Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tikung Dolar AS, Melesat Rp16.762

Rupiah Tikung Dolar AS, Melesat Rp16.762

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Rupiah menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.762 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.798 per dolar AS.

Penguatan ini seiring melemahnya indeks dolar di tengah sentimen global yang mereda. Saat ini indeks dolar mengalami depresiasi sebesar 0,18% menuju posisi 97,45.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand mencatat penguatan terbesar yakni 0,31%. Disusul won Kora menguat 0,16%, yen Jepang menguat 0,12%, dan dolar Singapura menguat 0,12%.

Kemudian yuan China menguat 0,07%, peso Filipina menguat 0,06% dan dolar Taiwan menguat 0,03% terhadap dolar AS.

Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah terhadap dolar AS pagi ini dengan pelemahan 0,01%.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif tetapi berpotensi ditutup melemah pada rentang Rp16.790 hingga Rp16.830 per dolar AS pada hari ini.

Sebelumnya, dia menjelaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan kemarin, terjadi di tengah dinamika eksternal yang cukup kuat dan rilis data inflasi domestik yang meningkat.

Menurutnya, penunjukan Kevin Warsh menjadi sorotan utama pasar karena pandangannya yang kritis terhadap aktivitas pembelian aset bank sentral.

Meski dianggap setuju dengan keinginan Trump untuk pemangkasan suku bunga tajam, Ibrahim menuturkan bahwa kebijakan moneter jangka panjang di bawah Warsh diprediksi tidak akan se-longgar yang diperkirakan.

“Warsh kemungkinan besar akan menekankan kelemahan pasar tenaga kerja sebagai risiko terbesar. Jika dikonfirmasi, ia diprediksi mendukung penurunan suku bunga lebih lanjut saat masa jabatan Powell berakhir pada Mei mendatang,” ujar Ibrahim dalam risetnya kemarin.

Di sisi lain, tensi geopolitik menunjukkan tanda-tanda de-eskalasi setelah Donald Trump menyatakan Iran mulai serius untuk bernegosiasi.

Dari sisi internal, kondisi fundamental ekonomi Indonesia mencatatkan performa positif. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2025 mencatatkan surplus kumulatif US$41,05 miliar, lebih tinggi dibandingkan capaian 2024 yang sebesar US$31,04 miliar.

Namun, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada realisasi inflasi Januari 2026 yang tercatat mencapai 3,55% secara tahunan (year on year/yoy).

Kenaikan IHK terutama didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar yang memberikan andil inflasi sampai dengan 11,93%.

“Inflasi tahunan yang cukup tinggi ini dipengaruhi oleh low base effect tahun sebelumnya, terutama terkait penyesuaian tarif listrik. Namun, secara bulanan, Januari 2026 sebenarnya mengalami deflasi sebesar 0,15%,” ucap Ibrahim.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ternyata Ini Bank Pertama di Jambi, Berdiri Sejak 1909

    Ternyata Ini Bank Pertama di Jambi, Berdiri Sejak 1909

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perkembangan sektor perbankan di Provinsi Jambi menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, sejarah keberadaan bank di daerah ini ternyata telah dimulai sejak lebih dari satu abad lalu. Blogger Jambi, Deddy Rachmawan, dalam tulisannya menyebutkan bahwa hingga triwulan I tahun lalu, terdapat 32 bank umum dengan total 352 kantor bank […]

  • APBN dan APBD Biayai 8 Proyek Raksasa di Jambi, dari Tol hingga Bendungan

    APBN dan APBD Biayai 8 Proyek Raksasa di Jambi, dari Tol hingga Bendungan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah pusat dan daerah tengah mengakselerasi sejumlah proyek infrastruktur strategis di Provinsi Jambi. Tercatat ada delapan proyek besar yang kini menjadi perhatian, mulai dari jalur kereta api batu bara, jalan tol, hingga bendungan raksasa. Mengutip laporan TribunJambi, proyek-proyek ini dibiayai melalui kombinasi APBN dan APBD, dengan tujuan utama memperkuat konektivitas, menekan biaya logistik, […]

  • Rupiah Bangkit! Kembali Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS

    Rupiah Bangkit! Kembali Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan tuahnya. Sempat loyo pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia berhasil bangkit pada pembukaan perdagangan Rabu (9/9/2026). Rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat 55 poin atau 0,31 persen ke level Rp17.577 per dolar AS. Penguatan tersebut membawa rupiah sedikit menjauh dari level […]

  • Daftar Bansos Cair April 2026: PKH, BPNT, hingga PIP, Ini Cara Cek Penerima

    Daftar Bansos Cair April 2026: PKH, BPNT, hingga PIP, Ini Cara Cek Penerima

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) pada April 2026 guna menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan. Sejumlah program bansos yang menjadi perhatian publik antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta Program Indonesia Pintar (PIP). PKH merupakan bantuan bersyarat yang menyasar keluarga miskin dengan kriteria tertentu […]

  • Januari 2026, Prabowo Teken Perjanjian Tarif RI–AS

    Januari 2026, Prabowo Teken Perjanjian Tarif RI–AS

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) semakin mendekati tahap akhir penyelesaian Agreement on Reciprocal Tariff (ART). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa isu substansi dalam perjanjian tarif timbal balik tersebut pada prinsipnya telah disepakati oleh kedua negara. Hal itu disampaikan Airlangga usai pertemuan dengan Ambassador Jameson Greer dari United States Trade […]

  • Naik Drastis, Harga Perak Antam Sentuh Rp42.465 per Gram

    Naik Drastis, Harga Perak Antam Sentuh Rp42.465 per Gram

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni Antam terpantau naik drastis pada Rabu (24/12/2025). Harga perak Antam kini mendekati level Rp 44.000 per gram. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam naik sebesar Rp 1.500 ke level Rp 43.965 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam sebesar Rp 900 ke angka Rp 42.465 per gram. Hari ini […]

expand_less