Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Polisi resmi menetapkan Ayu Puspita sebagai tersangka kasus dugaan penipuan jasa wedding organizer (WO) setelah ratusan pasangan melaporkan kerugian. Total korban disebut mencapai lebih dari 200 orang, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp20 miliar. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan Ayu bersama satu tersangka lainnya, berinisial D, sudah ditahan di Polres Metro Jakarta Utara. Selain itu, tiga tersangka lain juga terlibat dan diperiksa di Polda Metro Jaya karena lokasi kejadian berada di sejumlah daerah berbeda.

“Benar tersangka A dan D ditahan di Jakut,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (9/12/2025). Ia menjelaskan tiga tersangka lain menjalani pemeriksaan lanjutan karena peristiwa penipuan tidak hanya terjadi di satu lokasi.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz menjelaskan bahwa WO milik Ayu menerima pembayaran resepsi, namun layanan yang dijanjikan tidak tersedia saat hari pelaksanaan. Sejumlah pasangan mengaku menu catering dan dekorasi tidak datang sehingga resepsi batal dilaksanakan.

“Kronologinya yaitu WO menerima uang untuk acara pernikahan atau resepsi, kemudian pada hari-H tidak terlaksana sesuai kesepakatan,” ujar Erick.

Menurut dia, ketidakhadiran vendor membuat banyak pasangan mengalami kerugian materi dan emosional, termasuk rusaknya acara pernikahan yang telah dipersiapkan jauh-jauh hari.

Kasus ini mulai ramai setelah video Ayu Puspita beredar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat dirinya dikelilingi puluhan orang yang menuntut pengembalian uang.

Di akun TikTok dan Threads, cerita para korban juga viral. Banyak yang mengaku sudah membayar seluruh paket namun penyedia WO tidak hadir saat hari pernikahan berlangsung.

“Temen aku married ditipu mereka. Catering nggak datang, telepon nggak diangkat,” tulis salah satu akun yang viral dan dibagikan ribuan pengguna.

Nama brand WO yang digunakan Ayu diketahui adalah Madelief. Bahkan sejumlah unggahan menyebut Madelief telah beriklan sebagai penyedia jasa premium dengan menawarkan paket pernikahan termasuk catering, venue, hingga dekorasi.

Namun kenyataannya, menurut laporan korban, sebagian besar layanan itu tidak disediakan saat acara berlangsung. Berdasarkan keterangan kepolisian, total laporan resmi yang diterima mencapai 87, namun jumlah korban disebut jauh lebih banyak karena banyak yang belum melapor.

Nilai kerugian disebut tidak sama, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah per pasangan. Jika ditotal, kerugian diperkirakan mencapai Rp20 miliar berdasarkan pengakuan korban yang viral di jagat media sosial.

Erick menegaskan penyidik masih akan memanggil sejumlah saksi, termasuk para vendor serta pihak yang bekerja dengan WO tersebut.

“Korban-korban membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Utara,” jelas Erick. Ia memastikan penanganan kasus akan terus dikembangkan. Polisi juga membuka peluang munculnya tersangka baru jika ditemukan bukti lain.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinyal Positif! Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.944.000 per Gram

    Sinyal Positif! Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.944.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terpantau naik pada perdagangan Jumat (20/2/2026). Dilansir dari laman Logam Mulia, harga emas Antam sudah dibanderol Rp 2.944.000 per gram. Artinya, Emas Antam naik Rp 28.000 jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (19/2/2026) yang berada di level Rp 2.916.000 per gram. Begitu pula untuk harga beli kembali (buyback) emas Antam […]

  • Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.746 per Dolar AS

    Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.746 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari zona merah. Dilansir dari Antara, Selasa (6/1/20260, rupiah dibuka pada level Rp16.746 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 6 poin atau 0,04 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.740 dolar AS. Sementara itu, indeks dolar naik 98,28. Saat ini, pergerakan mata uang […]

  • Bank Tanah dan Kejagung Kawal Pengelolaan Lahan Koperasi Merah Putih di Lampung

    Bank Tanah dan Kejagung Kawal Pengelolaan Lahan Koperasi Merah Putih di Lampung

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Bank Tanah (BBT) menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengawal penyediaan dan pengelolaan lahan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Provinsi Lampung. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BBT dan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) di Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu (12/11/2025). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala […]

  • IHSG Dibuka Naik Tipis ke Level 8.325

    IHSG Dibuka Naik Tipis ke Level 8.325

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada perdagangan hari ini setelah kemarin ditutup di zona hijau. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, Kamis (6/11/2025), IHSG menguat 0,09% atau 7,30 poin ke 8.325. Dalam pembukaan ada sebanyak 249 saham menguat, 160 dibuka melemah, dan 219 saham belum berubah. Sejumlah saham emiten […]

  • Taksi Listrik Hadir Dukung Konektivitas Stasiun Whoosh Halim

    Taksi Listrik Hadir Dukung Konektivitas Stasiun Whoosh Halim

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kehadiran kereta cepat Jakarta–Bandung membawa perubahan mendasar dalam pola perjalanan antarkota. Waktu tempuh yang singkat, perjalanan yang senyap, serta efisiensi energi menjadikannya simbol kemajuan transportasi modern. Mulai 18 Desember 2025, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju atau dari Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Halim menggunakan taksi listrik Green SM yang beroperasi di area […]

  • BRI Catat Kredit Komersial Tumbuh 58,4% hingga Rp61,4 Triliun

    BRI Catat Kredit Komersial Tumbuh 58,4% hingga Rp61,4 Triliun

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja bisnis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menunjukkan tren positif seiring implementasi transformasi perusahaan melalui program BRIvolution. Salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut datang dari segmen kredit komersial (commercial) yang kini menjadi mesin pertumbuhan baru perseroan. Hingga akhir 2025, BRI mencatat penyaluran kredit komersial mencapai Rp61,4 triliun. Angka ini melonjak […]

expand_less