Selasa, 21 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BPOM Ungkap 5 Produk Pangan Ilegal Paling Banyak Dijual di E-Commerce

BPOM Ungkap 5 Produk Pangan Ilegal Paling Banyak Dijual di E-Commerce

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan ribuan akun dan tautan penjualan produk pangan olahan ilegal di berbagai marketplace sepanjang Januari–Juni 2025. Temuan ini merupakan hasil patroli siber rutin yang dilakukan BPOM terhadap e-commerce dan media sosial. BPOM menyebut seluruh tautan yang teridentifikasi telah diajukan untuk takedown melalui Kementerian Komunikasi dan Digital serta Indonesian E-Commerce Association (idEA). Namun, BPOM mengingatkan masyarakat tetap waspada karena penjual dapat membuat akun baru.

“Jangan sampai dikonsumsi, karena produk tanpa izin edar tidak melewati proses pengawasan keamanan pangan,” tulis BPOM melalui unggahan resmi di Instagram, dikutip Jumat (28/11/2025).

Berikut lima produk pangan ilegal yang paling banyak ditemukan beredar di marketplace:

1. Milo Cube

  • 1.269 tautan penjualan
  • 7.290 pcs terjual

Lokasi penjual terbanyak: Jakarta Barat

Produk berbentuk kubus ini berasal dari Nigeria dan beredar tanpa izin edar resmi di Indonesia. Meski populer sebagai camilan manis, produk tidak terdaftar berpotensi tidak memenuhi standar keamanan pangan.

2. Milo Malaysia

  • 1.190 tautan penjualan
  • 67.392 pcs terjual

Lokasi penjual terbanyak: Kota Batam

Varian Milo dari Malaysia ini kerap menawarkan isi lebih banyak. Namun karena tidak melalui registrasi resmi, produk ini tidak boleh beredar di Indonesia.

3. Kerry Cheese Powder

  • 995 tautan penjualan
  • 34.850 pcs terjual

Lokasi penjual terbanyak: Kota Denpasar

BPOM menemukan produk ini kerap dikemas ulang (repacking) secara ilegal tanpa standar higienis, meningkatkan risiko kontaminasi dan membuat informasi tanggal kedaluwarsa tidak jelas.

4. Oriental Kopi – Teh Tarik

  • 697 tautan penjualan
  • 11.693 pcs terjual

Lokasi penjual terbanyak: Kota Medan

Produk minuman instan ini tidak memiliki izin edar sehingga keamanan bahan bakunya tidak dapat dipastikan.

5. Hacks Candy

  • 995 tautan penjualan
  • 34.850 pcs terjual

Lokasi penjual terbanyak: Kota Denpasar

Permen Hacks yang beredar online banyak dijual tanpa izin edar dan diimpor tanpa prosedur resmi, sehingga keaslian serta keamanannya tidak dapat dijamin. BPOM meminta masyarakat melaporkan jika masih menemukan produk-produk tersebut di marketplace.

“Pelaporan bisa dilakukan melalui BPOM Mobile atau Contact Center HALOBPOM 1500533,” tulis BPOM.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruang Fiskal Menyempit, Bank Indonesia Jadi Tumpuan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026

    Ruang Fiskal Menyempit, Bank Indonesia Jadi Tumpuan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menyempitnya ruang fiskal pemerintah akibat pelebaran defisit APBN 2025 membuat peran Bank Indonesia (BI) semakin krusial dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026. Dengan keterbatasan stimulus fiskal, kebijakan moneter dinilai menjadi instrumen utama untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi. Pemerintah mencatat defisit APBN 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau setara 2,92 persen terhadap produk domestik […]

  • Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia tetap wajib memenuhi ketentuan sertifikasi halal, khususnya untuk kategori makanan dan minuman. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik terkait perjanjian dagang antara Indonesia dan AS. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyatakan bahwa tidak […]

  • Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat ke posisi Rp16.669 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Jumat (12/12/2025). Rupiah menguat 10 poin atau 0,06 persen dari sebelumnya Rp16.676 per dolar AS. Sejumlah mata uang di Asia juga mengalami penguatan. Dolar Taiwan mencatat penguatan terbesar yakni 0,14%, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,10%. dolar Singapura […]

  • Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

    Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Selama bertahun-tahun, rumus sukses dianggap sederhana: kuliah, dapat gelar, lalu kerja di perusahaan besar. Namun bagi banyak anak muda Gen Z, rumus itu kini terasa usang. Biaya kuliah yang melambung, utang mahasiswa yang menumpuk, dan pasar kerja yang tak pasti membuat banyak dari mereka mencari jalan yang lebih cepat dan murah menuju karier […]

  • Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 dan UBS Stabil

    Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 dan UBS Stabil

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk Galeri24 dan UBS hari ini kompak stabil. Dua produk logam mulia andalan Pegadaian tersebut harganya tidak berubah dari kemarin . Mengutip Antara, Senin (23/2/2026), harga emas UBS bertahan di angka Rp 3.061.000 per gram. Sementara Galeri24 stagnan di angka Rp 3.047.000 per gram. Harga jual emas UBS dan Galeri24 di […]

  • Diserang AS-Israel dan Dihantam Embargo 50 Tahun, Mengapa Iran Masih Bertahan?

    Diserang AS-Israel dan Dihantam Embargo 50 Tahun, Mengapa Iran Masih Bertahan?

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyorot ketahanan Iran. Di tengah konflik terbuka melawan Amerika Serikat dan Israel, negara itu dinilai tetap mampu memberikan perlawanan kuat meski telah menghadapi embargo internasional hampir setengah abad. Sejak Revolusi Iran 1979, Iran menjadi salah satu negara yang paling lama menghadapi sanksi ekonomi dari Barat, terutama dari […]

expand_less