Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Polisi resmi menetapkan Ayu Puspita sebagai tersangka kasus dugaan penipuan jasa wedding organizer (WO) setelah ratusan pasangan melaporkan kerugian. Total korban disebut mencapai lebih dari 200 orang, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp20 miliar. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan Ayu bersama satu tersangka lainnya, berinisial D, sudah ditahan di Polres Metro Jakarta Utara. Selain itu, tiga tersangka lain juga terlibat dan diperiksa di Polda Metro Jaya karena lokasi kejadian berada di sejumlah daerah berbeda.

“Benar tersangka A dan D ditahan di Jakut,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (9/12/2025). Ia menjelaskan tiga tersangka lain menjalani pemeriksaan lanjutan karena peristiwa penipuan tidak hanya terjadi di satu lokasi.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz menjelaskan bahwa WO milik Ayu menerima pembayaran resepsi, namun layanan yang dijanjikan tidak tersedia saat hari pelaksanaan. Sejumlah pasangan mengaku menu catering dan dekorasi tidak datang sehingga resepsi batal dilaksanakan.

“Kronologinya yaitu WO menerima uang untuk acara pernikahan atau resepsi, kemudian pada hari-H tidak terlaksana sesuai kesepakatan,” ujar Erick.

Menurut dia, ketidakhadiran vendor membuat banyak pasangan mengalami kerugian materi dan emosional, termasuk rusaknya acara pernikahan yang telah dipersiapkan jauh-jauh hari.

Kasus ini mulai ramai setelah video Ayu Puspita beredar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat dirinya dikelilingi puluhan orang yang menuntut pengembalian uang.

Di akun TikTok dan Threads, cerita para korban juga viral. Banyak yang mengaku sudah membayar seluruh paket namun penyedia WO tidak hadir saat hari pernikahan berlangsung.

“Temen aku married ditipu mereka. Catering nggak datang, telepon nggak diangkat,” tulis salah satu akun yang viral dan dibagikan ribuan pengguna.

Nama brand WO yang digunakan Ayu diketahui adalah Madelief. Bahkan sejumlah unggahan menyebut Madelief telah beriklan sebagai penyedia jasa premium dengan menawarkan paket pernikahan termasuk catering, venue, hingga dekorasi.

Namun kenyataannya, menurut laporan korban, sebagian besar layanan itu tidak disediakan saat acara berlangsung. Berdasarkan keterangan kepolisian, total laporan resmi yang diterima mencapai 87, namun jumlah korban disebut jauh lebih banyak karena banyak yang belum melapor.

Nilai kerugian disebut tidak sama, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah per pasangan. Jika ditotal, kerugian diperkirakan mencapai Rp20 miliar berdasarkan pengakuan korban yang viral di jagat media sosial.

Erick menegaskan penyidik masih akan memanggil sejumlah saksi, termasuk para vendor serta pihak yang bekerja dengan WO tersebut.

“Korban-korban membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Utara,” jelas Erick. Ia memastikan penanganan kasus akan terus dikembangkan. Polisi juga membuka peluang munculnya tersangka baru jika ditemukan bukti lain.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkes Ungkap Orang Bergaji Rp100 Juta Masih Dapat Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

    Menkes Ungkap Orang Bergaji Rp100 Juta Masih Dapat Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap masih banyak masyarakat berpenghasilan tinggi yang mendapat bantuan iuran BPJS Kesehatan (PBI) dari pemerintah. Bahkan, ada peserta dengan gaji Rp100 juta per bulan yang iurannya masih ditanggung negara. Dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Kamis (13/11/2025), Budi mengatakan temuan ini terungkap setelah dilakukan sinkronisasi data antara […]

  • Bukan Cuma Hutan yang Hangus, Karhutla Ancam Lumpuhkan Ekonomi

    Bukan Cuma Hutan yang Hangus, Karhutla Ancam Lumpuhkan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Jambi dan lainnya di tengah meningkatnya risiko El Nino tak hanya meninggalkan kerusakan ekologis. Dampaknya bisa menjalar jauh lebih luas ke sektor kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga aktivitas ekonomi masyarakat. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian mengatakan, nilai kerugian ekonomi akibat karhutla tidak bisa […]

  • Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

    Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mereka yang mengamati pergerakan harga emas dalam setahun terakhir tentu mendapati, betapa cepatnya harga emas beranjak naik. Siapa nyana rilis inflasi 2025 oleh BPS mendapati, emas punya andil dalam angjka inflasi tahunan. Memang, ia tidak seperti komoditas lainnya semisal cabai merah, rokok yang acap menyumbang inflasi. Dua yang disebut terakhir, boleh disebut konsumsi […]

  • Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jelang Hari Kemerdekaan RI Turun 20 Persen

    Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jelang Hari Kemerdekaan RI Turun 20 Persen

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Senin (10/8/2026) relatif stabil. Namun, harga cabai merah tercatat mengalami penurunan cukup signifikan hingga 20 persen. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil masing-masing berada di level Rp32.000 per kilogram. Kedua komoditas […]

  • Purbaya Tolak Permintaan Bos Danantara: Pembebasan Pajak BUMN

    Purbaya Tolak Permintaan Bos Danantara: Pembebasan Pajak BUMN

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menolak permintaan CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, untuk membebaskan kewajiban pajak sejumlah BUMN yang belum dipenuhi sejak 2023. Purbaya mengungkapkan bahwa perusahaan yang dimaksud justru mencatatkan keuntungan dan sebagian sahamnya dimiliki investor asing. “Ya, enggak bisa itu kan sudah terjadi […]

  • Menkeu Purbaya Targetkan Revisi PMK Kredit Kopdes Merah Putih Rampung Pekan Depan

    Menkeu Purbaya Targetkan Revisi PMK Kredit Kopdes Merah Putih Rampung Pekan Depan

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 terkait skema kredit untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) akan diselesaikan paling lambat pekan depan. Revisi aturan tersebut menjadi kunci agar pencairan pembiayaan dan pembangunan fasilitas Kopdes dapat dipercepat. “Harusnya sudah selesai dari kemarin. Saya nggak tahu kenapa […]

expand_less