Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menkeu Purbaya Targetkan Revisi PMK Kredit Kopdes Merah Putih Rampung Pekan Depan

Menkeu Purbaya Targetkan Revisi PMK Kredit Kopdes Merah Putih Rampung Pekan Depan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 terkait skema kredit untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) akan diselesaikan paling lambat pekan depan. Revisi aturan tersebut menjadi kunci agar pencairan pembiayaan dan pembangunan fasilitas Kopdes dapat dipercepat.

“Harusnya sudah selesai dari kemarin. Saya nggak tahu kenapa belum rampung. Minggu depan harusnya selesai. Itu gampang, cuma coret satu dua baris. Kalau nggak bisa juga, saya coret saja PMK-nya,” tegas Purbaya usai menghadiri Run for Good Journalism 2025 by Forum Pemred di Jakarta, Minggu (16/11).

Revisi PMK diperlukan untuk memperlancar pencairan pinjaman kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) sebagai pelaksana pembangunan fisik Kopdes Merah Putih. Pendanaan ini disalurkan melalui bank-bank Himbara dan seluruhnya dijamin oleh pemerintah sehingga tidak menimbulkan risiko bagi perbankan.

“Kami sudah memberi jaminan ke Himbara bahwa utang itu akan diganti oleh pemerintah. Jadi mereka nggak perlu takut. Perbankan juga nggak akan terganggu karena risikonya tidak bertambah,” ujar Purbaya.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono sebelumnya menjelaskan bahwa pembangunan Kopdes Merah Putih dibantu oleh PT Agrinas bersama unsur TNI. Saat ini, lebih dari 11 ribu titik lahan telah terinventarisasi, dengan 7.923 titik di antaranya sedang dalam tahap pembangunan.

Menurut Ferry, verifikasi lokasi terus dipercepat agar pembangunan fisik dapat berjalan serentak. Targetnya, hingga akhir November, 40 ribu titik lahan tuntas diverifikasi sehingga pembangunan 20 ribu Kopdes bisa dimulai. Pada Desember, ia menargetkan 50 ribu titik memulai pembangunan serentak.

“Desember kita bangun 40 ribu sampai 50 ribu. Data tanah bisa mencapai 80 ribu titik yang terinventarisasi. Januari mulai dibangun semuanya. Insyaallah Maret, fisik gedung, gudang, gerai, dan sarana pendukung sudah selesai,” jelas Ferry.

Setiap Kopdes Merah Putih ditargetkan memiliki tujuh gerai usaha, mulai dari sembako, cold storage, layanan obat murah, klinik desa, simpan pinjam, logistik, hingga kantor koperasi.
Pembiayaan pembangunan bersumber dari APBN yang ditempatkan di bank Himbara, kemudian disalurkan kepada PT Agrinas sebagai pelaksana.

“Dananya dari APBN lewat Himbara ke PT Agrinas untuk pembangunan fisik. Jadi anggarannya dari negara, disalurkan melalui Himbara,” tegas Ferry.

Dengan revisi PMK yang ditargetkan tuntas dalam satu pekan, pemerintah berharap akselerasi penyaluran kredit Kopdes dan pembangunan fasilitas dapat berjalan tanpa hambatan, demi memperkuat ekonomi desa dan mewujudkan pemerataan usaha hingga ke pelosok daerah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kini Harga Emas Antam Dibanderol Rp2,9 Juta per Gram

    Kini Harga Emas Antam Dibanderol Rp2,9 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Awal bulan yang bagus bagi emas Antam. Hari ini harga emas Antam mengalami kenaikan signifikan dibanding sebelumnya. Berdasarkan data dari Antara, Rabu (1/4/2026), emas Antam melejit Rp75.000 sehingga menjadi Rp2.902.000 per gram dari semula Rp2.827.000. Untuk harga beli kembali (buyback) juga turut naik menjadi Rp2.587.000 per gram dari semula Rp2.477.000 per gram. Namun […]

  • Mulai 1 Januari 2026, Ekspor Batu Bara Dikenai Bea Keluar 1–5%

    Mulai 1 Januari 2026, Ekspor Batu Bara Dikenai Bea Keluar 1–5%

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan akan mulai memberlakukan bea keluar ekspor batu bara pada 1 Januari 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor pertambangan, terutama saat harga komoditas sedang tinggi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, pengenaan bea keluar batu bara sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945, yang […]

  • Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

    Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laju penurunan muka tanah di Jakarta mencapai lebih dari 10 sentimeter per tahun di sejumlah wilayah. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena berpotensi memperparah banjir, merusak infrastruktur, hingga mengancam keberlanjutan kota. Pengamat tata kota Prof. Putu Rumawan Salain mengatakan, tren tersebut harus segera direspons dengan langkah mitigasi yang terencana dan berkelanjutan. “Dengan penurunan tanah […]

  • Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

    Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri garmen Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global, terutama melalui produk dengan spesialisasi dan nilai tambah tinggi. Salah satu contohnya datang dari Bandung, Jawa Barat, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri garmen nasional. Perkembangan tren fesyen yang semakin mengarah pada fungsi dan kenyamanan membuka ruang bagi produk-produk khusus, […]

  • Indonesia Punya Cadangan Migas Jumbo, Gas Bumi Jadi Tulang Punggung Energi Nasional

    Indonesia Punya Cadangan Migas Jumbo, Gas Bumi Jadi Tulang Punggung Energi Nasional

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat Indonesia memiliki cadangan minyak dan gas bumi (migas) jumbo yang potensial menjadi penopang utama ketahanan energi nasional. Berdasarkan data per 1 Januari 2025, total cadangan minyak bumi nasional mencapai 4.423,52 miliar barel tangki stok (mmstb), sementara cadangan gas bumi mencapai 55.850,81 miliar kaki kubik (bscf). […]

  • Kementrans Percepat Sertifikasi Lahan untuk 8.052 Keluarga Transmigran

    Kementrans Percepat Sertifikasi Lahan untuk 8.052 Keluarga Transmigran

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi mempercepat penyelesaian status lahan transmigran yang selama puluhan tahun membuat ribuan keluarga hidup dalam ketidakpastian hukum. Sebanyak 17.655 bidang tanah milik 8.052 kepala keluarga transmigran yang berada di kawasan hutan akan segera dituntaskan status hukumnya agar dapat diterbitkan Sertipikat Hak Milik (SHM). Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan […]

expand_less