80 triliun. Pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi terjadi pada sektor pengadaan listrik dan gas yang mencapai 13,54 persen.

Kinerja tersebut menjadi modal penting bagi dunia usaha. Semakin tinggi aktivitas ekonomi, semakin besar pula peluang terjadinya transaksi di sektor perdagangan, kuliner, jasa, transportasi dan usaha rumah tangga.

Inflasi Provinsi Jambi pada Juni 2026 tercatat 3,85 persen secara tahunan. Inflasi tertinggi terjadi di Muara Bungo sebesar 4,72 persen, sedangkan Kota Jambi mencapai 3,60 persen. Secara bulanan, Jambi mengalami inflasi 0,52 persen pada Juni 2026.

Kondisi tersebut membuat pelaku UMKM harus menghadapi dua sisi sekaligus. Di satu sisi, pertumbuhan ekonomi membuka peluang pasar. Namun di sisi lain, kenaikan harga bahan baku dan kebutuhan rumah tangga dapat membuat konsumen lebih selektif membelanjakan uangnya.

Bagi usaha kuliner misalnya, kenaikan harga bahan pangan dapat meningkatkan biaya produksi. Jika harga jual dinaikkan, konsumen berpotensi mengurangi pembelian. Jika harga ditahan, margin keuntungan pelaku usaha bisa tertekan. Karena itu, indikator yang paling terasa bagi UMKM bukan hanya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga jumlah pelanggan, frekuensi transaksi dan omzet harian.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2026 tercatat 3,99 persen, turun 0,50 persen poin dibandingkan Februari 2025. Jumlah angkatan kerja pada Februari 2026 mencapai 1,87 juta orang, sementara penduduk yang bekerja sebanyak 1,80 juta orang.

Menariknya, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum mencatat peningkatan jumlah pekerja sebesar 19,38 ribu orang. Sektor ini memiliki hubungan langsung dengan aktivitas UMKM, terutama usaha kuliner, kedai, restoran, penginapan dan usaha jasa pendukung pariwisata.

Sementara data Agustus 2025 menunjukkan TPAK Jambi berada pada 68,37 persen. Struktur pekerjaan masih didominasi pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 43,36 persen. Sebanyak 57,27 persen pekerja berada di sektor informal. Besarnya sektor informal menunjukkan UMKM dan usaha mandiri masih menjadi bagian penting dalam menopang mata pencaharian masyarakat Jambi.

Pada Maret 2024, persentase penduduk miskin Jambi tercatat 7,10 persen. Pada Maret 2025 angkanya menjadi 7,19 persen, sebelum kembali turun menjadi 6,89 persen pada September 2025.

Angka September 2025 tersebut turun 0,37 persen poin dibandingkan September 2024. Penurunan kemiskinan merupakan sinyal positif bagi perekonomian daerah karena menunjukkan semakin banyak masyarakat yang berada di atas garis kemiskinan.

Namun, bagi UMKM, tantangannya adalah bagaimana peningkatan kondisi sosial tersebut diterjemahkan menjadi peningkatan konsumsi. Ketika daya beli membaik, masyarakat memiliki ruang lebih besar untuk berbelanja makanan, pakaian, jasa, kebutuhan rumah tangga maupun produk lokal.

IPM Jambi meningkat dari 74,36 pada 2024 menjadi 75,13 pada 2025. BPS menyebut angka tersebut naik 0,77 poin atau 1,04 persen dan menempatkan Jambi dalam kategori pembangunan manusia tinggi.

Kenaikan IPM juga terlihat dari sejumlah komponennya. Usia harapan hidup meningkat, begitu pula harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah. Pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan juga mengalami peningkatan.

Peningkatan kualitas manusia penting bagi dunia usaha karena tenaga kerja dengan pendidikan dan keterampilan lebih baik memiliki peluang produktivitas yang lebih tinggi. Data BPS yang sudah dirilis sepanjang 2026 menunjukkan fondasi ekonomi Jambi masih cukup kuat. Pertumbuhan ekonomi Triwulan I mencapai 4,33 persen, TPT Februari turun menjadi 3,99 persen, sementara inflasi Juni berada di 3,85 persen.

Sementara itu, indikator kemiskinan dan IPM terbaru yang tersedia pada 2026 masih menggambarkan kondisi 2025. BPS memang telah menerbitkan berbagai publikasi 2026, tetapi bukan berarti seluruh indikator sosial sudah memiliki angka kondisi 2026.

Dengan demikian, wajah ekonomi Jambi 2026 bisa dikatakan berada dalam fase pertumbuhan dengan tantangan daya beli.

Ekonomi tumbuh, pengangguran menurun dan pembangunan manusia membaik. Pekerjaan rumah berikutnya adalah memastikan pertumbuhan tersebut benar-benar terasa di tingkat masyarakat.

Bagi UMKM, ukuran keberhasilannya sederhana: toko semakin ramai, pelanggan bertambah, transaksi meningkat dan omzet naik.

Jika pertumbuhan ekonomi Jambi mampu mendorong konsumsi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga, maka 2026 berpeluang menjadi tahun yang lebih baik bagi pelaku UMKM. Sebaliknya, jika tekanan biaya terus meningkat sementara daya beli tertahan, pertumbuhan ekonomi belum tentu otomatis membuat omzet UMKM ikut melesat.

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji ke-13 PNS Hanya Mampu Menjaga Stabilitas Konsumsi Jangka Pendek

    Gaji ke-13 PNS Hanya Mampu Menjaga Stabilitas Konsumsi Jangka Pendek

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pencairan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan pada awal Juni 2026 diperkirakan memberi dorongan terhadap konsumsi rumah tangga, terutama menjelang tahun ajaran baru. Namun, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dinilai terbatas dan bersifat sementara. Sejumlah ekonom menilai tambahan pendapatan tersebut akan langsung mengalir ke sektor riil, terutama untuk memenuhi kebutuhan […]

  • Resep Sate Daging Kurban Empuk dan Lezat: Rahasia Bumbu, Teknik Potong, hingga Cara Bakar Sempurna

    Resep Sate Daging Kurban Empuk dan Lezat: Rahasia Bumbu, Teknik Potong, hingga Cara Bakar Sempurna

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasak sate dari daging kurban bukan sekadar tradisi, melainkan keterampilan yang menentukan kualitas hidangan saat Iduladha. Kesalahan kecil dalam memilih bagian daging atau teknik pemotongan dapat membuat sate menjadi keras dan kurang nikmat. Bagian daging menjadi faktor pertama yang krusial. Has dalam atau tenderloin disebut paling ideal karena teksturnya yang lembut dan minim […]

  • Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

    Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polisi resmi menetapkan Ayu Puspita sebagai tersangka kasus dugaan penipuan jasa wedding organizer (WO) setelah ratusan pasangan melaporkan kerugian. Total korban disebut mencapai lebih dari 200 orang, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp20 miliar. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan Ayu bersama satu tersangka lainnya, berinisial D, sudah ditahan di […]

  • 7 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Kecil agar Tetap Berpeluang Cuan Besar

    7 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Kecil agar Tetap Berpeluang Cuan Besar

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memulai bisnis tidak selalu harus dengan modal besar. Banyak pelaku usaha justru berhasil membangun bisnis dari skala kecil hingga berkembang pesat berkat perencanaan matang dan strategi yang tepat. Bagi calon wirausaha dengan keterbatasan modal, kunci utama bukan hanya soal uang, tetapi juga ketekunan, kreativitas, dan kemampuan membaca peluang pasar. Berikut sejumlah tips yang […]

  • Harga Perak Cetak Rekor Baru  US$ 64,22 per Troy Ons

    Harga Perak Cetak Rekor Baru  US$ 64,22 per Troy Ons

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak kembali mencetak rekor baru, setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,5%–3,75%. Dikutip dari Reuters, Jumat (12/12/2025) harga perak spot naik hampir 4% ke level US$ 64,22 per troy ons, mendekati rekor tertinggi US$ 64,31 yang dicapai sebelumnya pada sesi tersebut. […]

  • Viral Bandara Morowali Diisukan Ilegal, Ternyata Ada Dua Bandara Berstatus Resmi di Sana

    Viral Bandara Morowali Diisukan Ilegal, Ternyata Ada Dua Bandara Berstatus Resmi di Sana

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bandara Morowali, Sulawesi Tengah tengah menjadi pusat perhatian publik setelah ramai dibahas di media sosial. Sebuah unggahan menuduh bandara yang dikelola perusahaan swasta, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), berstatus ilegal namun pernah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Narasi ini lalu memicu kebingungan soal legalitas dan identitas bandara yang dimaksud. Akun @TheEagle_xxx […]

expand_less