Selasa, 30 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Badai MSCI Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok ke Level 8.306 pada Perdagangan Awal Pekan

Badai MSCI Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok ke Level 8.306 pada Perdagangan Awal Pekan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (2/2). Tekanan di pasar saham domestik masih berlanjut seiring belum meredanya dampak kebijakan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap saham-saham Indonesia.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG turun 33,45 poin atau 0,40 persen ke level 8.306. Sepanjang awal sesi, indeks saham bergerak di rentang 8.172 hingga 8.313.

Aktivitas transaksi terpantau cukup aktif. Hingga awal perdagangan, volume transaksi mencapai 3,78 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp2,67 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 293.573 kali.

Secara sektoral, tekanan masih mendominasi pasar. Tercatat sebanyak 397 saham melemah, 175 saham menguat, dan 125 saham bergerak stagnan.

Pelemahan IHSG tak lepas dari sentimen negatif yang masih membayangi pasar modal Indonesia setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks terhadap saham-saham Tanah Air.

Kebijakan tersebut mencakup pembekuan kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya peningkatan kelas saham di seluruh segmen indeks.

Dampaknya signifikan. IHSG sempat anjlok hingga 8 persen pada perdagangan Rabu (28/1) dan Kamis (29/1) pekan lalu, yang berujung pada penghentian sementara perdagangan atau trading halt.

Gejolak pasar tersebut juga memicu dinamika di internal otoritas pasar keuangan. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri, disusul mundur massal empat pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara.

Meski demikian, IHSG sempat menunjukkan sinyal pemulihan pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Pada Jumat (30/1), IHSG ditutup menguat 97,40 poin atau 1,18 persen ke level 8.329, dengan 551 saham menguat, 194 terkoreksi, dan 65 stagnan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran Ngamuk Lagi! Pangkalan AS dan Israel Dibombardir

    Iran Ngamuk Lagi! Pangkalan AS dan Israel Dibombardir

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kembali melancarkan serangan terhadap Israel dan pasukan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah pada Jumat (27/3/2026). Serangan tersebut dilakukan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) dan rudal jarak menengah hingga jarak jauh sebagai bagian dari operasi balasan Iran. Dalam pernyataan resmi yang dirilis media pemerintah Iran, IRGC menyebut sejumlah […]

  • JBC Tak Hanya Pusat Bisnis, Salat Idul Adha Perdana Satukan Ratusan Jamaah

    JBC Tak Hanya Pusat Bisnis, Salat Idul Adha Perdana Satukan Ratusan Jamaah

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –Jambi Business Center (JBC) sukses menggelar pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 H/2026 M perdana di area Lapangan Mini Soccer JBC, Rabu (27/5/2026) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Jambi. Pelaksanaan Salat Idul Adha ini menjadi momentum spesial bagi kawasan Superblock JBC yang terus berkembang, tidak hanya […]

  • Under-Invoicing Sawit Dibongkar Menkeu Purbaya, Negara Diduga Rugi Bertahun-tahun

    Under-Invoicing Sawit Dibongkar Menkeu Purbaya, Negara Diduga Rugi Bertahun-tahun

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dugaan praktik manipulasi nilai ekspor minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang dilakukan sejumlah oknum pengusaha melalui skema under-invoicing. Praktik ilegal ini diduga menyebabkan kebocoran penerimaan negara dalam jangka waktu bertahun-tahun. Purbaya menyebut modus yang digunakan yakni melaporkan ekspor CPO seolah-olah hanya sampai negara […]

  • Prabowo Hadiri Paripurna DPR, Ketum Parpol Kompak Hadir dalam Sidang KEM PPKF RAPBN 2027

    Prabowo Hadiri Paripurna DPR, Ketum Parpol Kompak Hadir dalam Sidang KEM PPKF RAPBN 2027

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sidang Paripurna DPR RI ke-19 pada Rabu, 20 Mei 2026, berlangsung dengan nuansa politik yang kuat. Presiden Prabowo Subianto hadir langsung untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027, dalam forum yang dihadiri mayoritas pimpinan partai politik. Sebanyak 451 dari total 580 anggota DPR tercatat hadir dalam rapat […]

  • BPOM Ungkap 5 Produk Pangan Ilegal Paling Banyak Dijual di E-Commerce

    BPOM Ungkap 5 Produk Pangan Ilegal Paling Banyak Dijual di E-Commerce

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan ribuan akun dan tautan penjualan produk pangan olahan ilegal di berbagai marketplace sepanjang Januari–Juni 2025. Temuan ini merupakan hasil patroli siber rutin yang dilakukan BPOM terhadap e-commerce dan media sosial. BPOM menyebut seluruh tautan yang teridentifikasi telah diajukan untuk takedown melalui Kementerian Komunikasi dan Digital […]

  • Menhub Dudy Minta Masjid Dioptimalkan Jadi Rest Area Mudik Lebaran 2026

    Menhub Dudy Minta Masjid Dioptimalkan Jadi Rest Area Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi disebut meminta agar area masjid di sepanjang jalur perjalanan mudik dioptimalkan sebagai tempat istirahat (rest area) saat mudik Lebaran 2026. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti usai rapat koordinasi pelaksanaan mudik bersama Menhub di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Kamis (19/2). “Mengoptimalkan masjid-masjid yang ada di […]

expand_less